Apakah yang membuat gelandang berbakat sekelas Tijjani Reijnders memilih untuk meninggalkan gemerlapnya kompetisi Eropa demi berkarier di Timur Tengah? Pertanyaan tersebut kini terjawab seiring dengan rampungnya proses kepindahan pemain tim nasional Belanda itu dari klub raksasa Inggris, Manchester City, menuju klub Liga Pro Saudi, Al Qadsiah.
Kepastian transfer ini terkonfirmasi setelah seorang koresponden AFP menyaksikan langsung kedatangan pemain berusia 28 tahun tersebut di markas besar Al Qadsiah yang terletak di kota Al Khobar pada hari Selasa waktu setempat. Di sana, Reijnders resmi menandatangani kontrak jangka panjang yang akan mengikatnya bersama klub barunya tersebut hingga tahun 2031. Demi memuluskan kepindahan sang gelandang, Al Qadsiah dilaporkan harus merogoh kocek yang cukup dalam, yakni sekitar 61 juta euro atau berkisar 71 juta dolar AS.
Pemanfaatan Limbah Batang Sorgum Menjadi Arang dan Briket Bernilai Ekonomi

Sebelum resmi diperkenalkan oleh Al Qadsiah, tanda-tanda kepergian Reijnders dari Etihad Stadium sebenarnya sudah mulai terlihat dalam beberapa waktu terakhir. Gelandang yang turut memperkuat timnas Belanda pada ajang Piala Dunia 2026 di Amerika Utara tersebut sempat menjalani sesi latihan terpisah dari skuad utama Manchester City seminggu sebelum kepindahannya selesai. Selain itu, ia juga absen saat The Citizens takluk 0-3 dari Arsenal dalam pertandingan FA Community Shield. Padahal, kontrak Reijnders di Manchester City sejatinya masih tersisa cukup lama hingga Juni 2030, setelah ia bergabung dari AC Milan pada tahun lalu.
Selama satu musim berseragam Manchester City di bawah asuhan manajer Pep Guardiola, Reijnders menunjukkan kontribusi yang signifikan. Ia tercatat tampil dalam 47 pertandingan di semua ajang kompetisi dan sukses menyumbangkan tujuh gol bagi klub asal Manchester tersebut. Kepergiannya ke Arab Saudi ini menyusul langkah gelandang Manchester City lainnya, Rodri, yang telah lebih dulu hengkang ke Barcelona. Untuk mengisi kekosongan di lini tengah, Manchester City kini dikabarkan tengah dikaitkan dengan gelandang Chelsea asal Argentina, Enzo Fernandez.
Kementerian Kesehatan Peringatkan Bahaya Penyakit Tidak Menular Akibat Kurang Bergerak

Bagi Al Qadsiah, kedatangan Reijnders mempertegas ambisi besar mereka untuk bersaing di papan atas Liga Pro Saudi. Klub yang didukung oleh raksasa minyak nasional Arab Saudi, Aramco, ini sekarang ditangani oleh mantan manajer Liverpool, Brendan Rodgers, yang masuk menggantikan posisi legenda Real Madrid, Michel. Sebelum berhasil merekrut Reijnders, Al Qadsiah juga sempat mencoba mendatangkan bintang AS Roma, Paulo Dybala, dengan tawaran kontrak tiga tahun senilai 75 juta euro atau sekitar Rp1,29 triliun, meskipun tawaran fantastis tersebut akhirnya ditolak oleh sang pemain Argentina. Kini, dengan kehadiran Reijnders di lini tengah, Al Qadsiah siap menatap babak baru dalam kompetisi sepak bola Arab Saudi.






