Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/Kesehatan

Upaya Menyelamatkan Produktivitas Keluarga dari Ancaman Tuberkulosis

Togar SiregarDiterbitkan 26 Jul 2026 - 05.10 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Upaya Menyelamatkan Produktivitas Keluarga dari Ancaman Tuberkulosis
Foto/Ilustrasi: Media Indonesia
A-A+

Penyakit tuberkulosis (TB) bukan sekadar masalah kesehatan fisik, melainkan juga ancaman nyata bagi stabilitas ekonomi keluarga di Indonesia. Sebagai negara dengan beban kasus TB terbesar kedua di dunia, Indonesia kini tengah menggeser strategi penanganannya. Pemerintah tidak lagi hanya menunggu pasien datang ke fasilitas kesehatan dalam kondisi parah, melainkan bergerak aktif melacak rantai penularan langsung hingga ke ruang tamu masyarakat, khususnya mereka yang berada di garis kemiskinan.

Langkah agresif ini diwujudkan oleh Kementerian Kesehatan melalui program Cek Kesehatan Gratis yang melibatkan pemeriksaan foto rontgen massal di puluhan ribu titik. Strategi ganda diterapkan untuk memutus mata rantai penularan. Wakil Menteri Kesehatan, Benjamin Paulus Octavianus, menekankan pentingnya mendeteksi kontak erat yang tampak sehat namun berpotensi membawa kuman TB. Melalui Terapi Pencegahan Tuberkulosis, mereka yang berisiko tinggi diberikan obat pencegahan sebelum bakteri yang tertidur di dalam tubuh berkembang menjadi penyakit aktif dalam satu hingga dua tahun ke depan.

Baca Juga

Hampir 50 Persen Dana Presiden untuk Penanganan Gempa NTT sudah Disalurkan

Hampir 50 Persen Dana Presiden untuk Penanganan Gempa NTT sudah Disalurkan

Pendekatan preventif ini dinilai sangat krusial dalam menekan angka kemiskinan baru. Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) menyoroti eratnya hubungan antara kesehatan dan kesejahteraan ekonomi. Ketika seorang anggota keluarga jatuh sakit akibat TB, produktivitas kerja akan lumpuh dan pengeluaran rumah tangga akan melonjak drastis. Akibatnya, keluarga rentan sangat mudah terperosok ke dalam jurang kemiskinan yang lebih dalam. Oleh karena itu, investasi pada deteksi dini di tingkat rumah tangga dinilai sebagai langkah penyelamatan ekonomi yang efektif.

Di tingkat daerah, kolaborasi nyata mulai ditunjukkan melalui program jemput bola. Kabupaten Jember, misalnya, meluncurkan program homecare bertajuk "Mewujudkan Dokter Keluarga untuk Masyarakat Tidak Mampu". Program ini menyasar warga miskin yang secara administratif memiliki Jaminan Kesehatan Nasional tetapi kesulitan secara fisik atau finansial untuk mendatangi puskesmas atau rumah sakit. Tenaga medis dikerahkan langsung ke rumah-rumah warga untuk melakukan pemeriksaan dasar, memberikan edukasi, hingga memanfaatkan layanan konsultasi jarak jauh atau telemedicine.

Baca Juga

Kebakaran TPA Galuga Bogor, KLH Pasang Sistem Monitoring Kualitas Udara

Kebakaran TPA Galuga Bogor, KLH Pasang Sistem Monitoring Kualitas Udara

Inovasi pelayanan berbasis komunitas ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Dewan Perwakilan Rakyat yang menilai sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada warga. Dengan menggabungkan skrining rontgen massal dan kunjungan rumah secara aktif, pemerintah berharap model penanganan di Jember ini dapat direplikasi secara nasional. Melalui cara ini, penemuan kasus tersembunyi dapat dipercepat, dan Indonesia dapat selangkah lebih dekat menuju eliminasi total penyakit menular ini.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

kesehatan masyarakatKemiskinanTuberkulosisKementerian Kesehatanpencegahan penyakit

Berita Terbaru Lainnya

Pemprov DKI Alokasikan Rp 250 Juta untuk Kajian Ikan Sapu-Sapu di Perubahan APBD 2026Hampir 50 Persen Dana Presiden untuk Penanganan Gempa NTT sudah DisalurkanNgenes! Tragedi 19 Kebakaran Kapal di Laut RI Biang Keroknya SamaDuo Maling Gagal Ditangkap Warga di Bogor, Sempat Kabur ke Semak-semakMantan Wakil Jaksa Agung Abdul Hakim Ritonga Meninggal DuniaLedakan LPG di Tambora, Satu Orang Luka BakarWN China Ditangkap di Ngurah Rai, Selundupkan 10,4 Kg EmasDetik-detik Gas 3 Kg Meledak di Warteg Jakbar hingga Warga Berhamburan

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap