Pekatnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menyelimuti wilayah Kota Jambi pada Senin (24/8). Kendati jarak pandang berkurang dan kualitas udara menurun tajam, aktivitas belajar mengajar di sejumlah satuan pendidikan terpantau tetap berjalan secara tatap muka dengan penyesuaian protokol kesehatan.
Berikut rangkuman informasi penting mengenai kondisi pembelajaran dan langkah antisipasi sekolah di tengah paparan kabut asap Jambi.
Bagaimana Kondisi Kualitas Udara di Wilayah Jambi?
Berdasarkan data pemantauan kualitas udara terkini, indeks kualitas udara di Kota Jambi berada pada level 199, yang masuk dalam kategori tidak sehat. Kondisi yang lebih memprihatinkan tercatat di Kabupaten Muaro Jambi, di mana indeks kualitas udara menyentuh angka 274 atau masuk dalam kategori sangat tidak sehat.
5.000 ASN Kemenhut Dikerahkan Tangani Karhutla di 6 Provinsi, Simak Skema Penempatan dan Pengendalian Titik Panas

Kabut asap tampak menutupi sejumlah gedung dan ruas jalan utama di wilayah Jambi. Akibatnya, jarak pandang bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan mengalami penurunan signifikan.
Sekolah Mana Saja yang Tetap Menjalankan KBM?
Meski kabut asap menyelimuti wilayah perkotaan, sejumlah sekolah tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM). Para siswa dari beberapa jenjang pendidikan terpantau tetap hadir di sekolah pada Senin (24/8), di antaranya:
- SD Negeri 66 Kota Jambi
- SMP Negeri 17 Kota Jambi
- SMA Negeri 5 Kota Jambi
Apa Langkah Pencegahan Kesehatan yang Diambil Sekolah?
Pihak pengelola sekolah mulai memberlakukan sejumlah pembatasan guna melindungi para siswa dari dampak buruk polusi udara. Wakil Kepala SD 66 Kota Jambi, Ilyani Ropida, menjelaskan bahwa pihak sekolah telah mengeluarkan imbauan wajib dan penyesuaian agenda kegiatan harian, meliputi:
Hanura Dukung Pemerintah Sanksi Tegas Korporasi Terlibat Karhutla

- Memakai masker selama berada di lingkungan sekolah.
- Mengurangi aktivitas di luar ruangan atau lapangan terbuka.
- Memperbanyak konsumsi air putih untuk menjaga hidrasi dan daya tahan tubuh siswa.
- Mempercepat durasi kegiatan bersama di luar kelas, seperti pelaksanaan perayaan Maulid Nabi yang dipersingkat agar siswa tidak terlalu lama terpapar udara luar.
Apakah Sudah Ada Kebijakan Libur Sekolah dari Pemerintah?
Hingga saat ini, belum ada surat edaran resmi dari dinas terkait mengenai kebijakan libur sekolah akibat bencana kabut asap tersebut. Oleh karena itu, kegiatan belajar mengajar masih berjalan seperti biasa.
Kendati demikian, pihak sekolah terus memantau perkembangan situasi udara. Jika kabut asap semakin parah dan berisiko tinggi terhadap keselamatan siswa, pihak sekolah mempertimbangkan opsi pengurangan aktivitas belajar mengajar di lingkungan sekolah.






