Suasana duka menyelimuti masyarakat Uganda menyusul wafatnya penguasa Kerajaan Tooro, Raja Oyo Nyimba Kabamba Iguru Rukidi IV, yang pernah tercatat sebagai raja termuda di dunia. Kepergian sang monarki pada usia 34 tahun ini memicu gelombang belasungkawa luas dari berbagai kalangan masyarakat hingga tokoh nasional.
Pemimpin oposisi Uganda sekaligus musisi Bobi Wine turut menyampaikan dukacita mendalam atas kepergian sang raja melalui media sosial. "Berita yang paling menghancurkan! Semoga jiwa Yang Mulia Raja beristirahat dalam kedamaian abadi," tulis Bobi Wine melalui platform X.
Kabar kematian sang raja dikonfirmasi oleh Perdana Menteri Kerajaan Tooro, Calvin Armstrong Rwomiire Akiiki. Melalui pengumuman di X, Akiiki menyatakan bahwa Raja Oyo meninggal dunia pada Kamis, 27 Agustus 2026, sekitar pukul 22.00 waktu setempat. Hingga saat ini, pihak kerajaan belum mengungkapkan penyebab pasti kematiannya.
Prabowo Tiba di India, Bawa Agenda Strategis di BRICS

Sebelum wafat, Raja Oyo sempat dikabarkan menjalani tindakan medis. Balaam Barugahara, seorang menteri dalam pemerintahan Presiden Yoweri Museveni, sebelumnya mengonfirmasi bahwa penguasa Tooro tersebut tengah menjalani perawatan kesehatan di Amerika Serikat.
Raja Oyo diketahui belum menikah. Kendati demikian, Perdana Menteri Akiiki memastikan bahwa keberlangsungan takhta tetap terjamin karena sang raja telah meninggalkan seorang ahli waris.
Biksu Ditangkap Gegara Skandal Seks-Gelapkan Uang Kuil Rp53 Miliar

Kerajaan Tooro berlokasi di Uganda bagian barat, dekat perbatasan dengan Republik Demokratik Kongo. Di Uganda, kerajaan-kerajaan tradisional yang mempertahankan struktur era prakolonial kini memegang kekuasaan politik yang sebagian besar bersifat simbolis, namun tetap memiliki pengaruh sosial dan budaya yang sangat kuat bagi warganya.
Rukidi IV mengawali kepemimpinannya sejak masa balita. Ia naik takhta pada usia tiga tahun dan resmi dinobatkan pada 12 September 1995 setelah ayahnya, Rukirabasaija Patrick David Matthew Kaboyo Olimi III, meninggal dunia. Melalui penobatan tersebut, ia mencatatkan rekor sebagai raja termuda yang berkuasa di dunia pada saat itu.






