Badan Karantina Indonesia, yang dikenal dengan singkatan Barantin, terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan daya saing komoditas ekspor nasional, khususnya di sektor perikanan. Salah satu langkah strategis yang kini tengah dijalankan oleh Barantin adalah dengan memperkuat empat sistem karantina secara komprehensif. Penguatan sistem ini dilakukan secara terarah untuk meningkatkan daya saing serta menumbuhkan kepercayaan pasar global terhadap komoditas ikan hias asal Indonesia. Melalui sistem karantina yang lebih kuat dan andal, diharapkan posisi ikan hias Indonesia di kancah internasional akan semakin diperhitungkan dan dipercaya oleh para pembeli dari berbagai negara tujuan.
Langkah penguatan yang diinisiasi oleh Badan Karantina Indonesia ini tidak hanya berfokus pada satu aspek saja, melainkan mencakup empat sistem karantina utama yang saling terintegrasi. Keempat sistem karantina yang diperkuat oleh Barantin tersebut meliputi sistem biosecurity, digital traceability (ketertelusuran digital), pre-border cooperation (kerja sama pra-perbatasan), serta fast clearance system (sistem percepatan layanan karantina). Penerapan dan penguatan dari keempat pilar sistem ini dirancang sedemikian rupa guna memastikan bahwa seluruh komoditas ikan hias yang dikirim dari Indonesia telah memenuhi standar kualitas yang ketat.








