Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasiKeuanganSainsEdukasiManajemenReligiBerita NasionalBerita DaerahBerita BudayaHukum & KriminalBeritaKetenagakerjaanPertanianEkonomi dan BisnisEkonomi & BisnisPopuler
Beranda/Berita Utama

Strategi Pemprov DKI Atasi Pemotongan Dana Bagi Hasil Rp 15 Triliun Melalui Pembiayaan Alternatif

Bambang HandayaniDiterbitkan 31 Jul 2026 - 06.20 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Strategi Pemprov DKI Atasi Pemotongan Dana Bagi Hasil Rp 15 Triliun Melalui Pembiayaan Alternatif
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah menghadapi tantangan finansial menyusul adanya pemotongan Dana Bagi Hasil atau DBH dengan nilai yang mencapai sekitar Rp 15 triliun. Situasi ini mendorong jajaran pemerintah daerah untuk merumuskan langkah strategis agar berbagai program pembangunan di ibu kota dapat terus berjalan dengan lancar. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa pihaknya tidak ingin pembangunan kota terhambat akibat dinamika anggaran tersebut. Oleh karena itu, Pemprov DKI Jakarta kini secara aktif terus mengembangkan berbagai skema pembiayaan kreatif. Langkah ini diambil guna memastikan bahwa pembangunan fasilitas publik dan

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasi
infrastruktur
tetap berjalan tanpa harus bergantung sepenuhnya pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.

Pernyataan mengenai strategi pembiayaan alternatif ini disampaikan secara langsung oleh Pramono Anung dalam acara silaturahmi yang dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan. Acara tersebut mempertemukan jajaran DPRD DKI Jakarta bersama anggota DPR RI Daerah Pemilihan DKI Jakarta serta anggota DPD RI Daerah Pemilihan DKI Jakarta. Pertemuan strategis ini diselenggarakan di Gedung DPRD DKI Jakarta pada hari Kamis, 30 Juli 2026. Dalam kesempatan penting tersebut, Pramono menekankan bahwa kepercayaan dari para pelaku usaha menjadi salah satu modal utama bagi Pemprov DKI Jakarta. Kepercayaan bisnis inilah yang dinilai mampu membuka peluang pembiayaan alternatif yang lebih luas bagi kelangsungan proyek-proyek di Jakarta.

Sebagai salah satu wujud nyata dari upaya pencarian dana alternatif, Pemprov DKI Jakarta saat ini tengah menyiapkan rencana penerbitan obligasi daerah. Nilai dari rencana penerbitan obligasi daerah tersebut diproyeksikan mencapai Rp 3,5 triliun. Gubernur Pramono memberikan jaminan tegas terkait penggunaan dana yang akan dihimpun dari instrumen keuangan tersebut. Ia menyatakan bahwa hasil dari penerbitan obligasi daerah sama sekali tidak akan digunakan untuk membiayai belanja daerah yang bersifat konsumtif. Sebaliknya, Pramono telah menginstruksikan agar dana hasil obligasi tersebut dialokasikan secara ketat hanya untuk sektor-sektor yang produktif. Sektor-sektor yang dimaksud mencakup pembangunan rumah sakit, berbagai hal yang berkaitan dengan layanan kesehatan, fasilitas pendidikan, serta program bantuan sosial bagi masyarakat.

Baca Juga

MK Putuskan Anggaran Makan Bergizi Gratis Harus Dipisah dari Anggaran Pendidikan Paling Lambat 2028

MK Putuskan Anggaran Makan Bergizi Gratis Harus Dipisah dari Anggaran Pendidikan Paling Lambat 2028

Selain menggagas skema obligasi daerah, Pemprov DKI Jakarta juga berupaya mengoptimalkan sejumlah sumber pembiayaan alternatif lainnya melalui mekanisme yang inovatif. Beberapa skema yang turut dikembangkan meliputi pemanfaatan Koefisien Lantai Bangunan, penerapan kemitraan strategis, hingga pemanfaatan hak penamaan atau naming rights. Salah satu contoh nyata dari penerapan skema pembiayaan di luar anggaran daerah ini adalah proyek revitalisasi Taman Semanggi. Proyek penataan ruang terbuka hijau tersebut menelan anggaran hingga sekitar Rp 135 miliar. Seluruh kebutuhan dana untuk proyek tersebut sepenuhnya dibiayai oleh pihak mitra swasta tanpa menggunakan dana APBD DKI Jakarta sama sekali. Melalui skema naming rights yang disepakati, nama inti dari fasilitas tersebut dipastikan tetap Taman Semanggi, hanya saja akan ada penambahan nama dari perusahaan yang menjadi mitra.

Langkah efisiensi anggaran daerah ini tidak berhenti pada revitalisasi taman, melainkan juga diterapkan pada sejumlah proyek infrastruktur konektivitas pejalan kaki. Pembangunan terowongan pejalan kaki yang menghubungkan kawasan strategis Bundaran Hotel Indonesia dengan jaringan moda raya terpadu atau MRT saat ini juga dilakukan tanpa menggunakan dana APBD. Skema pendanaan serupa turut diterapkan dalam rencana pembangunan jalur pedestrian di kawasan Dukuh Atas. Proyek penataan fasilitas pejalan kaki di kawasan tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran yang cukup besar, yakni sekitar Rp 350 miliar. Sama halnya dengan proyek sebelumnya, pembangunan jalur pedestrian ini dibiayai sepenuhnya melalui sumber pendanaan alternatif di luar APBD DKI Jakarta.

Baca Juga

Pemerintah Wacanakan Kenaikan Hak Keuangan Kepala Daerah di Tengah Maraknya OTT KPK

Pemerintah Wacanakan Kenaikan Hak Keuangan Kepala Daerah di Tengah Maraknya OTT KPK

Proyek jalur pedestrian di kawasan Dukuh Atas tersebut memiliki peran yang sangat vital karena dirancang untuk mengintegrasikan enam moda transportasi publik sekaligus. Keenam moda transportasi yang akan terhubung di kawasan transit tersebut meliputi LRT Jakarta, LRT Jabodebek, layanan KRL Commuter Line, kereta bandara, sistem Transjakarta BRT, serta layanan reguler Transjakarta. Pengalihan beban pembiayaan berbagai proyek infrastruktur fisik tersebut pada akhirnya memberikan ruang bernapas bagi keuangan daerah. Pramono Anung menjelaskan bahwa dengan adanya pendanaan dari luar untuk proyek-proyek tersebut, maka APBD DKI Jakarta dapat dialihkan untuk program lain yang menyentuh masyarakat secara langsung. Ia memastikan bahwa alokasi APBD akan diarahkan untuk mendukung kelangsungan program seperti Kartu Jakarta Pintar dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

TransportasiinfrastrukturPramono AnungDKI JakartaPembiayaan AlternatifAPBD DKI Jakarta

Berita Terbaru Lainnya

MK Putuskan Anggaran Makan Bergizi Gratis Harus Dipisah dari Anggaran Pendidikan Paling Lambat 2028Pemerintah Wacanakan Kenaikan Hak Keuangan Kepala Daerah di Tengah Maraknya OTT KPKPresiden Prabowo Umumkan Rencana Pembangunan Jalur Kereta Trans Sumatera dan Trans KalimantanKontribusi Ekonomi dan Inovasi Berkelanjutan Industri Kelapa Sawit di Kalimantan TengahGubernur Koster Tegaskan Pembangunan di Kawasan Batur Wajib Koordinasi dengan Tokoh AdatPemprov Sulut Tetapkan Enam Komitmen Perkuat TPAKD Demi Inklusi KeuanganPemprov Sulsel Luncurkan Gerakan One Marketplace untuk Optimalkan Platform BajubodoMotif Penculikan Anak di Makassar Terungkap, Dipicu Utang Arisan Online Rp300 Juta

Paling Banyak Dibaca

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

Olahraga

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

Teknologi

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

25 Jul 2026

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

Politik

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  2. 2Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
  3. 3Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBAOlahraga 路 25 Jul 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid CloudTeknologi 路 25 Jul 2026
Keuangan
Sains
Edukasi
Manajemen
Religi
Berita Nasional
Berita Daerah
Berita Budaya
Hukum & Kriminal
Berita
Ketenagakerjaan
Pertanian
Ekonomi dan Bisnis
Ekonomi & Bisnis

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap