Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBeritaPopuler
Beranda/Bisnis

Rencana Pembatasan Konsumsi Pertalite, Penjelasan Pemerintah Terkait Jadwal dan Sasaran

Yolanda TobanDiterbitkan 12 Agu 2026 - 01.10 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Rencana Pembatasan Konsumsi Pertalite, Penjelasan Pemerintah Terkait Jadwal dan Sasaran
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Pemerintah Indonesia saat ini tengah aktif menyusun kebijakan baru yang ditujukan untuk membatasi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite. Kebijakan ini dirancang sebagai upaya untuk mengendalikan konsumsi BBM agar lebih efisien dan tepat sasaran. Namun, hingga saat ini, masyarakat masih harus menunggu kepastian mengenai kapan aturan baru ini akan mulai diberlakukan secara resmi. Pemerintah menyatakan bahwa rumusan kebijakan ini masih terus digodok secara mendalam oleh pihak-pihak terkait, sehingga tanggal pasti pelaksanaannya belum dapat diumumkan secara detail kepada publik.

Terkait dengan jadwal pelaksanaan pembatasan tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan penjelasan setelah melakukan pertemuan penting. Purbaya menyatakan bahwa tanggal pasti dimulainya kebijakan pembatasan Pertalite ini masih belum diketahui. Menurutnya, segala sesuatunya sangat bergantung pada kesiapan dan waktu implementasi yang akan diputuskan nanti. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Purbaya seusai mengadakan rapat koordinasi dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Rapat koordinasi tingkat menteri tersebut diselenggarakan di Gedung Juanda I Kementerian Keuangan, Jakarta, pada hari Selasa, 11 Agustus 2026.

Dari aspek teknis kesiapan infrastruktur kebijakan, Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa sistem yang akan digunakan untuk mengendalikan konsumsi BBM bersubsidi sebenarnya sudah dikembangkan. Purbaya menegaskan bahwa sistemnya sendiri sudah ada dan siap. Kendati demikian, sebelum kebijakan pembatasan pembelian Pertalite ini benar-benar dieksekusi secara luas di lapangan, pemerintah wajib merampungkan dan memastikan sistem pengendalian konsumsi tersebut dapat berfungsi dengan sempurna secara menyeluruh. Selain itu, Purbaya juga menekankan bahwa pemilihan waktu atau momentum yang tepat sangat penting dalam mengeksekusi kebijakan ini agar penyaluran BBM subsidi bisa benar-benar tepat sasaran.

Baca Juga

Bos OJK Ungkap Bukti Pasar Modal RI Tangguh Masuk Usia 49 Tahun

Bos OJK Ungkap Bukti Pasar Modal RI Tangguh Masuk Usia 49 Tahun

Pada kesempatan yang sama, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai arah dan sasaran dari rencana pembatasan pemakaian Pertalite ini. Bahlil menerangkan bahwa pembatasan konsumsi BBM jenis Pertalite ini nantinya akan ditargetkan bagi desil ekonomi tertentu. Langkah ini dilakukan agar alokasi subsidi dari negara tidak lagi salah sasaran. Bahlil mengungkapkan kondisi di lapangan saat ini, di mana masyarakat yang berada pada kelompok ekonomi desil 9 dan desil 10 nyatanya masih menikmati dan menerima subsidi bahan bakar tersebut. Dengan kebijakan baru ini, pemerintah ingin membenahi distribusi tersebut agar lebih adil.

Bahlil Lahadalia juga menyoroti beban keuangan negara yang sangat besar untuk mendanai subsidi energi ini. Ia menyatakan bahwa total anggaran subsidi BBM yang dialokasikan oleh pemerintah mencapai angka yang sangat fantastis, yakni hingga ratusan triliun rupiah. Mengingat besarnya anggaran tersebut, pemerintah berkomitmen penuh untuk memastikan bahwa dana ratusan triliun rupiah ini benar-benar disalurkan kepada saudara-saudara kita yang memang berhak menerimanya. Bahlil juga menambahkan bahwa penyesuaian kebijakan subsidi BBM ini sepenuhnya sejalan dengan arah dan instruksi yang telah diberikan oleh Presiden kepada jajaran kementerian terkait.

Baca Juga

Proyeksi 760 Ribu Tenaga Kerja Hijau di Sektor Ketenagalistrikan Indonesia

Proyeksi 760 Ribu Tenaga Kerja Hijau di Sektor Ketenagalistrikan Indonesia

Secara keseluruhan, koordinasi erat antara Kementerian Keuangan di bawah pimpinan Purbaya Yudhi Sadewa dan Kementerian ESDM yang dipimpin oleh Bahlil Lahadalia menjadi kunci utama dalam mematangkan rencana ini. Meskipun sistem pengendalian konsumsi sudah selesai dikembangkan, pemerintah tetap berhati-hati dalam menentukan waktu eksekusi agar tidak menimbulkan kendala di masyarakat. Fokus utama pemerintah saat ini adalah merampungkan seluruh persiapan teknis dan administratif sehingga pembatasan Pertalite ini dapat berjalan efektif, menghemat anggaran subsidi yang bernilai ratusan triliun rupiah, dan memenuhi arahan Presiden untuk menyasar masyarakat yang membutuhkan secara tepat.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Purbaya Yudhi SadewaBBM BersubsidiPertaliteBahlil Lahadalia

Berita Terbaru Lainnya

Bos OJK Ungkap Bukti Pasar Modal RI Tangguh Masuk Usia 49 TahunDisbudpar Jatim Resmi Copot Duta Wisata Diduga Paksa Aborsi PacarPenindakan Rokok Ilegal Capai 1,2 Miliar Batang per Juli 2026, Bea Cukai Ungkap Modus BaruBuka Forum Bakohumas MPR, Neng Eem Dorong Sinergi Komunikasi PemerintahRupiah Menguat 4 Hari Beruntun, Dolar AS Turun ke Rp17.750Fundamental Ekonomi Indonesia Kuat dan Layak InvestasiPolri Gelar Malam Apresiasi HUT Bhayangkara ke-80, Ada Lomba Esports hingga Animasi AIProyeksi 760 Ribu Tenaga Kerja Hijau di Sektor Ketenagalistrikan Indonesia

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  3. 3Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBerita

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap