Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasiKeuanganSainsEdukasiManajemenReligiBerita NasionalBerita DaerahBerita BudayaHukum & KriminalBeritaKetenagakerjaanPertanianEkonomi dan BisnisEkonomi & BisnisPopuler
Beranda/Ekonomi

Terminal LPG Tanjung Sekong Pasok 40 Persen Kebutuhan LPG Nasional

Marthen PalutunganDiterbitkan 1 Agu 2026 - 15.30 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Terminal LPG Tanjung Sekong Pasok 40 Persen Kebutuhan LPG Nasional
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Terminal LPG Tanjung Sekong yang berlokasi di Cilegon, Provinsi Banten, memegang peranan krusial dalam menjaga stabilitas pasokan energi di seluruh wilayah Indonesia. Sebagai salah satu infrastruktur strategis yang dikelola oleh PT Pertamina (Persero), fasilitas ini telah resmi ditetapkan dengan status Objek Vital Nasional. Penetapan status tersebut secara langsung menegaskan betapa pentingnya peran operasional terminal ini dalam menyokong ketahanan energi nasional, khususnya untuk memastikan ketersediaan pasokan gas secara berkelanjutan bagi kebutuhan masyarakat luas.

Keberadaan infrastruktur ini menjadi sangat esensial karena memegang peranan penting dengan memasok sekitar 35 hingga 40 persen dari total kebutuhan LPG secara nasional di Indonesia. Guna memastikan kelancaran dan keamanan pasokan yang masif tersebut, Terminal LPG Tanjung Sekong menjalankan kegiatan operasionalnya secara penuh selama 24 jam setiap harinya. Operasional tanpa henti ini mutlak dilakukan oleh pihak perusahaan demi menjamin ketersediaan energi yang stabil bagi masyarakat di berbagai wilayah yang menjadi sasaran utama distribusi harian.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasi

Dalam rangka memastikan keandalan operasional serta standar keamanan dari fasilitas vital ini, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, telah melaksanakan agenda kunjungan kerja resmi berupa Management Walkthrough. Kunjungan peninjauan langsung ke Terminal LPG Tanjung Sekong tersebut dilaksanakan pada hari Rabu, 29 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian integral dari upaya pengawasan langsung jajaran manajemen terhadap kesiapan infrastruktur energi strategis milik Pertamina dalam menjalankan mandatnya untuk menjaga ketahanan energi nasional.

Wilayah cakupan operasional dari Terminal LPG Tanjung Sekong meliputi area distribusi yang terbilang sangat luas dan strategis. Fasilitas ini memiliki tanggung jawab untuk melayani pengiriman serta distribusi pasokan LPG ke 63 kabupaten dan kota yang tersebar melintasi beberapa provinsi utama. Rute distribusi tersebut mencakup wilayah Provinsi Jawa Barat, Provinsi Jawa Tengah, hingga menjangkau Provinsi Sumatera Selatan. Jangkauan distribusi antardaerah yang luas ini menjadikannya salah satu pilar utama dalam pemenuhan kebutuhan bahan bakar di wilayah-wilayah tersebut.

Baca Juga

Tantangan Pemulihan Pariwisata RI, Menilik Strategi Sistem Informasi ala Jepang

Tantangan Pemulihan Pariwisata RI, Menilik Strategi Sistem Informasi ala Jepang

Menilik dari rekam jejak pembangunannya, Terminal LPG Tanjung Sekong pertama kali mulai dioperasikan untuk publik pada tahun 2012 silam. Seiring dengan terus meningkatnya tren angka kebutuhan energi nasional dari tahun ke tahun, fasilitas ini kemudian mengalami tahapan peningkatan status serta kapasitas teknis pada tahun 2020. Pada tahun tersebut, infrastruktur ini resmi ditingkatkan menjadi Terminal LPG Refrigerated, sebuah langkah strategis yang diambil perusahaan guna mengoptimalkan proses penyimpanan dan penyaluran LPG agar berjalan jauh lebih efisien.

Secara wujud fisik, infrastruktur energi ini dibangun dan berdiri di atas lahan operasional yang tergolong cukup luas, yakni mencapai 12,9 hektare. Dengan ketersediaan area seluas itu, Terminal LPG Tanjung Sekong mampu dilengkapi dengan kapasitas fasilitas penyimpanan LPG yang sangat besar, yaitu mencapai angka 98.000 metrik ton. Kapasitas penyimpanan yang terbilang masif ini memang secara khusus dirancang untuk menjaga agar cadangan energi nasional tetap berada dalam kondisi aman dan mencukupi.

Selain mengandalkan kapasitas penyimpanan darat yang besar, terminal ini juga didukung secara penuh oleh infrastruktur laut yang sangat memadai. Di area pesisirnya, terdapat tiga unit dermaga operasional yang memiliki kapasitas sandar kapal cukup bervariasi, berkisar antara 3.500 hingga 65.000 Deadweight Tonnage (DWT). Keberadaan tiga dermaga dengan spesifikasi kapasitas yang beragam ini memungkinkan pihak terminal untuk menerima pasokan langsung dari kapal-kapal tanker berukuran raksasa, sekaligus memfasilitasi proses distribusi lanjutan menggunakan armada kapal yang berukuran lebih kecil.

Baca Juga

Pergerakan Rupiah Usai Tembus Rp18.100 per Dolar AS dan Prospek ke Depan

Pergerakan Rupiah Usai Tembus Rp18.100 per Dolar AS dan Prospek ke Depan

Dalam catatan kinerja operasional bulanannya, terminal ini sukses membukukan arus keluar masuk barang atau throughput yang berada pada tingkat yang sangat tinggi. Berdasarkan data operasional fasilitas, setiap bulannya angka throughput di Terminal LPG Tanjung Sekong tercatat konsisten berada di atas 200.000 metrik ton. Volume penyaluran barang yang sedemikian besar tersebut secara jelas menunjukkan tingginya ritme aktivitas distribusi energi yang harus dikelola setiap saat oleh fasilitas tersebut demi memenuhi tingkat konsumsi harian masyarakat.

Menanggapi pentingnya keberadaan fasilitas ini, VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, turut menegaskan peran sentral dari infrastruktur tersebut. Ia menyatakan bahwa Terminal LPG Tanjung Sekong telah bertransformasi menjadi salah satu tulang punggung utama dalam sistem distribusi LPG skala nasional yang terus beroperasi selama 24 jam penuh. Melalui dedikasi operasional tanpa henti tersebut, Pertamina berupaya keras untuk terus mengamankan ketersediaan pasokan energi, sehingga roda aktivitas masyarakat dan industri dapat terus berjalan tanpa mengalami kendala kekurangan bahan bakar.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PertaminaEnergi NasionalLPGTerminal LPG Tanjung SekongCilegon

Berita Terbaru Lainnya

Penerapan Sistem Tanam Padi Modern PM-AAS di Cirebon Targetkan Hasil 10 Ton per HektareTantangan Pemulihan Pariwisata RI, Menilik Strategi Sistem Informasi ala JepangPramono Anung Minta Mal di Jakarta Selatan Bongkar Pagar Tinggi, Pastikan Keamanan Ibu KotaMendagri Dorong Integrasi E-Government untuk Perkuat Akurasi Penyaluran BansosKasat Resnarkoba Polres Tangerang Selatan Diperiksa Bidpropam Terkait Pengawasan MelekatKebakaran Hebat Melanda Gedung Fasilitas Olahraga di Cinere Depok, 14 Mobil Golf HangusPergerakan Rupiah Usai Tembus Rp18.100 per Dolar AS dan Prospek ke DepanPT MRT Jakarta Hadapi Tantangan Teknis dan Administratif Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas

Paling Banyak Dibaca

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

Olahraga

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

Teknologi

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

25 Jul 2026

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

Politik

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  2. 2Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
  3. 3Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBAOlahraga 路 25 Jul 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid CloudTeknologi 路 25 Jul 2026
Keuangan
Sains
Edukasi
Manajemen
Religi
Berita Nasional
Berita Daerah
Berita Budaya
Hukum & Kriminal
Berita
Ketenagakerjaan
Pertanian
Ekonomi dan Bisnis
Ekonomi & Bisnis

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap