Harga emas global per troy ons terus menunjukkan tren kenaikan yang signifikan sepanjang tahun ini, bahkan berulang kali memecahkan rekor tertinggi dalam sejarah perdagangan komoditas. Lonjakan harga ini dipicu oleh kombinasi ketidakpastian geopolitik global, ekspektasi kebijakan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat, serta aksi borong emas yang dilakukan oleh sejumlah bank sentral di berbagai negara. Bagi para investor, emas kembali membuktikan perannya sebagai aset pelindung nilai (safe haven) yang paling diandalkan di tengah situasi ekonomi dunia yang tidak menentu.
Sebagai informasi dasar bagi pelaku pasar domestik, satu troy ons setara dengan sekitar 31,1 gram. Pergerakan harga emas dalam satuan troy ons di pasar spot internasional secara langsung mendikte pergerakan harga emas batangan di dalam negeri, termasuk harga yang dirilis oleh PT Aneka Tambang (Antam). Ketika harga emas global menembus level psikologis baru di atas 2.300 dolar AS per troy ons, harga eceran emas di Indonesia juga mengalami penyesuaian hingga mencapai rekor tertinggi baru per gramnya.








