Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasiKeuanganSainsEdukasiManajemenReligiBerita NasionalBerita DaerahBerita BudayaHukum & KriminalBeritaKetenagakerjaanPertanianEkonomi dan BisnisEkonomi & BisnisPopuler
Beranda/Ekonomi

DBS Insights Forum 2026, Pelaku Pasar Tetap Optimistis Hadapi Dinamika Ekonomi Indonesia

Bambang HandayaniDiterbitkan 31 Jul 2026 - 12.10 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
DBS Insights Forum 2026, Pelaku Pasar Tetap Optimistis Hadapi Dinamika Ekonomi Indonesia
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Forum diskusi DBS Insights Forum 2026 kembali diselenggarakan sebagai ajang penting bagi para pelaku pasar untuk menakar prospek ekonomi, arah kebijakan pemerintah, serta strategi investasi yang relevan di Indonesia, khususnya untuk semester kedua tahun 2026. Mengusung tema besar mengenai lanskap dunia yang multipolar, forum ini secara khusus mempertemukan berbagai pakar di bidang geopolitik, hubungan internasional, hingga para ahli investasi. Di tengah berbagai dinamika dan ketidakpastian global yang masih membayangi, para pelaku pasar terpantau tetap memelihara optimisme yang tinggi terhadap ketahanan ekonomi nasional. Optimisme tersebut didukung oleh keyakinan bahwa Indonesia dibangun di atas fondasi domestik yang sangat kuat dan mampu menghadapi berbagai tantangan eksternal.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasi
Dalam salah satu sesi diskusi yang secara khusus bertajuk "Indonesia: Built on Strong Fundamentals", Executive Director Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya, membagikan pandangannya secara mendalam mengenai arah kebijakan pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Menurut Yunarto, Presiden Prabowo tampaknya berupaya keras untuk menyeimbangkan dua arah kebijakan sekaligus. Di satu sisi, pemerintah berfokus memperkuat kebijakan domestik demi mengedepankan kepentingan nasional, namun di sisi lain tetap berusaha menarik aliran investasi asing ke dalam negeri. Upaya penyeimbangan tersebut tecermin dari langkah penerapan beberapa kebijakan pengendalian modal atau capital control, seperti DSI. Lebih lanjut, Yunarto juga menilai bahwa pendekatan Presiden Prabowo dalam hal pengelolaan sumber daya alam serta upaya reindustrialisasi memiliki sejumlah kemiripan dengan kebijakan proteksionis yang pernah diterapkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump, meskipun penerapannya berada dalam skala yang berbeda.

Dari sudut pandang perbankan, Head of Market Intelligence PT Bank DBS Indonesia, Boy Suhendry, menegaskan bahwa Indonesia masih memiliki sejumlah faktor fundamental yang sangat kokoh untuk menjaga rasa optimis di kalangan pelaku pasar maupun investor. Beberapa faktor penopang utama tersebut meliputi ketersediaan sumber daya alam yang melimpah ruah, tingkat konsumsi domestik yang tetap tinggi dan stabil, keberadaan bonus demografi yang sedang berlangsung, hingga keberlanjutan program hilirisasi industri. Sebagai salah satu negara produsen nikel terbesar di dunia, Indonesia juga dinilai berada dalam posisi yang sangat strategis untuk memetik keuntungan maksimal dari melonjaknya kebutuhan bahan baku bagi industri kecerdasan buatan dan pusat data global. Dengan latar belakang fundamental yang solid tersebut, Bank DBS Indonesia menyatakan tetap optimistis terhadap prospek ekonomi Indonesia dalam jangka menengah, terlebih lagi dengan capaian pertumbuhan ekonomi nasional yang saat ini masih mampu bertahan dengan baik di kisaran 5%.

Baca Juga

Dominasi Pria di Pasar Kripto Indonesia dan Tingginya Kesadaran Risiko Investor Perempuan

Dominasi Pria di Pasar Kripto Indonesia dan Tingginya Kesadaran Risiko Investor Perempuan

Kendati memiliki fondasi ekonomi yang kuat, tantangan nyata di pasar keuangan tidak dapat diabaikan begitu saja oleh para investor. Investment Director PT Trimegah Asset Management, Darma Yudha, mengungkapkan pandangannya bahwa periode belakangan ini merupakan salah satu masa yang paling berat dan menantang bagi pasar modal sejak terjadinya krisis finansial pada tahun 2008 silam. Meski dihadapkan pada situasi yang sulit, tetap terdapat sentimen positif bagi pasar surat utang setelah lembaga pemeringkat internasional S&P Global Ratings memutuskan untuk mempertahankan peringkat kredit Indonesia. Langkah pemeringkatan ini dinilai memberikan angin segar bagi pasar obligasi di dalam negeri. Untuk menghadapi situasi pasar yang masih penuh dengan ketidakpastian tersebut, pihak Trimegah Asset Management menyarankan agar para investor mengambil langkah aman dengan memperbesar porsi alokasi investasi mereka pada instrumen obligasi berdurasi pendek guna meminimalisasi risiko portofolio.

Sementara itu, di sektor pasar saham, peluang investasi dinilai masih terbuka cukup lebar bagi para pemodal yang jeli melihat potensi. Director PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen, Edi Kusnadi, menjelaskan bahwa Bursa Efek Indonesia (BEI) saat ini masih menawarkan banyak pilihan saham dengan valuasi yang tergolong murah. Menariknya, meskipun valuasinya terjangkau, saham-saham tersebut masih memiliki fundamental perusahaan yang sangat solid dan menjanjikan. Untuk menyikapi kondisi pasar yang berfluktuasi saat ini, Batavia Prosperindo Aset Manajemen secara khusus merekomendasikan para investor untuk mulai melirik sektor-sektor yang terbilang cukup defensif. Sektor seperti konsumer dan perawatan kesehatan (healthcare) dinilai cenderung lebih stabil dan tahan banting dalam menghadapi berbagai dinamika ekonomi maupun gejolak pasar.

Baca Juga

IHSG Bangkit Usai Melemah Enam Hari Beruntun, Asing Catat Beli Bersih Rp262 Miliar

IHSG Bangkit Usai Melemah Enam Hari Beruntun, Asing Catat Beli Bersih Rp262 Miliar

Di tengah peran aktifnya dalam memfasilitasi diskusi ekonomi yang komprehensif bagi para nasabah dan pelaku pasar melalui acara seperti DBS Insights Forum 2026, PT Bank DBS Indonesia juga terus memperkokoh posisinya sebagai salah satu institusi terkemuka di industri keuangan. Keberhasilan dalam memberikan layanan dan wawasan investasi tersebut dibuktikan dengan pencapaian prestasi di tingkat regional. Baru-baru ini, bank tersebut berhasil meraih sejumlah penghargaan bergengsi, di antaranya adalah penghargaan Indonesia's Best Private Bank 2026 yang diberikan oleh publikasi FinanceAsia. Selain itu, Bank DBS Indonesia juga dianugerahi predikat Best Priority Banking Experience 2026 dari Asian Banking & Finance, serta mendapatkan penghargaan Best Wealth Manager Highly Commended yang diserahkan oleh The Asset.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

investasiEkonomi IndonesiaPasar ModalBank DBS IndonesiaDBS Insights Forum 2026

Berita Terbaru Lainnya

Dominasi Pria di Pasar Kripto Indonesia dan Tingginya Kesadaran Risiko Investor PerempuanIHSG Bangkit Usai Melemah Enam Hari Beruntun, Asing Catat Beli Bersih Rp262 MiliarRugi Bersih AirAsia Indonesia Membengkak Jadi Rp 1,45 Triliun pada Semester I-2026Wakil Presiden Gibran Tinjau Pabrik Motor Listrik di Banten, Dorong Sinergi Pendidikan dan IndustriKasus Dugaan Pengeroyokan, Mantan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Nyumarno Ditahan di Lapas CikarangWarga Inggris Gunakan Tabungan untuk Bertahan di Tengah Lonjakan Harga Energi dan Perang Timur TengahHarga Resmi BBM di SPBU Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo Berlaku 31 Juli 2026Pemerintah Terapkan BBM Biosolar B50, Harga Subsidi Dipatok Rp6.800 Per Liter

Paling Banyak Dibaca

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

Olahraga

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

Teknologi

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

25 Jul 2026

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

Politik

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  2. 2Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
  3. 3Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBAOlahraga 路 25 Jul 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid CloudTeknologi 路 25 Jul 2026
Keuangan
Sains
Edukasi
Manajemen
Religi
Berita Nasional
Berita Daerah
Berita Budaya
Hukum & Kriminal
Berita
Ketenagakerjaan
Pertanian
Ekonomi dan Bisnis
Ekonomi & Bisnis

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap