Berita Viral Terkini

Cara Pertamina Menjaga Pasokan Energi Nasional Lewat Budaya Keselamatan Kerja

Togar SiregarPublished 25 Jul 2026 - 13.022 Reads
Bagikan WhatsAppX
Cara Pertamina Menjaga Pasokan Energi Nasional Lewat Budaya Keselamatan Kerja
Ilustrasi Ekonomi. Foto: CNBC Indonesia - News.
A-A+

Menjaga ketahanan energi nasional sering kali diukur dari besarnya kapasitas kilang, volume produksi minyak, atau nilai investasi yang ditanamkan. Namun, di balik angka-angka megah tersebut, ada satu fondasi sunyi yang menentukan hidup matinya operasional raksasa energi Indonesia ini, yaitu aspek keselamatan kerja. PT Pertamina (Persero) menyadari betul bahwa ambisi bisnis yang besar tanpa diiringi sistem keselamatan yang kokoh hanyalah sebuah kerentanan. Oleh karena itu, perusahaan pelat merah ini memperkuat komitmen budaya Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) melalui gelaran HSSE Jambore I Tahun 2026 di Sungai Gerong, Palembang.

Langkah ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan sebuah penegasan strategi bisnis di tengah tantangan global yang kian rumit. Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, menjelaskan bahwa perkembangan teknologi dan ekspansi bisnis yang agresif menuntut Pertamina untuk memiliki sistem pertahanan internal yang andal. Baginya, HSSE adalah jangkar yang menjaga agar seluruh sistem besar penopang energi nasional ini tidak goyah. Ketika target perusahaan dikerek lebih tinggi, maka fondasi keselamatan dan keamanan operasional juga harus dibangun jauh lebih kokoh agar tidak runtuh di tengah jalan.

Menariknya, manajemen Pertamina tidak melihat HSSE sebagai beban regulasi atau sekadar daftar kepatuhan di atas kertas. HSSE diposisikan sebagai urat nadi yang memastikan seluruh rantai pasok energi鈥攎ulai dari hulu hingga hilir鈥攂erjalan secara konsisten dan aman. Simon juga mengungkapkan bahwa meskipun kinerja HSSE Pertamina menunjukkan tren yang positif sepanjang tahun ini, pencapaian tersebut tidak boleh membuat seluruh elemen perusahaan menjadi lengah. Dalam industri yang memiliki risiko tinggi seperti migas, kewaspadaan konstan adalah kunci utama untuk menghindari bencana operasional.

Also Read

Pemerintah Tetapkan Tarif Baru Layanan Hukum demi Lindungi UMKM dan Musisi

Untuk menjaga fokus tersebut, Simon menekankan pentingnya memegang prinsip kearifan lokal, yaitu "eling lan waspodo" atau senantiasa ingat dan waspada. Filosofi ini mengajarkan bahwa keberhasilan masa lalu tidak menjamin keselamatan hari ini jika kedisiplinan mulai kendor. Setiap pekerja di lingkungan Pertamina dituntut untuk selalu mengidentifikasi potensi bahaya sekecil apa pun dan tidak pernah meremehkan prosedur yang telah ditetapkan, demi menjaga keberlangsungan pasokan energi bagi ratusan juta rakyat Indonesia.

Di sisi lain, penguatan budaya keselamatan ini juga membutuhkan keteladanan nyata dari jajaran manajemen. Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, menyoroti pentingnya konsep kepemimpinan yang terlihat langsung di lapangan atau *visible leadership*. Menurutnya, seorang pemimpin tidak boleh hanya menerima laporan di balik meja, tetapi harus hadir langsung di area kerja, berdialog dengan para pekerja garis depan, dan memastikan mitigasi risiko berjalan efektif. Bahkan, pemimpin lapangan harus memiliki keberanian untuk menghentikan sementara proses pekerjaan jika mendeteksi adanya potensi bahaya yang mengancam keselamatan jiwa.

Also Read

Ketegangan Jalur Pelayaran Global Menjaga Harga Minyak di Dekat Level Seratus Dolar

Melalui ajang HSSE Jambore I 2026 yang mengusung tema "Energizing One Pertamina: Operational Capability Assurance", seluruh entitas di bawah Pertamina Group didorong untuk menyelaraskan standar keselamatan mereka. Kegiatan ini menjadi wadah krusial untuk meningkatkan kompetensi pekerja melalui pelatihan terstruktur dan sertifikasi yang diakui. Pada akhirnya, kedisiplinan dalam menerapkan protokol HSSE secara konsisten di setiap lini bisnis bukan hanya tentang melindungi aset perusahaan, melainkan jaminan utama bagi keberlanjutan energi nasional yang menjadi motor penggerak ekonomi Indonesia.

Berita Terbaru Lainnya

Paling Banyak Dibaca