Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanPendidikanBusinessPopuler
Beranda/Bisnis

Transformasi Bisnis KAI Targetkan 1,4 Miliar Pelanggan per Tahun pada 2045

Marthen PalutunganDiterbitkan 21 Agu 2026 - 13.00 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Transformasi Bisnis KAI Targetkan 1,4 Miliar Pelanggan per Tahun pada 2045
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI tengah mendorong transformasi bisnis secara terarah untuk memperluas sumber pertumbuhan perusahaan hingga tahun 2045. Lewat peta jalan jangka panjang ini, KAI membidik target untuk melayani sekitar 1,4 miliar pelanggan per tahun pada 2045, sekaligus memantapkan posisinya sebagai operator kereta api kelas dunia.

Rencana strategis tersebut dipaparkan oleh Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, saat menjadi pembicara dalam SBM ITB Industrial Summit 2026 di Hotel AYANA Midplaza, Jakarta, pada Rabu, 19 Agustus 2026. Dalam forum yang diselenggarakan oleh School of Business and Management Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) bekerja sama dengan Adam Smith Business School University of Glasgow tersebut, Bobby menyampaikan paparan bertajuk "Growth Beyond the Limits: Transforming Railways for Indonesia鈥檚 Economic Future" pada sesi paralel sektor transportasi.

Langkah transformasi ini berjalan seiring pertumbuhan volume penumpang yang terus meningkat. Sepanjang tahun 2025, KAI Group mencatat volume pelanggan mencapai 503,5 juta orang. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 8,52 persen dibandingkan dengan pencapaian tahun 2024 yang mencatatkan 464 juta pelanggan. Selain volume tahunan yang besar, KAI saat ini juga melayani sekitar 2,8 juta interaksi pelanggan setiap harinya.

Baca Juga

Koperasi Awards 2026 Beri Penghargaan kepada Tokoh Penjaga Pasal 33 UUD 1945

Koperasi Awards 2026 Beri Penghargaan kepada Tokoh Penjaga Pasal 33 UUD 1945

Di tengah tingginya volume pelanggan, KAI terus berupaya menyeimbangkan struktur pendapatan perusahaan. Saat ini, sekitar 94 persen dari total pendapatan KAI masih bersumber dari bisnis transportasi utama. Sementara itu, kontribusi dari sektor bisnis non-farebox baru berada di kisaran 6 persen. Guna mengoptimalkan potensi yang ada, KAI menargetkan kontribusi bisnis non-farebox dapat meningkat menjadi sekitar 20 hingga 25 persen pada tahun 2045.

Untuk merealisasikan target tersebut, KAI mengandalkan empat mesin pertumbuhan utama, yaitu aset operasional, aset berwujud, aset berbasis kapabilitas, serta aset teknologi. Salah satu potensi besar yang akan dioptimalkan adalah kepemilikan aset lahan perkeretaapian seluas kurang lebih 327,8 juta meter persegi. Aset ini akan dikembangkan melalui optimalisasi kawasan dan properti, pembangunan Transit-Oriented Development (TOD), layanan digital, pemeliharaan dan perbaikan (maintenance, repair and overhaul atau MRO), manufaktur, hingga pengembangan keahlian di bidang perkeretaapian.

Baca Juga

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Dorong Penguatan Industri Kendaraan Listrik Nasional

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Dorong Penguatan Industri Kendaraan Listrik Nasional

Di samping optimalisasi aset fisik, KAI juga mulai mendorong penerapan kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan teknologi digital. Pemanfaatan teknologi ini ditujukan untuk meningkatkan produktivitas operasional serta mengoptimalkan kapasitas jaringan perkeretaapian yang tersedia demi mewujudkan visi sebagai operator kereta api berkelas dunia pada tahun 2045.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KAIinfrastrukturTransformasi BisnisKereta Api

Berita Terbaru Lainnya

Pemprov Jateng Usulkan RM Margono Djojohadikusumo dan KH Sholeh Darat Jadi Pahlawan NasionalPemadaman Karhutla Gunung Arjuno-Welirang Terkendala Cuaca, Tim Gabungan Optimalkan Jalur DaratPolda Jatim Periksa Dilan Janiyar dan Ratu Felisha Terkait Kasus Arisan Bodong Rp71 MiliarMekanisme dan Tahapan Uji Coba Kelas Rawat Inap Standar KRIS BPJS KesehatanPemerintah dan Pertamina Uji Coba Penggantian LPG 3 Kg dengan CNGKontribusi Finansial dan Program Pembangunan Daerah PT Freeport IndonesiaPemerintah Pangkas Kuota BBM Subsidi 2027 dan Siapkan Pengetatan Distribusi Pertalite34 Siswa di Bihar Jatuh Sakit, Makanan Diduga Terkontaminasi Detergen

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

RMIT Dorong Industri Game Indonesia Naik Kelas di Tengah Potensi 153 Juta Pemain

Teknologi

RMIT Dorong Industri Game Indonesia Naik Kelas di Tengah Potensi 153 Juta Pemain

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  3. 3Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanPendidikanBusiness

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap