Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Badan Gizi Nasional Ancam Tutup Dapur Program Makan Bergizi Gratis yang Picu Keracunan

Bambang HandayaniDiterbitkan 6 Agu 2026 - 20.50 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Badan Gizi Nasional Ancam Tutup Dapur Program Makan Bergizi Gratis yang Picu Keracunan
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Bagaimana masyarakat, terutama para orang tua, dapat memercayai keamanan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah munculnya laporan kasus keracunan di beberapa daerah? Menjawab kekhawatiran ini, Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas terhadap operasional dapur penyedia makanan. Kepala BGN, Sudaryono, menegaskan bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terbukti menyebabkan kasus keracunan akan langsung disuspensi dan diinvestigasi secara mendalam. Langkah ini diambil demi memastikan keselamatan para siswa yang menjadi penerima manfaat program nasional tersebut.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Sudaryono menyatakan tidak akan ragu untuk menghentikan operasional dapur SPPG secara permanen jika hasil investigasi membuktikan adanya pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) maupun persyaratan keamanan pangan. BGN menetapkan target yang sangat ketat, yaitu mencapai nol kasus keracunan dalam pelaksanaan program MBG. Lebih lanjut, jika dalam proses investigasi ditemukan adanya indikasi kesengajaan atau tindakan sabotase oleh pihak tertentu, BGN akan langsung menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum.

Langkah tegas ini dipicu oleh sejumlah insiden gangguan kesehatan yang dialami para siswa di beberapa wilayah. Di SMKN 6 Semarang, ratusan siswa dilaporkan mengalami gejala seperti mual, pusing, hingga lemas setelah mengonsumsi makanan dari program MBG. Kasus serupa juga menimpa puluhan siswa di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa jajarannya segera turun ke lapangan begitu menerima laporan dugaan keracunan tersebut. Sampel makanan dari dapur yang disuspensi kemudian diuji di laboratorium oleh Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan di bawah pengawasan Kementerian Kesehatan. Hasil uji laboratorium pada salah satu kasus menunjukkan adanya kontaminasi bakteri E. coli pada beberapa jenis makanan yang disajikan, termasuk buah semangka.

Baca Juga

Pengakuan Tersangka Mutilasi di Depok Ungkap Kronologi Keributan di Kontrakan Cipayung

Pengakuan Tersangka Mutilasi di Depok Ungkap Kronologi Keributan di Kontrakan Cipayung

Berdasarkan penelusuran log operasional dapur, sebagian kasus keracunan tersebut dipicu oleh pelanggaran SOP, terutama terkait dengan waktu pengolahan makanan yang terlalu jauh dari jadwal penyajian. Sebagai contoh, di Papua, proses memasak makanan terdeteksi dimulai sejak pukul 7 malam atau setengah 8 malam pada hari sebelumnya, padahal makanan tersebut baru dibagikan untuk dikonsumsi pada pukul 11 siang keesokan harinya. Pola serupa juga ditemukan dalam kasus di Semarang, di mana aktivitas memasak sudah dimulai sejak pukul 9 malam pada hari sebelum penyajian. Jeda waktu yang terlalu lama ini dinilai menjadi celah berkembangnya bakteri berbahaya pada makanan.

Selain masalah waktu pengolahan di dapur, BGN juga mengidentifikasi faktor lain yang memicu masalah kesehatan pada konsumen. Ditemukan sejumlah kasus di mana makanan MBG sebenarnya telah diproduksi dan didistribusikan sesuai prosedur keselamatan yang berlaku. Namun, makanan tersebut tidak langsung dikonsumsi di sekolah, melainkan dibungkus dan dibawa pulang oleh siswa untuk dimakan bersama keluarga mereka. Akibatnya, makanan yang sudah terlalu lama disimpan tersebut mengalami penurunan kualitas, sehingga tidak hanya siswa bersangkutan yang mengalami gangguan kesehatan, tetapi juga anggota keluarga mereka yang ikut memakannya.

Baca Juga

KPK Ungkap Tiga Pertemuan Bupati Kuansing dengan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni

KPK Ungkap Tiga Pertemuan Bupati Kuansing dengan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni

Guna mengatasi tantangan ini, BGN berencana memperkuat fungsi edukasi di lingkungan sekolah. Lembaga ini akan mengoptimalkan peran para guru yang bertugas sebagai person in charge (PIC) program MBG. Para guru tersebut tidak hanya bertugas mendampingi aktivitas makan bersama di kelas, tetapi juga aktif memberikan edukasi dan mengingatkan para siswa mengenai tata cara konsumsi makanan yang aman. Salah satu imbauan penting yang harus terus ditekankan oleh guru PIC adalah agar makanan MBG segera dihabiskan di sekolah dan tidak dibawa pulang ke rumah demi mencegah risiko kontaminasi lanjutan.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Badan Gizi NasionalMakan Bergizi GratisKementerian KesehatanKeracunan Makanan

Berita Terbaru Lainnya

Pengakuan Tersangka Mutilasi di Depok Ungkap Kronologi Keributan di Kontrakan CipayungKPK Ungkap Tiga Pertemuan Bupati Kuansing dengan Menteri Kehutanan Raja Juli AntoniPertumbuhan Ekonomi Indonesia Mencapai 5,29 Persen pada Triwulan II 2026Peluang Rekrutmen TNI dan Polri Tanpa Tes bagi Anggota Pramuka GarudaTrotoar di Jalan Alternatif Sentul Rusak Akibat Sering Dilewati Sepeda MotorGempa M 5,2 Pangandaran Pemicu Berhenti Darurat 6 Kereta Api di Daop 2 BandungSiasat Agresif Pengemis di Menara Kudus Tarik Baju Peziarah demi Rp 540 Ribu SehariPurbaya Bantah Isu Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Capai Rp16 Juta

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  4. 4Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  5. 5Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap