Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Harga Minyak Dunia Anjlok 7 Persen ke Level Terendah Sejak 13 Juli Usai Spekulasi Konflik AS-Iran

Wahyu SuryaniDiterbitkan 4 Agu 2026 - 13.10 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Harga Minyak Dunia Anjlok 7 Persen ke Level Terendah Sejak 13 Juli Usai Spekulasi Konflik AS-Iran
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Pasar energi global mengalami guncangan signifikan pada perdagangan Senin (3/8) setelah harga minyak mentah dunia anjlok sekitar 7 persen. Penurunan tajam ini membawa harga acuan minyak ke level terendah dalam tiga pekan terakhir. Gejolak harga tersebut dipicu oleh berkembangnya wacana geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, terutama terkait penundaan aksi militer oleh AS yang memunculkan spekulasi tercapainya kesepakatan dalam waktu dekat untuk mengakhiri konflik.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Penurunan harga minyak mentah terjadi secara signifikan di dua acuan utama dunia. Kontrak berjangka minyak mentah jenis Brent untuk pengiriman terdekat merosot sebesar USD 6,35 atau sekitar 7 persen hingga ditutup pada level USD 83,77 per barel. Posisi penutupan Brent pada perdagangan Senin tersebut menjadi level terendah sejak 13 Juli. Sementara itu, untuk harga Brent kontrak Oktober, tercatat mengalami penurunan sebesar 4,7 persen jika dibandingkan dengan posisi penutupan kontrak Oktober pada perdagangan hari Jumat sebelumnya. Tekanan serupa menimpa minyak mentah standar AS, West Texas Intermediate (WTI), yang terkoreksi sebesar USD 4,33 atau 5,1 persen sehingga ditutup di level USD 80,34 per barel. Melemahnya pasar komoditas utama ini juga berdampak pada pasar bahan bakar olahan, di mana harga bensin dan diesel di AS ikut tertekan dan melemah sekitar 5 persen sepanjang perdagangan Senin.

Baca Juga

Status Hukum Orang Tua Sambung dan Anak dalam Keluarga Campuran di Indonesia

Status Hukum Orang Tua Sambung dan Anak dalam Keluarga Campuran di Indonesia

Faktor utama yang menggerakkan pergerakan pasar ini adalah pernyataan dari Presiden AS Donald Trump. Trump memutuskan untuk menunda serangan baru terhadap Iran demi membuka peluang tercapainya kesepakatan dalam waktu dekat. Dalam keterangannya, Trump mengeklaim bahwa pembicaraan antara AS dan Iran sedang berlangsung dan ia mengeklaim akan ada pembicaraan pada sore hari. Klaim perundingan tersebut dijadikan oleh Trump sebagai alasan resmi untuk membatalkan serangan militer. Selain mendesak pembentukan kesepakatan, Trump melontarkan peringatan keras bahwa Iran menghadapi risiko pemenggalan kepemimpinan apabila negara tersebut tidak menyetujui kesepakatan untuk mengakhiri konflik.

Namun demikian, pernyataan yang disampaikan pihak AS tersebut dibantah secara tegas oleh pemerintah Iran pada Senin (3/8). Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, membantah klaim Trump mengenai keberadaan negosiasi maupun rencana perundingan. Baghaei menegaskan bahwa tidak ada komunikasi yang sedang berlangsung antara Iran dan AS, serta tidak ada agenda pertemuan yang dijadwalkan di antara kedua negara. Lebih lanjut, pihak Iran menyatakan bahwa tidak ada rencana untuk menerima kunjungan delegasi asing maupun mengirim negosiator Iran ke luar negeri dalam beberapa hari mendatang.

Baca Juga

Pertemuan Presiden Prabowo dan PM Thailand di Istana Merdeka Bahas Pertahanan hingga Investasi

Pertemuan Presiden Prabowo dan PM Thailand di Istana Merdeka Bahas Pertahanan hingga Investasi

Perbedaan pernyataan yang sangat tajam antara AS dan Iran ini memicu reaksi dan penilaian dari para pengamat pasar. Analis dari Ritterbusch menilai bahwa penurunan tajam harga minyak pada perdagangan tersebut tampaknya merupakan bentuk reaksi berlebihan dari pasar terhadap komentar Trump yang menyebutkan bahwa kesepakatan dengan Iran sudah dekat. Di sisi lain, selain isu geopolitik yang berkembang, Trump juga kembali mendesak perusahaan-perusahaan minyak untuk segera menurunkan harga bensin bagi konsumen di AS. Dalam kesempatan tersebut, Trump turut melayangkan kritik tajam kepada dua raksasa energi AS, yaitu Chevron dan Exxon Mobil, karena dinilai telah meraup keuntungan yang terlalu besar.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Donald TrumpAmerika Serikatharga minyakminyak mentahIran

Berita Terbaru Lainnya

BPS Catat Kenaikan Harga Beras Premium di Penggilingan Mencapai 10 PersenDeflasi Indonesia Sentuh 0,14 Persen pada Juli 2026 Didorong Penurunan Harga PanganKemenkeu Siapkan Anggaran Sisa DBH Rp70 Triliun, Penyaluran Tunggu Keputusan PresidenPrabowo Kenang Masa Muda Bersama Raja Thailand Saat Terima Kunjungan PM AnutinMerespons Maraknya OTT Kepala Daerah, Golkar Soroti Pendidikan dan Ongkos PolitikIndonesia dan Thailand Sepakat Dorong ASEAN Selesaikan Krisis MyanmarStatus Hukum Orang Tua Sambung dan Anak dalam Keluarga Campuran di IndonesiaPertemuan Presiden Prabowo dan PM Thailand di Istana Merdeka Bahas Pertahanan hingga Investasi

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

Hukum & Kriminal

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  4. 4Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
  5. 5Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai KeluhanBerita 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap