Arus ekspor untuk komoditas nikel asal Indonesia dilaporkan mengalami hambatan dalam beberapa waktu terakhir. Menanggapi situasi ini, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, akhirnya buka suara untuk memberikan penjelasan mengenai kendala yang terjadi. Masalah utama yang mengganggu kelancaran ekspor sejumlah produk nikel dari dalam negeri ini dipicu oleh adanya kandungan Logam Tanah Jarang (LTJ) di dalam produk ekspor tersebut. Logam Tanah Jarang ini terdeteksi sebagai mineral ikutan yang masih terkandung di dalam produk olahan mineral yang hendak dikirim ke luar negeri.








