Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Politik

Indonesia dan Thailand Sepakat Dorong ASEAN Selesaikan Krisis Myanmar

Ding Anyi ApuiDiterbitkan 4 Agu 2026 - 13.40 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Indonesia dan Thailand Sepakat Dorong ASEAN Selesaikan Krisis Myanmar
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Pertemuan bilateral antara Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 3 Agustus 2026, menghasilkan kesepakatan penting terkait isu-isu regional dan global. Fokus utama dalam pembahasan kedua pemimpin negara ini mengarah pada krisis politik dan kemanusiaan di Myanmar yang dinilai harus segera diselesaikan demi menjaga stabilitas serta perdamaian di kawasan Asia Tenggara.

Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa Indonesia dan Thailand memiliki pandangan yang sama mengenai situasi di Myanmar. Kedua negara memandang krisis yang terjadi di Myanmar sebagai persoalan mendesak yang membutuhkan penanganan segera. Oleh sebab itu, Indonesia dan Thailand sepakat untuk terus mendorong Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News
ASEAN
) agar dapat merealisasikan perdamaian yang berkelanjutan di Myanmar. Upaya kolektif ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi stabilitas kawasan secara menyeluruh.

Dalam upaya mencapai perdamaian tersebut, Indonesia dan Thailand menyatakan dukungan penuh mereka terhadap langkah-langkah yang diambil oleh ASEAN. Kedua negara secara khusus mendesak agar pihak-pihak terkait di Myanmar segera mengimplementasikan Konsensus Lima Poin atau Five-Point Consensus (5PC). Konsensus ini merupakan formula yang disepakati oleh para pemimpin ASEAN sebagai peta jalan penyelesaian krisis. Salah satu poin krusial yang ditekankan oleh Prabowo dan PM Thailand adalah tuntutan untuk segera menghentikan segala bentuk tindakan kekerasan terhadap warga sipil di Myanmar yang hingga kini masih terus berlangsung di berbagai wilayah.

Baca Juga

Prabowo Kenang Masa Muda Bersama Raja Thailand Saat Terima Kunjungan PM Anutin

Prabowo Kenang Masa Muda Bersama Raja Thailand Saat Terima Kunjungan PM Anutin

Upaya penyelesaian konflik di Myanmar ini menuntut koordinasi erat antara negara-negara tetangga terdekat. Sebagai sesama anggota pendiri ASEAN, Indonesia dan Thailand menyadari bahwa stabilitas politik di Myanmar berdampak langsung pada aspek keamanan dan kemanusiaan di kawasan. Dengan mendorong implementasi Konsensus Lima Poin secara konsisten, kedua pemimpin berharap dapat membuka jalan bagi penyaluran bantuan kemanusiaan yang lebih aman dan merata kepada masyarakat sipil yang terdampak langsung oleh konflik berkepanjangan tersebut.

Selain membahas krisis yang terjadi di dalam lingkup Asia Tenggara, pertemuan bilateral di Istana Merdeka ini juga menaruh perhatian pada dinamika geopolitik global. Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Anutin Charnvirakul memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi mengenai situasi terkini yang sedang berkembang di kawasan Timur Tengah.

Baca Juga

Merespons Maraknya OTT Kepala Daerah, Golkar Soroti Pendidikan dan Ongkos Politik

Merespons Maraknya OTT Kepala Daerah, Golkar Soroti Pendidikan dan Ongkos Politik

Dalam konteks ketegangan di Timur Tengah, Presiden Prabowo menekankan adanya kesepakatan kuat antara Indonesia dan Thailand. Kedua negara sepakat bahwa konflik di kawasan tersebut tidak dapat diselesaikan melalui kekuatan militer atau konfrontasi bersenjata. Prabowo menyatakan bahwa jalan satu-satunya untuk menyelesaikan konflik di Timur Tengah adalah melalui jalur diplomasi yang intensif serta penghormatan yang konsisten terhadap hukum internasional yang berlaku.

Kesepakatan yang dicapai dalam pertemuan pada 3 Agustus 2026 ini menunjukkan komitmen diplomasi aktif dari Indonesia dan Thailand. Dengan menyatukan suara mengenai krisis Myanmar dan ketegangan di Timur Tengah, kedua negara memperlihatkan peran strategis mereka dalam menjaga ketertiban dunia, baik di tingkat regional maupun internasional. Pertemuan ini sekaligus mempertegas posisi ASEAN sebagai forum utama dalam menavigasi krisis politik dan kemanusiaan di Asia Tenggara demi terciptanya perdamaian yang abadi.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo SubiantoTimur TengahASEANAnutin CharnvirakulMyanmar

Berita Terbaru Lainnya

BPS Catat Kenaikan Harga Beras Premium di Penggilingan Mencapai 10 PersenDeflasi Indonesia Sentuh 0,14 Persen pada Juli 2026 Didorong Penurunan Harga PanganKemenkeu Siapkan Anggaran Sisa DBH Rp70 Triliun, Penyaluran Tunggu Keputusan PresidenPrabowo Kenang Masa Muda Bersama Raja Thailand Saat Terima Kunjungan PM AnutinMerespons Maraknya OTT Kepala Daerah, Golkar Soroti Pendidikan dan Ongkos PolitikStatus Hukum Orang Tua Sambung dan Anak dalam Keluarga Campuran di IndonesiaPertemuan Presiden Prabowo dan PM Thailand di Istana Merdeka Bahas Pertahanan hingga InvestasiHarga Minyak Dunia Anjlok 7 Persen ke Level Terendah Sejak 13 Juli Usai Spekulasi Konflik AS-Iran

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

Hukum & Kriminal

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  4. 4Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
  5. 5Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai KeluhanBerita 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap