Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga mobil dan satu sepeda motor terjadi di Jalan Kembang Kerep, Kembangan, Jakarta Barat, pada Sabtu (5/9) sekitar pukul 15.30 WIB. Insiden maut tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan empat orang lainnya menderita luka-luka.
Peristiwa bermula saat arus lalu lintas bergerak dari arah selatan menuju utara. Sebuah mobil listrik BYD bernomor polisi B 2703 BNA yang dikemudikan K mendadak menabrak minibus Kijang Innova bernomor polisi B 1277 UIH yang dikemudikan HW tepat di dekat turunan Jembatan Kembang Kerep.
Benturan awal tersebut seketika memicu tabrakan berantai. Dorongan keras membuat Kijang Innova terlempar ke depan dan menabrak Toyota Fortuner berpelat L 1021 BAD yang berada di depannya dengan pengemudi berinisial EE.
Polisi Tangkap Pencuri Bercelurit yang Beroperasi di Sudirman

Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Joko Siswanto menjelaskan bahwa benturan tersebut membuat laju Fortuner tidak terkendali. Kendaraan tersebut oleng ke arah kanan, sementara bodi samping kirinya menghantam sepeda motor Honda Vario berpelat B 4915 BCD yang dikendarai AP di sisi kiri jalan.
Akibat hantaman tersebut, tiga orang yang berada di atas sepeda motor tewas di lokasi kejadian. Korban meninggal dunia teridentifikasi sebagai pengendara motor berinisial AP (40), serta dua penumpangnya, YS (39) dan seorang anak berinisial ZZ (7).
Dentuman Erupsi Anak Krakatau Bisa Terdengar Ratusan Kilometer, Ini Penjelasannya

Sementara itu, empat korban luka dievakuasi dari dalam mobil, yakni penumpang Kijang Innova berinisial YL (39), serta tiga orang yang berada di dalam mobil listrik BYD, masing-masing berinisial SS (75), HA (73), dan sang pengemudi K (51). Seluruh korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Pihak kepolisian belum menyimpulkan faktor utama pemicu tabrakan beruntun tersebut. Satlantas Polres Metro Jakarta Barat saat ini masih melakukan proses penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.






