Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasiKeuanganSainsEdukasiManajemenReligiBerita NasionalBerita DaerahBerita BudayaHukum & KriminalBeritaKetenagakerjaanPertanianEkonomi dan BisnisEkonomi & BisnisPopuler
Beranda/Internasional

Rudal Jelajah Rusia Jatuh di Polandia, Picu Kawah Raksasa Dekat Perbatasan NATO

Bambang HandayaniDiterbitkan 31 Jul 2026 - 00.52 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Rudal Jelajah Rusia Jatuh di Polandia, Picu Kawah Raksasa Dekat Perbatasan NATO
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Ketegangan di wilayah Eropa Timur kembali memuncak menyusul insiden jatuhnya sebuah rudal jelajah yang diduga milik Rusia di dalam wilayah Polandia pada Kamis (30/07/2026) pagi. Insiden ini merupakan pelanggaran langsung terhadap ruang udara negara anggota aliansi NATO, di mana proyektil tersebut dilaporkan menembus hingga kedalaman sekitar 90 kilometer di dalam wilayah kedaulatan Polandia sebelum akhirnya menghantam daratan.

Ledakan dari jatuhnya rudal tersebut menghantam sebuah area terbuka yang berada di dekat Desa Tarnawa-Kolonia, Provinsi Lublin. Dampak dari hantaman rudal memicu sebuah ledakan dahsyat yang kemudian memunculkan kawah berukuran raksasa di tengah ladang milik warga setempat.

Merespons peristiwa jatuhnya proyektil di wilayahnya, Perdana Menteri Polandia Donald Tusk mengonfirmasi insiden tersebut dalam sebuah rapat darurat pemerintah. Tusk secara resmi membenarkan bahwa rudal yang melanggar ruang udara aliansi NATO itu teridentifikasi sebagai rudal jelajah jenis Kh-101 milik Rusia.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasi

Lebih lanjut, Donald Tusk menegaskan mengenai kesiagaan pasukan pertahanan negaranya. Ia menyatakan bahwa pihak militer Polandia sebetulnya telah bersiap untuk mengambil tindakan dengan menembak jatuh rudal jelajah tersebut apabila proyektil itu terus melanjutkan penerbangannya.

Sebagai langkah antisipasi, tentara Polandia mengonfirmasi bahwa mereka telah menyiagakan dan menerbangkan armada jet tempurnya. Pengerahan kekuatan udara ini dilakukan setelah pihak militer mengamati pergerakan sedikitnya selusin rudal yang meluncur di wilayah Ukraina barat.

Baca Juga

Rudal Rusia Hantam Kyiv dan Lviv, Fasilitas Kota hingga Apartemen Warga Rusak Parah

Rudal Rusia Hantam Kyiv dan Lviv, Fasilitas Kota hingga Apartemen Warga Rusak Parah

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia memberikan konfirmasi resmi terkait operasi militer yang sedang mereka jalankan. Pihak kementerian menyatakan bahwa mereka meluncurkan serangan berskala besar menggunakan senjata presisi tinggi jarak jauh dari darat, udara, dan laut, beserta drone serang ke berbagai sasaran militer di Ukraina.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy memberikan pernyataan mengenai skala gempuran dari pihak Rusia tersebut. Menurut Zelenskyy, serangan itu menggunakan lebih dari 70 rudal dan 280 drone. Dari total 280 drone yang diluncurkan oleh pasukan Rusia, sistem pertahanan udara Ukraina dilaporkan berhasil mencegat sebanyak 260 drone.

Gempuran masif dari militer Rusia ke wilayah Ukraina tersebut menimbulkan korban jiwa yang signifikan. Serangan udara menewaskan sedikitnya delapan orang, termasuk anak-anak, serta melukai puluhan warga lainnya di berbagai lokasi.

Sebuah insiden fatal terjadi di Desa Radushne yang terletak di dekat kota Kryvyi Rih. Di lokasi tersebut, sebuah rudal balistik menghancurkan rumah warga dan menewaskan satu keluarga yang terdiri dari pasangan suami istri beserta tiga anak mereka yang berusia 5 dan 12 tahun.

Baca Juga

AHY Tegaskan Pentingnya Data Empiris Lapangan untuk Kebijakan Transmigrasi

AHY Tegaskan Pentingnya Data Empiris Lapangan untuk Kebijakan Transmigrasi

Selain itu, serangan udara juga menyasar ibu kota Kyiv dan kawasan Poltava. Gempuran di wilayah-wilayah ini merusak puluhan rumah tinggal, fasilitas bisnis, hingga infrastruktur energi, serta turut menewaskan warga sipil. Rangkaian gempuran ini terjadi hanya dua hari setelah kunjungan Presiden Zelenskyy ke Gedung Putih untuk meminta tambahan sistem pertahanan udara dari Presiden AS Donald Trump.

Sebagai bentuk balasan atas gempuran tersebut, pihak Ukraina melancarkan serangan drone balasan pada hari Kamis. Serangan balasan ini membakar sebuah gudang logistik milik raksasa e-commerce Rusia, Wildberries, yang berlokasi di Kota Penza.

Terkait insiden tersebut, Gubernur Wilayah Penza Oleg Melnichenko mengonfirmasi bahwa terdapat satu orang yang terluka. Ia juga menambahkan bahwa sekitar 200 karyawan dievakuasi dari fasilitas logistik Wildberries tersebut.

Pemerintah Kyiv mengklaim bahwa fasilitas logistik milik Wildberries merupakan target militer yang sah karena fasilitas tersebut memasok peralatan bagi pasukan garis depan Rusia. Meski demikian, tuduhan dari pihak Ukraina tersebut dibantah oleh Moskow.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

UkrainaRusiaNATOPolandiaDonald TuskKh-101

Berita Terbaru Lainnya

Kejaksaan Agung Periksa Tan Kian dan Ferry Hongkiriwang Terkait Kasus TPPU Febrie AdriansyahWN Amerika Promosikan Lahan 54 Are di Kintamani, Imigrasi Denpasar Layangkan PemanggilanRespons Prabowo soal Calon Gubernur BI Pengganti Perry WarjiyoKemenperin Siapkan Dashboard War Room untuk Cegah Penutupan Pabrik ManufakturKemkomdigi Dorong Peningkatan Kapasitas Digital Perempuan Pelaku UMKM Lewat She-ConnectsRamalan Shio Jumat 31 Juli 2026, Dinamika Energi bagi Monyet, Ayam, Anjing, dan BabiIndonesia Inisiasi Diskusi Ketahanan Desa ASEAN di Sela ACDM ke-48Bank Danamon Cetak Laba Bersih Rp2,4 Triliun pada Semester I-2026

Paling Banyak Dibaca

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

Olahraga

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

Teknologi

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

25 Jul 2026

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

Politik

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  2. 2Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
  3. 3Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBAOlahraga 路 25 Jul 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid CloudTeknologi 路 25 Jul 2026
Keuangan
Sains
Edukasi
Manajemen
Religi
Berita Nasional
Berita Daerah
Berita Budaya
Hukum & Kriminal
Berita
Ketenagakerjaan
Pertanian
Ekonomi dan Bisnis
Ekonomi & Bisnis

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap