Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiPendidikanBusinessNationalPopuler
Beranda/Pendidikan

Duduk Perkara KPK Ungkap 73 Kuota Mahasiswa Mandiri Dijual Rektor Unsoed dari FK hingga FH

Bambang HandayaniDiterbitkan 22 Agu 2026 - 06.17 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Duduk Perkara KPK Ungkap 73 Kuota Mahasiswa Mandiri Dijual Rektor Unsoed dari FK hingga FH
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Praktik penyimpangan seleksi perguruan tinggi negeri kembali menjadi sorotan publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Akhmad Sodiq, sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan gratifikasi. Dalam pengusutan kasus ini, KPK mengungkap bahwa puluhan kursi penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri tahun 2026 diduga telah disiapkan secara khusus untuk diperjualbelikan kepada pihak tertentu dengan imbalan sejumlah uang.

Penyelidikan lembaga antirasuah menemukan bahwa dari total perkiraan kuota sekitar 245 mahasiswa pada jalur mandiri di Unsoed, sebanyak 73 kursi telah diatur oleh pihak pimpinan universitas untuk dikomersialisasikan. Penjualan kuota tersebut menjangkau sejumlah fakultas bergengsi, di antaranya Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Hukum (FH), hingga Fakultas Perikanan. Padahal, Unsoed secara resmi menyelenggarakan penerimaan mahasiswa baru melalui tiga mekanisme reguler, yakni Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan jalur Mandiri.

Dalam skema resmi jalur mandiri, mahasiswa yang diterima semestinya hanya dikenai kewajiban finansial sesuai regulasi, seperti Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan Iuran Pengembangan Institusi (IPI). Sebagai contoh di Fakultas Kedokteran Unsoed, besaran UKT berada pada rentang Rp 7,1 juta hingga Rp 17 juta, sementara tarif IPI berkisar antara Rp 100 juta untuk kategori 1 hingga Rp 260 juta untuk kategori 4. Namun, para tersangka justru menyalahgunakan wewenang penerimaan ini demi mengumpulkan setoran uang ilegal di luar ketentuan resmi universitas.

Baca Juga

Pendaftaran KIP Kuliah 2026 Dibuka, Simak Jadwal SNBP, Syarat, dan Besaran Bantuannya

Pendaftaran KIP Kuliah 2026 Dibuka, Simak Jadwal SNBP, Syarat, dan Besaran Bantuannya

Berdasarkan telaah perkara, KPK memetakan perbuatan korupsi yang melibatkan Akhmad Sodiq ke dalam tiga klaster utama. Klaster pertama menyangkut Wakil Rektor III Unsoed, Norman Arie Prayoga, yang dengan sepengetahuan Akhmad Sodiq meminta uang sebesar Rp 650 juta kepada orang tua calon mahasiswa demi meloloskan anaknya ke Fakultas Kedokteran. Ketika calon mahasiswa tersebut dinyatakan tidak lolos seleksi dan orang tuanya menuntut pengembalian dana yang telah terpakai, Norman meminjam uang dari pihak swasta dan melunasinya lewat kompensasi pemberian tiga paket proyek di lingkungan Unsoed.

Adapun klaster kedua mencakup penerimaan gratifikasi terkait proses seleksi mahasiswa baru dengan nilai mencapai Rp 680 juta. Pada klaster ketiga, Kepala Bagian Akademik Unsoed, Eko Sumanto, mengumpulkan dana senilai Rp 1,12 miliar dari pengepul atau perantara calon mahasiswa baru dengan sepengetahuan rektor. Melalui ketiga skema tersebut, perputaran uang haram mengalir di balik proses penyaringan calon mahasiswa mandiri.

Baca Juga

KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Dugaan Korupsi Rektor Unsoed ke Arah TPPU

KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Dugaan Korupsi Rektor Unsoed ke Arah TPPU

Atas temuan tersebut, KPK resmi menetapkan total enam orang tersangka. Selain Rektor Akhmad Sodiq, Wakil Rektor III Norman Arie Prayoga, dan Kepala Bagian Akademik Eko Sumanto dari pihak internal kampus, terdapat tiga pihak swasta yang turut dijerat, yakni Dian Mulia Wardhana, Adhi Wiharto, dan Mulyono. Para tersangka disangkakan melanggar Pasal 12 huruf e atau Pasal 12 B Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 20 huruf (c) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KPK

Berita Terbaru Lainnya

Pendaftaran KIP Kuliah 2026 Dibuka, Simak Jadwal SNBP, Syarat, dan Besaran BantuannyaSiap Mengudara, Ini Penampakan 50 Helikopter Listrik Buatan Anak BangsaKPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Dugaan Korupsi Rektor Unsoed ke Arah TPPUAda Kecelakaan Truk dan Kontainer, KM 86-85 Tol Cipularang Arah Jakarta PadatAndre Rosiade Usul Bypass Bukittinggi Jadi Solusi Polemik Tol dan Flyover SumbarIHSG Happy Weekend, Ditutup Naik 0,37% ke Level 6.525Persaingan Perbankan Makin Sengit, Asbanda Ingin BPD Lebih KompetitifBudiawansyah Mundur dari Kursi Direksi Vale Indonesia (INCO), Ini Penjelasan dan Rekam Jejaknya

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

RMIT Dorong Industri Game Indonesia Naik Kelas di Tengah Potensi 153 Juta Pemain

Teknologi

RMIT Dorong Industri Game Indonesia Naik Kelas di Tengah Potensi 153 Juta Pemain

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  3. 3Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiPendidikanBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap