Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/National

September Diprediksi Puncak Karhutla, OMC-Water Bombing Dimaksimalkan

Rimba NainggolanDiterbitkan 1 Sep 2026 - 00.12 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
September Diprediksi Puncak Karhutla, OMC-Water Bombing Dimaksimalkan
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Bulan September diprediksi menjadi fase puncak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus periode paling krusial dalam upaya mitigasi bencana tersebut di berbagai wilayah Indonesia. Pemerintah meningkatkan intensitas penanganan seiring dengan proyeksi cuaca yang masih minim curah hujan hingga awal bulan berikutnya.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan bahwa potensi turunnya hujan baru diperkirakan terjadi pada awal Oktober mendatang berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Menghadapi rentang waktu kering ini, langkah penanganan dipercepat sebelum eskalasi karhutla meluas.

Raja Juli menegaskan bahwa Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) merupakan instrumen yang dinilai paling efektif dan perlu dimaksimalkan selama peluang penyemaian awan masih memungkinkan di wilayah terdampak. Di samping rekayasa cuaca, intervensi pemadaman udara melalui water bombing serta operasi regu pemadam darat tetap menjadi pilar utama strategi pengendalian. Kementerian Kehutanan sendiri berupaya mengerahkan tambahan lebih dari 1.000 personel ke lapangan melalui mekanisme Bawah Kendali Operasi (BKO).

Baca Juga

Gunung Sinabung Erupsi dan Naik Status Siaga, Bobby Keluarkan Perintah

Gunung Sinabung Erupsi dan Naik Status Siaga, Bobby Keluarkan Perintah

Sebaran Titik Panas di Kalimantan dan Sumatra

Berdasarkan data pemantauan terkini, sejumlah wilayah di Pulau Kalimantan menghadapi ancaman karhutla yang cukup pekat hingga memengaruhi jarak pandang. Di Kalimantan Barat, jumlah titik panas (hotspot) melonjak sebanyak 3.553 titik menjadi total 7.377 titik, dengan titik api (fire spot) naik 16 titik menjadi 72 titik. Kondisi tersebut menyebabkan jarak pandang di Kalbar terpantau kurang dari 1 km.

Situasi serupa terjadi di Kalimantan Tengah, di mana jarak pandang juga berada di bawah 1 km. Di provinsi ini, titik panas tercatat turun 147 menjadi 5.244 titik, namun titik api bertambah 16 menjadi 72 titik. Adapun di Kalimantan Selatan, titik panas turun 405 menjadi 504 titik, sedangkan titik api naik 3 menjadi 55 titik dengan jarak pandang terpantau kurang dari 2 km.

Baca Juga

Sidang Kasus Little Aresha, Ortu Cerita Anak Ketakutan Setiap Melihat Air

Sidang Kasus Little Aresha, Ortu Cerita Anak Ketakutan Setiap Melihat Air

Sementara itu di Pulau Sumatra, pergerakan titik panas dan titik api menunjukkan variasi. Sumatera Selatan mencatat kenaikan 209 titik panas menjadi 1.013 titik, meski titik api mengalami penurunan sebanyak 7 titik menjadi 11 titik dengan jarak pandang kurang dari 5 km.

Di wilayah Riau, titik panas berkurang 202 menjadi 62 titik dan titik api turun 2 menjadi 12 titik, menghasilkan jarak pandang sekitar 4 hingga 5 km. Selanjutnya di Jambi, titik panas terpantau turun 86 menjadi 49 titik dengan catatan 4 titik api serta jarak pandang yang relatif lebih baik, berkisar antara 6 sampai 7 km.

Sumber: CNN Indonesia

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KarhutlaKementerian Kehutanan

Berita Terbaru Lainnya

Gunung Sinabung Erupsi dan Naik Status Siaga, Bobby Keluarkan PerintahSidang Kasus Little Aresha, Ortu Cerita Anak Ketakutan Setiap Melihat AirGerobak Sampah Mangkal di Trotoar Tendean, DLH DKI Evaluasi Operasional PengangkutanPolisi Naikkan Kasus Kematian Presenter TVRI Papua Barat ke Tahap PenyidikanLaba Emiten BUMN Farmasi Ini Melejit 542,43%, Ini PenyebabnyaTak Berizin, OJK Stop Usaha Dua Platform Pedagang KriptoBukan Cuma Soal Trafic, Danantara Dorong ini ke BUMN TolApi Melahap Permukiman di Gambir Padam, 880 Warga Terdampak

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap