Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/National

Daryono, Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Wahyu SuryaniDiterbitkan 17 Sep 2026 - 08.43 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Daryono, Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar
Foto/Ilustrasi: Media Indonesia
A-A+

Aktivitas seismik di kawasan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengalami peningkatan setelah puluhan gempa tercatat sejak Rabu (16/9). Sebagian guncangan dari rentetan lindu tersebut turut dirasakan oleh warga setempat.

Anggota Ikatan Ahli Bencana Indonesia (IABI), Daryono, menjelaskan bahwa aktivitas seismik tersebut masuk dalam kategori earthquake swarm atau gempa swarm. Pola ini ditandai dengan serangkaian gempa yang berulang di wilayah dan kurun waktu tertentu tanpa adanya gempa utama (mainshock) yang mendominasi secara nyata.

Daryono menegaskan bahwa kemunculan gempa swarm tidak berarti energi tektonik sedang dilepaskan seluruhnya ataupun menjadi indikasi mutlak akan datangnya peristiwa seismik berkekuatan besar.

Baca Juga

Bakom Beberkan Dua Skema Pemenuhan Listrik di 10.068 Dusun Pelosok

Bakom Beberkan Dua Skema Pemenuhan Listrik di 10.068 Dusun Pelosok

"Swarm bukan pertanda gempa besar. Tidak ada dasar ilmiah untuk menyatakan bahwa rangkaian tersebut pasti akan berujung pada gempa besar," ujar Daryono.

Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa di Pangalengan masih terjadi pada Kamis (17/9) pukul 04.59 WIB dengan magnitudo 2,6. Pusat gempa berada di darat pada koordinat 7,22 Lintang Selatan dan 107,60 Bujur Timur, berjarak sekitar 23 kilometer arah selatan Kabupaten Bandung, pada kedalaman tiga kilometer.

Secara geologis, Pangalengan terletak di Jawa Barat bagian selatan yang memiliki deformasi kerak bumi kompleks serta berdekatan dengan jalur aktif Sesar Garsela (Garut Selatan). Subduksi Lempeng Indo-Australia yang menghujam ke bawah Lempeng Eurasia atau Lempeng Sunda di selatan Jawa terus memicu akumulasi dan redistribusi tegangan, yang kemudian dilepaskan melalui pergerakan sesar aktif.

Baca Juga

Pencarian Terakhir Jurnalis Hilang di Selat Sunda, 24 Kapal Diterjunkan Sisir 8.500 Mil Laut

Pencarian Terakhir Jurnalis Hilang di Selat Sunda, 24 Kapal Diterjunkan Sisir 8.500 Mil Laut

Karakter gempa yang berkedalaman dangkal menyebabkan getaran terasa nyata di permukaan meski magnitudonya kecil. Selain pelepasan energi yang dekat dengan permukaan, kondisi lapisan tanah berupa sedimen atau material vulkanik lunak di kawasan tersebut dapat memperkuat resonansi getaran tanah pada frekuensi tertentu.

Menghadapi aktivitas getaran yang masih berlangsung, masyarakat diimbau untuk memeriksa kekuatan struktur bangunan rumah dan mengamankan perabot yang rawan jatuh. Warga juga diminta mengenali tempat perlindungan yang aman serta memahami langkah penyelamatan diri drop, cover, and hold on ketika guncangan terjadi.

Sumber: Media Indonesia

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BMKG

Berita Terbaru Lainnya

Bakom Beberkan Dua Skema Pemenuhan Listrik di 10.068 Dusun PelosokPencarian Terakhir Jurnalis Hilang di Selat Sunda, 24 Kapal Diterjunkan Sisir 8.500 Mil LautSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianSensasi Penumpang Lansia Jajal LRT Manggarai-Kelapa GadingBuruh Tuntut Upah 2027 Naik 9,5%!Bahlil Siapkan Aturan Larang Orang Kaya 'Minum' BBM SubsidiThe Fed Naikkan Suku Bunga 25 Bps, Masih Berpeluang Naik Lagi!Kejagung Siap Kawal Penegakan Hukum Dugaan Pelanggaran Beras Fortifikasi

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap