Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasiKeuanganSainsEdukasiManajemenReligiBerita NasionalBerita DaerahBerita BudayaHukum & KriminalBeritaKetenagakerjaanPertanianEkonomi dan BisnisEkonomi & BisnisPopuler
Beranda/Keuangan

Bank Neo Commerce Buka Opsi Aksi Korporasi Penuhi Modal Inti KBMI II

Wahyu SuryaniDiterbitkan 1 Agu 2026 - 09.55 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Bank Neo Commerce Buka Opsi Aksi Korporasi Penuhi Modal Inti KBMI II
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB), yang juga dikenal luas oleh masyarakat sebagai BNC, secara resmi memberikan pandangannya mengenai imbauan terbaru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Imbauan tersebut ditujukan bagi bank-bank yang saat ini berada di kategori Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti (KBMI) I agar segera mempersiapkan diri untuk naik kelas menjadi bank kategori KBMI II. Menanggapi arahan dari otoritas pengawas perbankan tersebut, Direktur Utama BNC, Eri Budiono, mengonfirmasi bahwa pihak manajemen telah melakukan pembicaraan secara intensif dengan para pemegang saham pengendali mengenai langkah-langkah yang perlu diambil ke depannya. BNC, yang saat ini beroperasi sebagai bank digital milik Akulaku, terus memantau perkembangan regulasi ini.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasi

Sebagai informasi, klasifikasi perbankan di Indonesia menetapkan syarat yang ketat terkait permodalan. Untuk dapat masuk ke dalam kategori KBMI II, sebuah bank diwajibkan untuk memiliki modal inti dengan rentang antara Rp6 triliun hingga Rp14 triliun. Sementara itu, berdasarkan laporan keuangan perseroan yang berakhir pada periode 30 Juni 2026, modal inti minimum yang berhasil dicatatkan oleh BNC baru mencapai angka Rp4,09 triliun. Posisi permodalan tersebut menunjukkan bahwa bank digital ini masih membutuhkan tambahan modal yang signifikan untuk dapat memenuhi batas bawah ketentuan KBMI II yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Meskipun dihadapkan pada kebutuhan penambahan modal tersebut, Eri Budiono menyatakan bahwa pihak manajemen BNC saat ini belum menetapkan lini masa atau target waktu khusus untuk mengejar pemenuhan modal inti sebesar Rp6 triliun. Menurut penjelasannya, perseroan masih dalam posisi menunggu terbitnya petunjuk teknis lebih lanjut dari Otoritas Jasa Keuangan. Petunjuk teknis ini dinilai sangat penting sebagai landasan bagi bank untuk merumuskan strategi kenaikan kelas ke KBMI II secara tepat. Untuk menjembatani kebutuhan modal di masa mendatang, BNC tetap membuka opsi pelaksanaan penambahan modal maupun berbagai aksi korporasi lainnya.

Baca Juga

Maybank Indonesia Bukukan Laba Rp698 Miliar pada Semester I 2026

Maybank Indonesia Bukukan Laba Rp698 Miliar pada Semester I 2026

Di samping fokus pada pemenuhan modal inti, BNC juga masih memiliki tantangan pada struktur keuangannya. Bank digital ini tercatat masih memiliki saldo defisit yang belum ditentukan penggunaannya sebesar Rp1,59 triliun. Kendati demikian, manajemen memiliki pandangan yang positif terhadap penyelesaian masalah tersebut. Eri Budiono memproyeksikan bahwa akumulasi defisit ini dapat diselesaikan secara bertahap. Apabila perseroan mampu terus mempertahankan kinerja operasional dan laju pertumbuhan bisnis seperti yang berjalan saat ini, manajemen menargetkan penyelesaian seluruh saldo defisit tersebut pada tahun 2027 mendatang.

Optimisme manajemen BNC dalam menghapus saldo defisit didukung oleh pencapaian kinerja keuangan yang solid sepanjang paruh pertama tahun ini. Pada periode semester I-2026, BNC sukses mencetak laba sebesar Rp294,85 miliar. Angka perolehan laba tersebut mencerminkan pertumbuhan positif sebesar 6,81 persen secara tahunan atau year on year (yoy) jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan laba ini menjadi salah satu indikator bahwa operasional bank berjalan dengan stabil. Selain mencetak laba yang bertumbuh, total aset yang dikelola oleh BNC juga menunjukkan angka yang substansial, yakni mencapai Rp17,45 triliun pada akhir Juni 2026.

Baca Juga

Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah IFG Ditargetkan Rampung Bertahap hingga Awal 2027

Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah IFG Ditargetkan Rampung Bertahap hingga Awal 2027

Dari sisi penghimpunan dana, posisi likuiditas bank juga menunjukkan hasil yang positif. Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dikumpulkan oleh perseroan mencapai Rp12,30 triliun pada semester pertama 2026. Secara lebih rinci, komponen dana tabungan mengalami peningkatan menjadi Rp3,39 triliun, atau tumbuh sebesar 2,10 persen secara tahunan. Pertumbuhan dana ini turut berkontribusi pada kemampuan bank dalam mencetak pendapatan. Hal ini tercermin dari Pendapatan Bunga Bersih (Net Interest Income/NII) BNC yang tercatat mencapai Rp1,11 triliun. Tidak hanya mengandalkan pendapatan bunga, pendapatan berbasis komisi (Fee Based Income) perseroan juga menunjukkan kinerja impresif dengan peningkatan menjadi Rp59,66 miliar, yang berarti tumbuh sebesar 6,77 persen yoy.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

ojkBank Neo CommerceBBYBBNCKBMI IIModal Inti

Berita Terbaru Lainnya

RMIT Dorong Industri Game Indonesia Naik Kelas di Tengah Potensi 153 Juta PemainMemahami Kecemasan Orang Tua terhadap Pergaulan Remaja dan Cara Tepat MengelolanyaKepala BGN Sudaryono Temukan Anomali Rekening SPPG, Dana Rp 311,2 Miliar Dikembalikan ke Kas NegaraHotel di Jalan Letjen S. Parman Jakarta Barat Terbakar, Damkar Kerahkan 14 Unit Mobil PemadamDihantam Krisis Kepercayaan, Gianni Infantino Kehilangan Dukungan di FIFAHarga Pertamax Turun Menjadi Rp15.950 per Liter Mulai 1 Agustus 2026Peran Beras Bergizi Premium sebagai Penyangga Kebutuhan Program Makan Bergizi GratisPemerintah Kabupaten Bekasi Dorong Guru dan Orang Tua Edukasi Anak soal Bahaya Internet

Paling Banyak Dibaca

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

Olahraga

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

Teknologi

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

25 Jul 2026

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

Politik

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  2. 2Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
  3. 3Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBAOlahraga 路 25 Jul 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid CloudTeknologi 路 25 Jul 2026
Keuangan
Sains
Edukasi
Manajemen
Religi
Berita Nasional
Berita Daerah
Berita Budaya
Hukum & Kriminal
Berita
Ketenagakerjaan
Pertanian
Ekonomi dan Bisnis
Ekonomi & Bisnis

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap