Luas area terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dilaporkan telah mencapai 899 hektare berdasarkan data pada Selasa (11/8). Meskipun titik api di kawasan Gunung Bromo terpantau mulai berkurang, tim gabungan tetap bersiaga dan terus bekerja keras di lapangan agar kobarannya tidak terus meluas ke area lain. Penanganan kebakaran ini menjadi perhatian serius karena melibatkan berbagai pihak serta operasi gabungan lintas lembaga demi mengamankan kawasan konservasi tersebut.
Guna meredam rambatan api yang membakar vegetasi, tim gabungan mengoptimalkan penanganan melalui kombinasi penanggulangan jalur darat dan operasi udara. Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur, Gatot Soebroto, menyatakan di Surabaya pada Selasa (11/8) bahwa petugas terus memaksimalkan pelaksanaan operasi water bombing. Operasi jalur udara ini dipusatkan di dua lokasi sasaran utama, yaitu area Dingklik yang masuk kawasan Pasuruan serta wilayah P30 di Probolinggo. Dalam pelaksanaan tugas tersebut, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Probolinggo bersama tim gabungan mengerahkan dua unit helikopter water bombing guna melintasi dan memadamkan titik api di medan Gunung Bromo yang terjal.
Wamensos Minta Bupati Mandailing Natal Kebut Pengajuan Sekolah Rakyat

Meski demikian, operasi pemadaman lewat udara ini belum dapat berjalan secara maksimal karena dihadapkan pada sejumlah kendala teknis di lapangan. Gatot Soebroto mengungkapkan bahwa salah satu hambatan terbesar adalah keterbatasan sumber air, di mana lokasi pengambilan air cukup jauh dari titik kebakaran. Di samping kendala pasokan air, pelaksanaan water bombing juga sangat dipengaruhi oleh cuaca yang mudah berubah-ubah serta hembusan angin kencang. Kondisi tersebut diperparah oleh topografi wilayah yang curam serta melimpahnya bahan bakar alami berupa ilalang dan sarasah yang sangat kering sehingga relatif mudah terbakar.
Untuk memperkuat pemadaman udara dan mengatasi potensi luasan api yang masih bisa membesar, pemerintah secara konsisten meningkatkan operasi pemadaman jalur darat. Sejak Senin (10/8), tim gabungan telah memobilisasi armada pendukung ke lokasi, meliputi dua unit truk pemadam kebakaran, dua unit truk tangki, satu armada kendaraan L300 yang membawa tandon air, serta satu unit drone water spray. Penanganan di lapangan semakin diperkuat menyusul kedatangan Kepala BNPB bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) di posko penanganan kebakaran Bromo pada Selasa (11/8) siang. Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNPB dan Menko PMK memberikan arahan langsung untuk mengoptimalkan seluruh kekuatan gabungan yang ada, termasuk melibatkan bantuan dari personel TNI, Polri, serta tim terkait lainnya.
8 Penyebab Klakson Motor Korslet

Dampak karhutla ini juga dirasakan pada sektor pariwisata dan perekonomian warga. Penutupan empat pintu masuk utama ke kawasan wisata Gunung Bromo sejak Sabtu (8/8) mulai memberikan dampak bagi perekonomian masyarakat yang berada di sekitar kawasan tersebut. Untuk membantu para calon pengunjung yang terdampak penutupan sementara ini, Kementerian Pariwisata telah memfasilitasi proses pengembalian uang (refund) dan penjadwalan ulang (reschedule) tiket secara daring bagi 3.062 wisatawan. Di tingkat nasional, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) menegaskan bahwa pemerintah terus meningkatkan kewaspadaan karhutla di enam provinsi. Pemerintah dan tim gabungan pun memastikan operasi pemadaman udara di Gunung Bromo tidak akan dihentikan sebelum seluruh kawasan dinyatakan aman serta semua aktivitas masyarakat dan pariwisata dapat kembali berjalan normal.






