Layanan Light Rail Transit (LRT) rute Manggarai-Kelapa Gading resmi beroperasi mulai Rabu (16/9/2026). Jalur transportasi publik terbaru ini mulai melayani masyarakat setelah diresmikan secara langsung oleh Presiden Prabowo Subianto bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Kehadiran rute baru ini langsung dimanfaatkan dan mendapatkan sambutan positif dari kelompok pengguna lanjut usia (lansia). Penumpang lansia seperti Silvi (65) dan Lilis (66) mengaku sangat terbantu dengan beroperasinya LRT Manggarai-Kelapa Gading. Kehadiran moda ini dinilai memberikan kemudahan dalam menunjang kebutuhan mobilitas harian mereka di ibu kota.
Aksesibilitas dan Waktu Tempuh
Selain kemudahan mobilitas bagi lansia, aspek aksesibilitas armada LRT Manggarai-Kelapa Gading turut dirasakan oleh penyandang disabilitas. Perwakilan Tim Inklusi Disabilitas Kementerian Perhubungan, Catur Gusti Nugroho, turut menjajal moda transportasi tersebut di Stasiun LRT Manggarai.
Pramono Blak-blakan ke Prabowo Minta Bantuan Rute LRT Diperpanjang

Catur menilai fasilitas LRT yang disediakan sudah ramah dan mendukung kebutuhan penyandang disabilitas. Salah satu fasilitas yang sangat membantu pergerakan penumpang adalah ketersediaan ramp sekitar 10 cm. Ia mengungkapkan bahwa fasilitas tersebut sudah sangat mendukung dan membuat pengguna merasa terbantu. Selain itu, kenyamanan kursi dinilai cukup baik meski terasa sedikit keras.
Dari sisi kecepatan dan efisiensi mobilitas, Catur Gusti Nugroho menyebutkan bahwa waktu tempuh perjalanan menuju Stasiun Manggarai terbilang cepat, yakni berkisar antara 28 hingga 40 menit.
Izin 26 Perusahaan Pelaku Kebakaran Hutan Dibekukan, Dicabut Permanen?

Kebijakan Bebas Tarif Perjalanan
Untuk menyambut pengoperasian perdana, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan kebijakan khusus dengan membebaskan tarif perjalanan LRT Manggarai-Kelapa Gading selama delapan hari ke depan setelah peresmian.
Dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta pada Rabu (16/9/2026), Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengonfirmasi skema tarif tersebut bagi seluruh masyarakat. Pramono menyatakan bahwa usai diresmikan hingga delapan hari ke depan, tarif yang dibebankan kepada penumpang adalah gratis atau hanya 8 rupiah.






