Upaya penyediaan hunian terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Indonesia terus didorong oleh sektor perbankan. Hingga akhir Juni 2026, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk bersama anak usahanya, PT Bank Syariah Nasional (BSN), mencatatkan realisasi penyaluran pembiayaan sebanyak 67.518 unit rumah subsidi. Angka ini dicapai melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan atau yang lebih dikenal dengan FLPP. Kontribusi kedua bank tersebut mendominasi pasar nasional dengan porsi mencapai sekitar 74 persen dari keseluruhan realisasi FLPP yang tercatat sebanyak 91.531 penerima manfaat.








