Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/News

Gempa Kepulauan Seribu M 5,9 Akibat Aktivitas Intraslab, Mengapa Getarannya Terasa Sangat Luas?

Rimba NainggolanDiterbitkan 13 Sep 2026 - 07.05 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Gempa Kepulauan Seribu M 5,9 Akibat Aktivitas Intraslab, Mengapa Getarannya Terasa Sangat Luas?
Foto/Ilustrasi: Liputan6
A-A+

Peristiwa gempa bumi dengan Magnitudo 5,9 mengguncang kawasan Kepulauan Seribu pada Sabtu (12/9/2026). Meskipun pusat gempa berada di wilayah perairan Laut Jawa di sebelah utara Jakarta, getaran seismiknya dilaporkan merambat hingga bentang wilayah yang sangat luas, mulai dari Sumatra, Kalimantan, hingga Jawa Bagian Timur. Bahkan, getaran gempa tercatat dirasakan lebih awal dan lebih kuat di kawasan Jawa bagian selatan, seperti di Sukabumi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan bahwa peristiwa seismik ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami dan tidak menyebabkan kerusakan struktural pada bangunan. Karakteristik rambatan gelombang yang unik dan jangkauan getaran yang luas tersebut berkaitan erat dengan fenomena gempa bumi dalam (deep focus) serta dinamika deformasi batuan intraslab di dalam lempeng bumi.

Apa Penyebab dan Karakteristik Gempa Intraslab Kepulauan Seribu?

Berdasarkan data parameter seismisitas, lokasi episenter di permukaan dan kedalaman hiposenternya menunjukkan bahwa peristiwa ini merupakan gempa bumi dalam akibat aktivitas intraslab. Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menjelaskan bahwa gempa ini tidak bersumber dari aktivitas sesar aktif di lapisan kerak bumi dangkal.

Pemicu utama gempa adalah patahnya batuan pada slab Lempeng Samudra Australia yang telah menunjam jauh ke bawah Laut Jawa hingga menyentuh kedalaman 358 kilometer. Proses deformasi batuan di bagian dalam lempeng yang tersubduksi tersebut secara ilmiah dikategorikan sebagai peristiwa intraslab.

Baca Juga

LRT Jabodebek Ingatkan Sejumlah Larangan bagi Penumpang

LRT Jabodebek Ingatkan Sejumlah Larangan bagi Penumpang

Selain itu, hasil analisis mekanisme sumber yang dilakukan BMKG mengonfirmasi bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser turun (oblique normal slip). Pelepasan energi regangan di kedalaman ratusan kilometer ini menjadi ciri khas dari gempa intraslab dalam.

Mengapa Getaran Merambat Jauh dan Lebih Terasa di Jawa Bagian Selatan?

Kendati episenter permukaan berada di Laut Jawa di utara Jakarta, getaran gempa justru dirasakan lebih awal dan lebih nyata di wilayah Jawa bagian selatan seperti Sukabumi. Fenomena ini dijelaskan oleh Daryono terkait sifat medium rambat gelombang seismik di bawah permukaan.

Menurut Daryono, gelombang seismik merambat paling efisien melalui medium slab lempeng bumi yang padat dan homogen menuju ke arah selatan sebelum menyebar naik ke permukaan tanah. Sifat fisik slab batuan yang padat tersebut memfasilitasi penjalaran energi seismik dengan resistansi redaman yang lebih rendah dibandingkan medium batuan di sekitarnya.

Faktor kedalaman hiposenter yang melebihi 300 kilometer (deep focus) juga membuat spektrum atenuasi gelombang melemah secara bertahap dan perlahan. Pelemahan energi yang berjalan lambat ini memungkinkan gelombang seismik mempertahankan energi getarannya melintasi bentang geografis yang sangat lebar, mencakup wilayah Sumatra, Jawa Bagian Timur, hingga Kalimantan.

Baca Juga

Petunjuk Polisi Ungkap Dugaan Pengeroyokan Bambang Pejompongan

Petunjuk Polisi Ungkap Dugaan Pengeroyokan Bambang Pejompongan

Apakah Gempa Ini Berpotensi Tsunami dan Menimbulkan Kerusakan Bangunan?

BMKG menegaskan bahwa gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,9 di kedalaman 358 kilometer ini tidak memiliki potensi memicu gelombang tsunami. Kedalaman hiposenter yang sangat dalam di bawah Laut Jawa tidak menyebabkan dislokasi vertikal dasar laut yang mampu memindahkan volume air secara masif.

Selain bebas dari potensi tsunami, gempa ini juga tidak berpotensi menimbulkan kerusakan struktural pada bangunan. Jarak rambat yang sangat jauh dari kedalaman lebih dari 300 kilometer menuju daratan membuat energi gelombang mengalami pelepasan atau disipasi secara bertahap di sepanjang medium jalurnya.

Daryono menambahkan, kendati area jangkauan getarannya sangat lebar hingga lintas pulau, energi seismik yang tiba di permukaan tanah sudah mengalami disipasi sehingga amplitudo guncangan yang dirasakan masyarakat tidak berdaya rusak bagi infrastruktur dan bangunan.

Sumber: Liputan6

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BMKGKepulauan SeribuGempa Bumi

Berita Terbaru Lainnya

Kondisi Darurat Ancam Satu Dunia, Komandan Militer Langsung DipecatLRT Jabodebek Ingatkan Sejumlah Larangan bagi PenumpangPengeroyokan Bambang Setiyawan, 3 Tersangka Ditangkap, Ini MotifnyaPetunjuk Polisi Ungkap Dugaan Pengeroyokan Bambang PejomponganPolda Metro Ungkap Dugaan Pendanaan Kerusuhan Demo 27 AgustusKebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup TotalBMKG Catat 14.993 Gempa Susulan Guncang Flores Sejak 15 AgustusKP Sanjaya Sisir Perairan Anak Krakatau Cari Rombongan Jurnalis yang Hilang Kontak

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap