Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia resmi meluncurkan entitas baru bernama PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI). Pembentukan DSI ini disiapkan sebagai instrumen baru pemerintah guna memperkuat tata kelola serta meningkatkan transparansi ekspor komoditas sumber daya alam strategis nasional.
Dalam struktur organisasinya, DSI diisi oleh jajaran profesional dan tokoh berpengalaman di bidangnya, baik pada posisi dewan komisaris maupun dewan direksi. Sejumlah nama yang ditunjuk masuk ke dalam jajaran dewan komisaris antara lain Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas serta mantan pejabat Bank Dunia Mari Elka Pangestu.
Susunan Lengkap Dewan Komisaris dan Direksi DSI
Struktur kepengurusan PT Danantara Sumber Daya Indonesia terbagi atas dewan komisaris yang diketuai oleh M. Syaifurrahman Noer dan dewan direksi yang dipimpin oleh Luke Thomas Mahony sebagai Direktur Utama.
DSI Resmi Beroperasi! Mulai Atur Ekspor Batu Bara, CPO, hingga Ferro Alloy

Berikut susunan lengkap Dewan Komisaris PT Danantara Sumber Daya Indonesia: - Presiden Komisaris: M. Syaifurrahman Noer - Komisaris: Harold Tjiptadjaja - Komisaris: Tony Wenas - Komisaris: Mari Elka Pangestu
Berikut susunan lengkap Dewan Direksi PT Danantara Sumber Daya Indonesia: - Direktur Utama: Luke Thomas Mahony - Direktur Keuangan: Sinthya Roesly - Direktur Manajemen Risiko: Nur Hidayat Udin - Direktur Legal dan Kepatuhan: Ivan Ferdiansyah Baely
Fokus Tata Kelola Tiga Komoditas Ekspor dan Integrasi Sistem
Direktur Utama DSI Luke Thomas Mahony menegaskan bahwa kehadiran DSI tidak akan mengganggu maupun membatalkan kontrak-kontrak ekspor yang telah disepakati sebelumnya. Pada tahap awal pembentukannya, DSI berfokus penuh untuk mengawasi berjalannya tata kelola ekspor komoditas hingga akhir tahun nanti.
Shana Fatina Hadir di Pertamina Talks Episode 2, Bahas Karier Bidang Sustainability dan Inisiatif Hijau

Adapun komoditas yang berada di bawah penanganan DSI mencakup tiga sektor strategis, yaitu batu bara, kelapa sawit atau crude palm oil (CPO), serta ferro alloy. Luke menegaskan bahwa seluruh hubungan komersial yang sudah berjalan pada ketiga komoditas tersebut akan tetap dilanjutkan.
Selain itu, manajemen DSI juga memastikan bahwa operasionalisasi lembaga ini tidak akan menambah beban birokrasi baru bagi para pelaku usaha. Pengawasan dan tata kelola akan dijalankan secara efisien dengan mengintegrasikan data dari sistem yang sudah ada di berbagai kementerian, termasuk data dari sistem Bea Cukai dan kementerian terkait lainnya, sehingga pelaku usaha tidak perlu melakukan pengumpulan data baru jika data tersebut sudah tersedia.






