Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Barantin Perkuat Empat Sistem Karantina untuk Tingkatkan Daya Saing Ekspor Ikan Hias Indonesia

Yolanda TobanDiterbitkan 4 Agu 2026 - 18.40 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Barantin Perkuat Empat Sistem Karantina untuk Tingkatkan Daya Saing Ekspor Ikan Hias Indonesia
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

Badan Karantina Indonesia, yang dikenal dengan singkatan Barantin, terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan daya saing komoditas ekspor nasional, khususnya di sektor perikanan. Salah satu langkah strategis yang kini tengah dijalankan oleh Barantin adalah dengan memperkuat empat sistem karantina secara komprehensif. Penguatan sistem ini dilakukan secara terarah untuk meningkatkan daya saing serta menumbuhkan kepercayaan pasar global terhadap komoditas ikan hias asal Indonesia. Melalui sistem karantina yang lebih kuat dan andal, diharapkan posisi ikan hias Indonesia di kancah internasional akan semakin diperhitungkan dan dipercaya oleh para pembeli dari berbagai negara tujuan.

Langkah penguatan yang diinisiasi oleh Badan Karantina Indonesia ini tidak hanya berfokus pada satu aspek saja, melainkan mencakup empat sistem karantina utama yang saling terintegrasi. Keempat sistem karantina yang diperkuat oleh Barantin tersebut meliputi sistem biosecurity, digital traceability (ketertelusuran digital), pre-border cooperation (kerja sama pra-perbatasan), serta fast clearance system (sistem percepatan layanan karantina). Penerapan dan penguatan dari keempat pilar sistem ini dirancang sedemikian rupa guna memastikan bahwa seluruh komoditas ikan hias yang dikirim dari Indonesia telah memenuhi standar kualitas yang ketat.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Pilar pertama yang diperkuat dalam program ini adalah penerapan sistem biosecurity. Penerapan biosecurity ini ditujukan untuk memastikan keamanan hayati serta menjaga kualitas fisik maupun kesehatan ikan hias sebelum dikirim ke berbagai negara tujuan ekspor di seluruh dunia. Selain aspek biosecurity, sistem kedua yang diperkuat oleh Barantin adalah digital traceability. Penerapan digital traceability ini bertujuan untuk memperkuat sistem ketertelusuran komoditas secara digital. Melalui sistem pelacakan digital ini, asal-usul serta proses penanganan komoditas ikan hias dapat dipantau secara lebih jelas dan terpantau dengan baik.

Baca Juga

Pengukuran Metana TPA Jadi Langkah Awal Penanganan Emisi Sampah Nasional

Pengukuran Metana TPA Jadi Langkah Awal Penanganan Emisi Sampah Nasional

Selanjutnya, untuk mendukung kelancaran logistik dan distribusi di jalur perdagangan internasional, Barantin mengoptimalkan aspek kerja sama dan kecepatan layanan melalui pre-border cooperation dan fast clearance system. Melalui kerja sama pre-border dan penerapan fast clearance system ini, proses ekspor diharapkan dapat berjalan menjadi lebih efisien. Selain itu, penguatan pada kedua sistem ini juga diharapkan mampu mempercepat akses komoditas ikan hias Indonesia untuk menembus pasar internasional secara lebih efektif.

Upaya penguatan sistem karantina oleh Badan Karantina Indonesia ini tentunya menjadi hal penting bagi para pelaku usaha di tingkat lokal. Sebagai contoh nyata di lapangan, aktivitas perdagangan terus berlangsung aktif di sentra penjualan ikan hias yang terletak di Parung, Bogor, Jawa Barat. Pada Selasa (4/8/2026), aktivitas jual beli di sentra penjualan ikan hias Parung tersebut terpantau tetap berjalan dengan produktif. Dengan adanya penguatan empat sistem karantina dari Barantin, komoditas ikan hias dari sentra-sentra lokal seperti di Parung, Bogor, Jawa Barat, diharapkan dapat lebih mudah bersaing di pasar ekspor global.

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,41 Persen Ditopang Sentimen Domestik dan Global

IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,41 Persen Ditopang Sentimen Domestik dan Global

Secara keseluruhan, penguatan sistem karantina yang mencakup biosecurity, digital traceability, pre-border cooperation, dan fast clearance system merupakan komitmen nyata dari Barantin dalam mendukung industri perikanan nasional. Dengan meningkatnya daya saing dan kepercayaan pasar global terhadap ikan hias Indonesia, komoditas ini diharapkan dapat terus mendunia dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian. Sinergi antara regulasi karantina yang ketat namun efisien dan aktivitas perdagangan aktif di sentra-sentra lokal diyakini akan membuat masa depan ekspor ikan hias Indonesia semakin cerah.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

eksporBogorBarantinBadan Karantina IndonesiaIkan Hias

Berita Terbaru Lainnya

Pengukuran Metana TPA Jadi Langkah Awal Penanganan Emisi Sampah NasionalIHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,41 Persen Ditopang Sentimen Domestik dan GlobalRupiah Dibuka Melemah ke Rp18.000 per Dolar AS pada Perdagangan SelasaHarga Minyak Dunia Bangkit, Ketegangan di Selat Hormuz Masih Membayangi PasarKSP dan Bahlil Beri Kepastian Aturan Ekspor Komoditas Tambang Mengandung Logam Tanah JarangAnggaran Makan Bergizi Gratis Dipisah dari Pendidikan, BGN Pastikan Program BerlanjutLansia di Cakung Dirampok Tetangga Saat Salat Zuhur, Korban Dilakban dan Diancam GolokHarga Emas Dunia Stagnan, Pasar Pantau Perkembangan Negosiasi AS-Iran

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

Hukum & Kriminal

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  4. 4Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
  5. 5Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai KeluhanBerita 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap