Pertandingan sepak bola antarkampung atau tarkam pada turnamen Danlanud Cup 2026 di Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah, berakhir dengan kericuhan. Seorang wasit yang memimpin pertandingan tersebut dilaporkan menjadi korban pengeroyokan oleh kelompok suporter. Tindakan kekerasan ini terjadi setelah pengadil lapangan mengeluarkan sebuah keputusan yang berkaitan dengan pelanggaran di dalam area permainan. Akibat insiden pengeroyokan tersebut, sang wasit mengalami luka-luka dan harus segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis yang diperlukan.








