Berita Viral Terkini

Strategi Pressing Tinggi Bernardo Tavares Bawa Persebaya Tundukkan Persija

Togar SiregarPublished 27 Jul 2026 - 04.170 Reads
Bagikan WhatsAppX
Strategi Pressing Tinggi Bernardo Tavares Bawa Persebaya Tundukkan Persija
Foto/Ilustrasi: news.republika.co.id.
A-A+

Kemenangan tipis satu gol tanpa balas berhasil diamankan oleh Persebaya Surabaya saat menghadapi Persija Jakarta dalam laga penyisihan Grup B turnamen pramusim Piala Presiden 2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, pada hari Minggu tersebut menjadi panggung pembuktian taktik tekanan tinggi yang diusung oleh tim tuan rumah. Skuad berjuluk Bajul Ijo mampu meredam perlawanan tim tamu berkat penerapan strategi yang konsisten di area pertahanan lawan. Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menyebut bahwa pendekatan taktis inilah yang pada akhirnya menjadi pembeda dan penentu hasil akhir pertandingan.

Juru taktik asal Portugal itu memaparkan secara rinci bagaimana gol tunggal kemenangan timnya tercipta melalui skema yang sudah direncanakan. Para pemain Persebaya diinstruksikan untuk memberikan tekanan yang sangat ketat ketika bola masih berada di area pertahanan Macan Kemayoran. Strategi agresif ini terbukti efektif karena sukses membuat barisan pemain Persija terdesak dan akhirnya melakukan kesalahan umpan. Sebuah operan buruk yang diarahkan kepada penjaga gawang lawan menjadi celah yang berhasil dimaksimalkan untuk mencetak gol. Tavares memandang bahwa momen tersebut bukanlah sebuah kebetulan semata, mengingat keberuntungan dalam sepak bola umumnya hanya akan menghampiri tim yang menunjukkan kerja keras di lapangan.

Secara keseluruhan, penampilan skuad Surabaya ini dinilai sangat solid oleh sang pelatih, baik ketika mereka sedang menguasai aliran bola maupun saat harus turun bertahan. Tavares secara khusus menyoroti dominasi timnya dalam hal penciptaan peluang di depan gawang, di mana Persebaya tercatat mampu menghasilkan lebih banyak ancaman berbahaya dibandingkan dengan Persija. Sayangnya, efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah. Sejumlah peluang emas sebenarnya berhasil didapatkan oleh barisan penyerang seperti Francisco Rivera, Ramadhan Sananta, hingga Miguel Pereira. Namun, nama-nama tersebut belum mampu mengonversi deretan kesempatan itu menjadi gol tambahan untuk memperlebar jarak keunggulan.

Also Read

Edin Dzeko Resmi Perpanjang Kontrak di Schalke dan Tolak Tawaran Serie A serta MLS

Di luar aspek taktis, laga hari Minggu itu juga menghadirkan kejutan tersendiri bagi jajaran pelatih Persebaya. Tavares secara terbuka mengaku terkejut dengan tingginya intensitas serta tempo permainan yang disajikan oleh kedua kesebelasan. Untuk ukuran sebuah turnamen pramusim, laga ini berjalan dengan sangat ketat. Tingginya tensi di atas lapangan ini bahkan memaksa sang pelatih untuk mengubah skenario rotasi yang telah ia susun sebelumnya. Rencana awal untuk memberikan menit bermain melalui beberapa pergantian pemain terpaksa dibatalkan karena ia khawatir hal tersebut akan merusak keseimbangan tim di tengah intensitas laga yang memuncak.

Kemenangan penting ini juga tidak lepas dari evaluasi, terutama terkait dengan masalah kedisiplinan para pemain. Tavares menaruh perhatian serius terhadap sejumlah kartu kuning yang diterima oleh anak asuhnya, termasuk yang didapatkan oleh bek tangguh Yuran Fernandes. Sang pelatih menegaskan bahwa potensi pelanggaran ini sebenarnya sudah menjadi bahan diskusi internal sebelum laga dimulai. Ia sangat berharap rentetan kartu kuning ini dapat dijadikan pelajaran berharga bagi seluruh anggota tim agar bisa tampil lebih disiplin pada pertandingan selanjutnya.

Also Read

Pemkot Palembang Bekali Pejabat Pengadaan untuk Cegah Sengketa Hukum Proyek

Sementara itu, pandangan positif disuarakan oleh pilar lini belakang Persebaya, Risto Mitrevski. Pemain bertahan ini menilai hasil maksimal atas Persija merupakan modal berharga bagi perjalanan tim. Mitrevski mengungkapkan bahwa pencapaian ini terasa istimewa mengingat skuad Bajul Ijo baru saja memulai masa persiapan sekitar tiga minggu yang lalu. Dengan waktu persiapan yang tergolong singkat, ia merasa bangga melihat timnya sudah mampu bermain secara kompak. Kemampuan para pemain dalam memanfaatkan momen transisi dengan baik serta keberhasilan menciptakan banyak peluang menjadi indikator bahwa Persebaya memiliki fondasi yang kuat untuk terus berkembang menjadi tim yang lebih tangguh.

Berita Terbaru Lainnya

Paling Banyak Dibaca