Sebanyak 200 rumah warga di RW 22 Kelurahan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, terendam banjir rob dengan ketinggian air mencapai 40 hingga 60 sentimeter pada Rabu dini hari. Peristiwa ini dipicu oleh fenomena supermoon yang menyebabkan kenaikan permukaan air laut hingga membanjiri pemukiman warga. Kejadian tersebut mempertegas urgensi penanganan banjir rob di pesisir utara jawa yang membutuhkan kesiapan jangka pendek serta percepatan pembangunan infrastruktur pelindung.
Selain kawasan pemukiman di Pluit, luapan air laut juga merendam beberapa ruas jalan di Muara Angke. Pada Selasa, 4 Desember 2025, genangan setinggi 40 sentimeter terpantau di Jalan RE Martadinata, tepat di depan Jakarta International Stadium (JIS), Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok. Dampak banjir pesisir ini pun meluas hingga ke wilayah Kepulauan Seribu. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 13 RT terdampak, dengan ketinggian air berkisar antara 10 hingga 30 sentimeter di Kelurahan Pulau Harapan dan Kelurahan Pulau Pari. Sementara di Kelurahan Pulau Untung Jawa, air setinggi 10 hingga 15 sentimeter menggenangi Jalan Magit, Jalan Elbok, area depan Puskesmas, serta jalan di samping lapangan futsal.
Guna merespons situasi darurat ini, petugas dari Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Utara langsung mengerahkan dua unit pompa mobile dan satu pompa apung untuk menyedot genangan di Jalan RE Martadinata. Langkah cepat ini mendesak dilakukan mengingat BPBD telah mengeluarkan peringatan banjir rob untuk wilayah Jakarta Utara yang aktif hingga 10 Desember 2025. Puncak banjir rob sendiri diperkirakan oleh Gubernur Pramono Anung terjadi pada 5 Desember pukul 09.00 WIB. Selain pasang laut, tantangan akan bertambah dengan adanya prediksi hujan berintensitas tinggi pada pekan kedua Desember.
Waskita Karya Percepat Restrukturisasi dan Perkuat Fokus Bisnis Jalan Tol

Untuk jangka panjang, penanganan banjir rob di pesisir utara jawa bertumpu pada pembangunan tanggul laut. Di Jakarta, pemerintah diwajibkan membangun tanggul National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) sepanjang 28,2 kilometer. Hingga kini, tanggul yang sudah berhasil terbangun baru mencapai 11,8 kilometer. Selain pembangunan tanggul baru, perbaikan infrastruktur yang rusak juga menjadi prioritas. Salah satunya adalah penambalan kebocoran tanggul Muara Baru di kawasan Nizam Zachman yang berada di bawah kewenangan Pelindo. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membantu proses penambalan tanggul bocor tersebut pada tahun 2026 mendatang.
Upaya perlindungan pesisir ini juga berjalan di luar wilayah Jakarta. Di Jawa Barat, Kementerian Pekerjaan Umum telah membangun struktur pengaman pantai sepanjang 500 meter di Kabupaten Indramayu. Para pekerja memasang beton pengaman pantai di Desa Eretan Kulon untuk menahan laju abrasi dan luapan air laut. Keberadaan tanggul beton ini diharapkan dapat meminimalkan ancaman banjir rob yang kerap menghantui warga setempat.
Pemerintah Matangkan Skema Pemindahan ASN ke Ibu Kota Nusantara Tahap Pertama

Meskipun berbagai proyek pertahanan pesisir terus diupayakan, ancaman banjir rob diperkirakan belum akan mereda sepenuhnya dalam waktu dekat. Di Kelurahan Pluit, banjir rob diprediksi masih berpotensi terjadi hingga 31 Mei 2025. Keterbatasan panjang tanggul yang belum terbangun sepenuhnya serta dinamika alam menjadi batasan yang menuntut kesiapsiagaan terus-menerus dari warga dan pemerintah daerah.






