Sebuah mobil Toyota Alphard hitam bernomor polisi N 1882 NCI menabrak sedikitnya 10 kendaraan dan sebuah gerobak bakso di Jalan Menur Pumpungan, Kecamatan Sukolilo, Surabaya, pada Rabu (9/9) sore. Peristiwa tabrakan beruntun ini mengakibatkan lima orang mengalami luka berat hingga harus segera dilarikan ke rumah sakit.
Di lokasi kejadian sekitar pukul 16.00 WIB, mobil Alphard tersebut tampak terhenti di bahu jalan sebelah kiri tepat di depan sebuah dealer motor. Bagian depan mobil mewah tersebut ringsek parah dan kaca depannya pecah. Di depan Alphard, satu unit Honda Yaris putih mengalami kerusakan pada bagian depan dan belakang. Belasan sepeda motor di area tersebut juga tampak rusak dengan bodi pecah, sementara sebuah gerobak bakso ikut hancur terhantam.
KPK Buru Keterangan Stafsus Menhut soal Pengembalian Amplop Bupati Kuansing

Pria yang diduga mengemudikan mobil Alphard sempat dikerumuni warga di sekitar lokasi sebelum pihak kepolisian tiba. Petugas kemudian langsung mengamankan sopir tersebut dan membawanya menggunakan mobil patroli. Tiga unit ambulans dikerahkan ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi para korban yang terluka ke rumah sakit terdekat.
Salah satu korban tabrakan, Jeriko (26), menuturkan bahwa insiden bermula saat Alphard tersebut diduga menabrak kendaraan lain di persimpangan lampu merah Jalan Arif Rahman Hakim. Bukannya berhenti, pengemudi Alphard justru melarikan diri mengarah ke Jalan Menur Pumpungan. Jeriko yang sedang mengendarai Honda Vario turut ditabrak dari belakang hingga kendaraannya rusak berat.
Kortas Tipidkor Ungkap Hasil Monitoring Program Kopdes Merah Putih

Menurut keterangan Jeriko, mobil tersebut sempat terhenti saat arus lalu lintas tersendat. Namun, pengemudinya mendadak menginjak gas dan langsung menabrak rentetan kendaraan di depannya tanpa membunyikan klakson hingga akhirnya berhenti usai menabrak Honda Yaris putih. Jeriko menyampaikan tidak ada korban meninggal dunia, namun beberapa orang mengalami cedera berat, termasuk seorang kurir pengantar barang yang mengalami luka parah di bagian kepala.






