Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBusinessPopuler
Beranda/Technology

Tekstil Bukan Cuma Garmen, Teknologinya Ada di Jalan hingga Dunia Medis

Uria KilaDiterbitkan 20 Agu 2026 - 00.11 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Tekstil Bukan Cuma Garmen, Teknologinya Ada di Jalan hingga Dunia Medis
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Banyak orang mengira bahwa dunia tekstil hanya terbatas pada industri pakaian jadi atau garmen. Padahal, garmen hanya menjadi salah satu bagian dari dunia tekstil yang sangat luas. Pada dasarnya, tekstil bermula dari serat. Ketika serat tersebut direkayasa menjadi material dengan karakter dan fungsi tertentu, penggunaannya dapat ditemukan di berbagai tempat yang jauh dari bayangan kita tentang pakaian sehari-hari. Rekayasa serat ini memungkinkan pengaplikasiannya mulai dari pembangunan jalan raya, konstruksi bangunan, kendaraan, komponen pesawat terbang, hingga ke dalam dunia medis.

Untuk memahami lebih dalam mengenai teknologi ini, kita dapat merujuk pada penjelasan dari akademisi di bidang tersebut. Kepala Program Studi Rekayasa Tekstil Universitas Islam Indonesia (UII), Rina Afiani Rebia, menjelaskan bahwa penggunaan tekstil konvensional memang paling umum ditemukan pada produk pakaian. Namun, untuk kategori tekstil teknis (technical textiles), terdapat 12 bidang aplikasi lainnya yang sangat bervariasi. Rina sendiri memiliki latar belakang keilmuan yang kuat di bidang ini, di mana ia mendalami tekstil fungsional saat menempuh pendidikan master (S2) dan doktor (S3) di Shinshu University, Jepang. Melalui program studi yang dipimpinnya, mahasiswa Rekayasa Tekstil UII diajarkan untuk mempelajari bagaimana karakter serat dan material dapat direkayasa secara khusus agar menghasilkan fungsi-fungsi tertentu yang diinginkan.

Baca Juga

KDM Bakal Rampingkan Struktur Pemprov Jabar hingga Gabungkan BUMD

KDM Bakal Rampingkan Struktur Pemprov Jabar hingga Gabungkan BUMD

Salah satu penerapan penting dari teknologi tekstil di luar industri pakaian adalah dalam bidang teknik sipil, yang dikenal dengan istilah geotekstil. Geotekstil merupakan material tekstil khusus yang dirancang untuk diaplikasikan dalam proyek-proyek infrastruktur. Penggunaan geotekstil ini dapat dengan mudah kita temukan pada pembangunan jalan raya, jembatan, bendungan, jalur kereta api, hingga pembuatan tanggul. Dalam proyek-proyek sipil tersebut, geotekstil memiliki peran yang sangat krusial, di antaranya berfungsi untuk pemisahan lapisan material, sistem drainase, proses filtrasi atau penyaringan, serta sebagai penguat struktur konstruksi agar lebih kokoh dan tahan lama.

Selain untuk infrastruktur sipil, teknologi serat juga memegang peranan penting dalam industri transportasi dan dirgantara. Material berbasis serat dapat dimanfaatkan sebagai penguat komposit pada kendaraan maupun berbagai komponen pesawat terbang. Salah satu jenis serat yang sangat populer untuk kebutuhan ini adalah serat karbon. Serat karbon dikenal memiliki karakteristik yang sangat kuat namun tetap memiliki bobot yang ringan, sehingga sangat ideal untuk mendukung efisiensi dan kekuatan armada transportasi modern. Selain serat karbon, pembuatan material komposit juga dapat memanfaatkan glass fiber (serat kaca) serta berbagai jenis serat berperforma tinggi lainnya. Relevansi teknologi ini dibuktikan dengan adanya mahasiswa Rekayasa Tekstil UII yang telah melaksanakan kerja praktik di PT Dirgantara Indonesia, di mana mereka terlibat langsung dalam pembuatan molding performa tinggi (high-performance moldings) menggunakan serat karbon.

Baca Juga

KPK soal Bebizie di Kasus Gratifikasi Kukar, Kembalikan Uang Jadi Iktikad Baik

KPK soal Bebizie di Kasus Gratifikasi Kukar, Kembalikan Uang Jadi Iktikad Baik

Penerapan teknologi tekstil juga telah merambah ke dunia kesehatan dan higienitas melalui pengembangan serat fungsional. Sebagai contoh, di laboratorium Rekayasa Tekstil UII, para peneliti dan mahasiswa tengah mengembangkan serat berukuran nano yang ditujukan sebagai material pembalut luka. Selain serat nano untuk medis, teknologi tekstil juga diaplikasikan dalam pembuatan produk non-woven (tanpa tenun) yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan kesehatan serta higienitas masyarakat. Secara keseluruhan, cakupan bidang technical textile ini sangatlah luas, tidak hanya terbatas pada medis dan konstruksi, melainkan juga mencakup penggunaan material berbasis serat untuk sektor pertanian, arsitektur, industri umum, perlengkapan olahraga, perlindungan diri, kelestarian lingkungan, hingga pembuatan kemasan.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

KDM Bakal Rampingkan Struktur Pemprov Jabar hingga Gabungkan BUMDMomen Silaturahmi Prabowo dengan Paskibraka dan Komandan Upacara HUT Ke-81 RIKPK Jawab Klaim Yaqut Tak Ada Kerugian Negara di Kasus Kuota HajiKecelakaan Maut Ambulans Pembawa Jenazah di Tol Batang-Semarang, Tiga Orang TewasLangkah Mengoptimalkan Manfaat Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro dari PNM dan DanantaraProgram MBG 3T Buka Peluang Pasar Baru bagi Petani dan Peternak LokalPencalonan Destry Damayanti dan Aida S Budiman Menegaskan Independensi Bank IndonesiaRincian Suku Bunga Acuan Bank Indonesia Periode Agustus 2026

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

RMIT Dorong Industri Game Indonesia Naik Kelas di Tengah Potensi 153 Juta Pemain

Teknologi

RMIT Dorong Industri Game Indonesia Naik Kelas di Tengah Potensi 153 Juta Pemain

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  3. 3Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBusiness

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap