Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Harga Emas Dunia Stagnan, Pasar Pantau Perkembangan Negosiasi AS-Iran

Marthen PalutunganDiterbitkan 4 Agu 2026 - 18.20 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Harga Emas Dunia Stagnan, Pasar Pantau Perkembangan Negosiasi AS-Iran
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Harga emas spot diperdagangkan di level USD 4.052,81 per troy ons pada Selasa (4/8) pagi sekitar pukul 07.20 waktu Singapura. Berdasarkan data yang dihimpun dari Bloomberg, pergerakan harga logam mulia di pasar Asia tersebut cenderung bergerak tipis. Para pelaku pasar global saat ini terpantau sedang mencermati dengan saksama setiap perkembangan dari upaya perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Posisi perdagangan terbaru ini menunjukkan kondisi yang relatif tidak berubah jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan pada hari sebelumnya. Pada sesi penutupan tersebut, harga emas dunia sebenarnya sempat mencatatkan penguatan tipis sebesar 0,2 persen. Minimnya pergerakan signifikan pada pagi hari ini mencerminkan sikap hati-hati para investor yang enggan mengambil posisi besar sebelum ada kejelasan arah diplomasi kedua negara.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Tekanan terhadap aset aman ini sejatinya telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir. Sejak perang antara Amerika Serikat dan Iran meletus sekitar lima bulan yang lalu, harga emas dunia telah mengalami penurunan yang cukup tajam, yakni merosot lebih dari 20 persen. Ketidakpastian geopolitik di kawasan Timur Tengah terus membayangi pasar keuangan. Situasi semakin memanas setelah Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa tawaran berunding yang disampaikan oleh pihak Washington saat ini merupakan kesempatan terakhir bagi Iran untuk menyelesaikan perselisihan lewat jalur diplomasi.

Baca Juga

Harga Minyak Dunia Bangkit, Ketegangan di Selat Hormuz Masih Membayangi Pasar

Harga Minyak Dunia Bangkit, Ketegangan di Selat Hormuz Masih Membayangi Pasar

Meskipun ada pernyataan dari pihak Washington, pemerintah Iran justru membantah kabar bahwa mereka tengah mengadakan perundingan dengan Amerika Serikat. Kendati menepis adanya dialog langsung dengan AS, pihak Teheran membenarkan bahwa mereka sedang melakukan pembicaraan intensif dengan Oman. Pembicaraan tersebut secara khusus membahas upaya untuk memastikan kelancaran dan keamanan arus pelayaran kapal-kapal di kawasan Selat Hormuz. Sentimen anti-AS di dalam negeri Iran sendiri masih terlihat cukup kuat, yang ditandai dengan munculnya sebuah papan reklame besar di sepanjang Jalan Jomhouri di pusat kota Teheran pada Senin (27/7/2026) lalu, yang berisi pesan pembalasan terhadap Presiden Donald Trump.

Di tengah ketidakpastian tersebut, lembaga riset Citi Research merilis analisis mengenai prospek pergerakan harga emas ke depan. Tim analis Citi Research yang dipimpin oleh Kenny Hu memaparkan skenario dasar yang berpotensi terjadi. Dalam skenario tersebut, diasumsikan bahwa konflik bersenjata antara AS dan Iran akan segera berakhir, sehingga arus pelayaran komersial di kawasan Selat Hormuz dapat kembali berjalan dengan normal. Kondisi damai ini diperkirakan akan mendorong penurunan suku bunga riil, melemahkan posisi nilai tukar dolar AS, dan pada akhirnya membangkitkan kembali minat para investor untuk menanamkan modal mereka pada instrumen investasi emas.

Baca Juga

KSP dan Bahlil Beri Kepastian Aturan Ekspor Komoditas Tambang Mengandung Logam Tanah Jarang

KSP dan Bahlil Beri Kepastian Aturan Ekspor Komoditas Tambang Mengandung Logam Tanah Jarang

Menurut estimasi dari Kenny Hu, peluang terealisasinya skenario dasar tersebut kemungkinan besar akan terjadi pada rentang waktu antara bulan September hingga Desember tahun ini. Sebelum skenario itu terwujud, Citi Research memperkirakan harga emas masih berpotensi untuk bergerak stagnan atau bahkan mengalami pelemahan lebih lanjut dalam kurun waktu satu bulan ke depan. Namun, apabila situasi geopolitik membaik dan stabilitas ekonomi mulai pulih, harga emas diproyeksikan memiliki ruang yang cukup lebar untuk menguat kembali hingga mencapai level USD 4.500 per troy ons pada kuartal keempat tahun 2026.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Amerika SerikatIranharga emasEmas DuniaCiti Research

Berita Terbaru Lainnya

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp18.000 per Dolar AS pada Perdagangan SelasaHarga Minyak Dunia Bangkit, Ketegangan di Selat Hormuz Masih Membayangi PasarKSP dan Bahlil Beri Kepastian Aturan Ekspor Komoditas Tambang Mengandung Logam Tanah JarangAnggaran Makan Bergizi Gratis Dipisah dari Pendidikan, BGN Pastikan Program BerlanjutBarantin Perkuat Empat Sistem Karantina untuk Tingkatkan Daya Saing Ekspor Ikan Hias IndonesiaLansia di Cakung Dirampok Tetangga Saat Salat Zuhur, Korban Dilakban dan Diancam GolokIHSG Dibuka Menguat 0,33 Persen di Tengah Pelemahan Nilai Tukar RupiahKomisi IX DPR Usulkan Penerima Makan Bergizi Gratis Dipangkas Menjadi 26 Juta Orang

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

Hukum & Kriminal

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  4. 4Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
  5. 5Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai KeluhanBerita 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap