Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanPendidikanBusinessPopuler
Beranda/Teknologi

Gugatan Rp22.900 Triliun terhadap Meta, Memahami Kasus Induk Facebook dan Instagram

Yolanda TobanDiterbitkan 20 Agu 2026 - 06.18 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Gugatan Rp22.900 Triliun terhadap Meta, Memahami Kasus Induk Facebook dan Instagram
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Sidang dengar pendapat yang dimulai pada 18 Agustus 2026 di pengadilan federal Oakland, California, menandai babak baru bagi Meta. Perusahaan induk Facebook dan Instagram ini menghadapi gugatan perlindungan konsumen terbesar dalam sejarah Amerika Serikat. Sebanyak 29 negara bagian yang dipimpin oleh California, Colorado, Kentucky, dan New Jersey, menuntut pertanggungjawaban raksasa media sosial tersebut atas berbagai tuduhan terkait dampak platform mereka terhadap generasi muda.

Untuk memahami esensi dan dampak dari kasus hukum berskala masif ini, berikut adalah glosarium istilah dan poin penting terkait gugatan terhadap Meta.

Gugatan Rp22.900 Triliun

Angka ini merujuk pada estimasi awal potensi denda sebesar US$1,4 triliun atau sekitar Rp22.900 triliun yang diajukan oleh empat negara bagian penggugat. Perhitungan tersebut didasarkan pada jumlah remaja di wilayah mereka yang menggunakan Instagram dan Facebook lebih dari 30 menit per hari. Proyeksi denda ini belakangan dipangkas menjadi sekitar US$200 miliar atau sekitar Rp3.270 triliun, jumlah yang kurang lebih setara dengan total pendapatan Meta sepanjang tahun 2025.

Kecanduan dan Privasi Anak

Baca Juga

Bank Indonesia Salurkan Likuiditas Rp 446,5 Triliun ke Perbankan pada Awal Agustus 2026

Bank Indonesia Salurkan Likuiditas Rp 446,5 Triliun ke Perbankan pada Awal Agustus 2026

Tuduhan utama dalam gugatan ini menyebutkan bahwa Meta secara sengaja merancang fitur-fitur platformnya untuk membuat anak-anak kecanduan, menyesatkan publik mengenai bahaya produknya, serta melanggar privasi anak. Kasus ini muncul menyusul preseden pada Maret lalu, ketika pengadilan di Los Angeles mewajibkan Meta dan Google membayar ganti rugi kepada seorang perempuan berusia 20 tahun yang dinilai dirugikan akibat kecanduan media sosial.

Tobacco Moment

Istilah ini digunakan oleh Jaksa Agung California, Rob Bonta, untuk membandingkan kasus Meta dengan industri tembakau. Analogi ini merujuk pada kesepakatan tahun 1998 ketika industri tembakau setuju membayar lebih dari US$200 miliar selama 25 tahun. Meta menolak keras perbandingan ini dan membantah bahwa produknya berbahaya. Meta berargumen bahwa Facebook dan Instagram justru memberi manfaat bagi kalangan muda, serta mempertanyakan mengapa YouTube dan TikTok tidak disasar meski tingkat penggunaannya di kalangan remaja lebih tinggi.

Infinite Scroll dan Kekhawatiran Investor

Baca Juga

Rupiah Menguat ke Rp17.825 Usai BI Tahan Suku Bunga

Rupiah Menguat ke Rp17.825 Usai BI Tahan Suku Bunga

Terkait respons pasar, analis dari D.A. Davidson, Gil Luria, menilai bahwa beban pembuktian atas tuduhan penipuan dalam kasus ini cukup tinggi. Di sisi lain, kekhawatiran investor lebih tertuju pada kemungkinan perubahan operasional yang bisa dipaksakan jika Meta kalah, seperti keharusan memodifikasi fitur infinite scroll atau gulir tanpa batas.

Section 230 Communications Act

Sebagai langkah hukum, Meta masih memiliki ruang untuk mengajukan banding dengan berlindung di balik perlindungan Section 230 Communications Act. Terkait esensi kasus, pengamat dari Berkeley Centre for Law & Technology, Vincent Joralemon, menilai bahwa pertanyaan utamanya adalah apakah Meta terbukti menipu publik. Sementara itu, pakar hukum dari Emory University, Matthew Lawrence, mencatat bahwa kesepakatan denda besar di Amerika Serikat memiliki rekam jejak yang mampu meredam dampak buruk sebuah industri, namun belum berhasil benar-benar menghilangkannya.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

gugatan hukum

Berita Terbaru Lainnya

Polri dan FBI Bongkar Sindikat Penipuan Email Bisnis dengan Kerugian Rp6,3 MiliarGugatan Praperadilan Febrie Adriansyah Terhadap Kejaksaan Agung Terkait Kasus Pencucian UangAlokasi 6.801,99 Ton Beras Bapanas untuk Warga Terdampak Bencana di NTTDirektur PR Dior Mathilde Favier Tewas Kecelakaan, Jisoo Blackpink BerdukaStrategi Kementerian Keuangan Penuhi Kebutuhan Pembiayaan APBN 2027Rupiah Menguat ke Rp17.840 per Dolar AS usai BI Rate Bertahan di 5,75%Pemanfaatan Limbah Batang Sorgum Menjadi Arang dan Briket Bernilai EkonomiKementerian Kesehatan Peringatkan Bahaya Penyakit Tidak Menular Akibat Kurang Bergerak

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

RMIT Dorong Industri Game Indonesia Naik Kelas di Tengah Potensi 153 Juta Pemain

Teknologi

RMIT Dorong Industri Game Indonesia Naik Kelas di Tengah Potensi 153 Juta Pemain

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  3. 3Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanPendidikanBusiness

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap