Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/Ekonomi

Harga Minyak Mentah Dunia Turun di Tengah Harapan Damai AS dan Iran

Uria KilaDiterbitkan 25 Jul 2026 - 08.36 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Harga Minyak Mentah Dunia Turun di Tengah Harapan Damai AS dan Iran
Foto/Ilustrasi: Kumparan
A-A+

Pasar minyak global saat ini layaknya pendulum yang berayun cepat antara kecemasan perang dan secercah harapan damai. Setelah sempat melambung tinggi hingga menembus angka psikologis USD 100 per barel akibat memanasnya konflik di Timur Tengah, harga minyak mentah akhirnya melandai. Penurunan hampir 4 persen pada penutupan hari Jumat (24/7) menjadi bukti betapa sensitifnya para pelaku pasar terhadap rumor diplomasi. Kabar mengenai upaya untuk menghidupkan kembali perundingan damai yang sempat mandek antara Amerika Serikat (AS) dan Iran langsung direspons sebagai angin segar yang meredakan ketegangan sesaat.

Meskipun terjadi koreksi pada akhir pekan, tren mingguan menunjukkan bahwa kekhawatiran pasokan belum sepenuhnya sirna. Kontrak berjangka minyak Brent ditutup pada level USD 96,78 per barel, menyusut sebesar USD 3,91 atau sekitar 3,88 persen. Padahal, pada sesi perdagangan sebelumnya, Brent sempat bertengger di atas USD 100 per barel untuk pertama kalinya sejak Mei lalu. Secara akumulatif, Brent masih mencatatkan lonjakan harga hampir 10 persen dalam sepekan. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) juga melemah 3,12 persen ke posisi USD 89,31 per barel, namun tetap mengantongi potensi kenaikan mingguan sebesar 8,27 persen.

Baca Juga

Sopir Alphard di Surabaya Tabrak Gerobak Bakso dan 10 Kendaraan, Ditangkap Warga

Sopir Alphard di Surabaya Tabrak Gerobak Bakso dan 10 Kendaraan, Ditangkap Warga

Ketegangan yang sempat melambungkan harga komoditas ini dipicu oleh eskalasi militer yang nyata. Saling serang rudal antara AS dan Iran, penurunan drastis lalu lintas kapal di Selat Hormuz, serta aksi kelompok Houthi Yaman di Laut Merah menjadi bahan bakar utama kenaikan harga. Situasi kian memanas setelah Presiden AS Donald Trump menjanjikan tindakan militer keras terhadap Iran dan Houthi sebagai respons atas serangan terhadap dua kapal tanker Arab Saudi. Ancaman blokade laut oleh Houthi terhadap Saudi, ditambah desakan Iran untuk menutup jalur Bab el-Mandeb jika infrastruktur mereka diserang, kian memperumit rantai pasok energi dunia.

Dinamika ini memperlihatkan betapa rapuhnya fondasi pasar energi saat ini. John Kilduff dari Again Capital menilai bahwa para pelaku pasar sangat menghindari ketidakpastian jangka panjang. Begitu ada sinyal sekecil apa pun mengenai potensi resolusi konflik, pasar akan langsung menyambutnya dengan antusias karena tidak ada yang menginginkan situasi memburuk tanpa ujung. Senada dengan hal itu, Phil Flynn dari Price Futures Group mengingatkan bahwa persediaan minyak global yang masih ketat membuat pasar sangat rentan terhadap perubahan situasi yang mendadak.

Baca Juga

WN China Ditangkap di Ngurah Rai, Selundupkan 10,4 Kg Emas

WN China Ditangkap di Ngurah Rai, Selundupkan 10,4 Kg Emas

Jika konflik ini terus berlarut-larut tanpa solusi diplomatik yang konkret, dampaknya terhadap perekonomian global bisa sangat signifikan. Analisis dari JPMorgan memproyeksikan bahwa setiap gangguan pasokan minyak yang berlangsung selama satu bulan akan menambah beban harga Brent sebesar USD 7 hingga USD 8 per barel. Lebih mengkhawatirkan lagi, apabila hambatan distribusi ini berlanjut hingga tiga bulan, harga rata-rata Brent diperkirakan bisa meroket hingga menyentuh USD 114 per barel. Angka-angka ini menjadi pengingat bahwa di balik fluktuasi harian, ancaman krisis energi yang lebih besar masih mengintai di balik dinamika geopolitik Selat Hormuz dan Laut Merah.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

ekonomi globalharga minyakminyak mentahgeopolitikselat hormuz

Berita Terbaru Lainnya

Mendag Wanti-Wanti UMKM Lokal, RI Diserbu Produk Asing Bermodal BesarDua Anggota DPRD Pemalang Dipanggil KPK Terkait Kasus Bupati AnomPesan Prabowo ke Kontingen Asian Games 2026, Jaga Semangat Pantang Menyerah demi BangsaSopir Alphard di Surabaya Tabrak Gerobak Bakso dan 10 Kendaraan, Ditangkap WargaKPK Buru Keterangan Stafsus Menhut soal Pengembalian Amplop Bupati KuansingKortas Tipidkor Ungkap Hasil Monitoring Program Kopdes Merah PutihHarga Minyak Dunia Meledak Jebol Level US$100, Tertinggi Sejak JuliApi Kebakaran Lahan Menjalar ke TPA Galuga, Lebih 42 Ha Terbakar

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap