Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasiKeuanganSainsEdukasiManajemenReligiBerita NasionalBerita DaerahBerita BudayaHukum & KriminalBeritaKetenagakerjaanPertanianEkonomi dan BisnisEkonomi & BisnisPopuler
Beranda/Ekonomi

IHSG Diproyeksikan Melemah Meski Peluang Rebound Jangka Pendek Terbuka

Wahyu SuryaniDiterbitkan 28 Jul 2026 - 13.55 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
IHSG Diproyeksikan Melemah Meski Peluang Rebound Jangka Pendek Terbuka
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Indeks Harga Saham Gabungan diproyeksikan akan mengalami pelemahan dan bergerak dalam fase koreksi pada perdagangan hari Selasa (28/7). Prediksi mengenai penurunan laju indeks saham ini dikemukakan oleh sejumlah pengamat pasar modal, meskipun mereka juga sepakat bahwa peluang terjadinya penguatan atau rebound dalam jangka pendek masih tetap terbuka bagi para pelaku pasar.

Proyeksi pelemahan ini sejalan dengan kinerja pasar saham domestik pada penutupan perdagangan sehari sebelumnya. Pada Senin (27/7) sore, Indeks Harga Saham Gabungan tergelincir ke zona merah dan ditutup pada level 6.185. Posisi tersebut menunjukkan adanya penyusutan sebesar 10,64 poin atau setara dengan minus 0,17 persen apabila dibandingkan dengan capaian pada perdagangan sebelumnya. Penurunan ini mencerminkan tekanan jual yang masih membayangi pergerakan saham di bursa.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasi

Berdasarkan data yang dihimpun dari RTI Infokom pada hari Senin tersebut, aktivitas transaksi yang dilakukan oleh para investor di pasar modal mencapai nilai total sebesar Rp12,15 triliun. Angka transaksi bernilai triliunan rupiah ini melibatkan perputaran saham dengan volume perdagangan yang mencapai 27,75 miliar lembar saham. Dari seluruh saham yang diperdagangkan pada penutupan kemarin, sebanyak 341 saham tercatat mengalami koreksi, sementara 307 saham lainnya berhasil menguat, dan 147 saham sisanya berada di posisi stagnan.

Baca Juga

DBS Intip Peluang Investasi dari Lonjakan Belanja Modal AI dan Energi

DBS Intip Peluang Investasi dari Lonjakan Belanja Modal AI dan Energi

Menanggapi dinamika indeks saham saat ini, Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan bahwa pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan hari ini masih akan berada di dalam fase koreksi. Dalam riset hariannya, Herditya memproyeksikan bahwa area koreksi untuk indeks saham akan berada pada kisaran level 6.074 hingga 6.146. Meski demikian, ia menegaskan bahwa peluang untuk terjadinya penguatan dalam jangka pendek sama sekali belum tertutup.

Lebih lanjut, Herditya menjelaskan bahwa apabila indeks saham berhasil memanfaatkan peluang penguatan jangka pendek tersebut, maka laju pergerakannya berpeluang untuk menguji area di kisaran 6.262 hingga 6.299. Untuk perdagangan hari ini, ia memetakan pergerakan indeks akan berada di dalam rentang support pada level 6.111 dan 6.007. Sementara itu, rentang resistance diproyeksikan berada pada level 6.599 dan 6.705. Di tengah proyeksi pergerakan tersebut, Herditya merekomendasikan empat saham untuk diperhatikan, yaitu HRTA, INDY, PGEO, dan WIFI.

Pandangan serupa mengenai arah pergerakan pasar juga disampaikan oleh Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova. Ivan memperkirakan bahwa indeks saham masih akan bergerak di dalam fase koreksi pada perdagangan hari ini. Menurut analisisnya, Indeks Harga Saham Gabungan berpotensi terus mengalami pelemahan hingga menguji support di level 6.074. Ivan menyebutkan bahwa level 6.074 tersebut merupakan area penopang yang tergolong kuat bagi laju indeks saham.

Baca Juga

Bursa Saham Asia-Pasifik Menguat Jelang Pengumuman Suku Bunga The Fed

Bursa Saham Asia-Pasifik Menguat Jelang Pengumuman Suku Bunga The Fed

Sama halnya dengan Herditya, Ivan juga melihat adanya potensi perlawanan arah dari pasar. Ia menyatakan bahwa peluang terjadinya rebound jangka pendek yang mengarah menuju level 6.335 masih tetap terbuka. Untuk memberikan panduan teknikal yang lebih rinci pada perdagangan hari ini, Ivan memprediksi pergerakan indeks akan memiliki level support yang berada di titik 6.146, 6.074, dan 5.971. Di sisi lain, level resistance diperkirakan berada di titik 6.335, 6.545, 6.688, dan 6.835. Berdasarkan analisis teknikal tersebut, Ivan merekomendasikan sejumlah saham, yakni ADMR, ANTM, dan ICBP.

Sebagai catatan redaksi terkait berbagai proyeksi dan rekomendasi dari para analis di atas, pemberitaan ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Seluruh keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

sahamBursa Efek IndonesiaIHSGPasar ModalRekomendasi Saham

Berita Terbaru Lainnya

Al-Hilal Siapkan Rp1,4 Triliun untuk Luis D铆az, Bayern Muenchen Menolak KerasMahasiswa Fasilkom UI Kembangkan Tofly, Platform Persiapan TOEFL ITP Berbasis AIPhiladelphia 76ers Resmi Rekrut Kentavious Caldwell-Pope dengan Kontrak Satu MusimJadwal Samsat Keliling Jadetabek 29 Juli 2026 dan Info Pajak KendaraanJadwal Perempat Final VNL 2026 Putra 29 Juli, Slovenia vs Turki dan Jepang vs CinaJadwal MLS All Stars vs Liga MX All Stars 2026 dan Alasan Absennya Lionel MessiDBS Intip Peluang Investasi dari Lonjakan Belanja Modal AI dan EnergiBursa Saham Asia-Pasifik Menguat Jelang Pengumuman Suku Bunga The Fed

Paling Banyak Dibaca

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

Olahraga

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

Teknologi

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

25 Jul 2026

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

Politik

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  2. 2Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
  3. 3Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBAOlahraga 路 25 Jul 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid CloudTeknologi 路 25 Jul 2026
Keuangan
Sains
Edukasi
Manajemen
Religi
Berita Nasional
Berita Daerah
Berita Budaya
Hukum & Kriminal
Berita
Ketenagakerjaan
Pertanian
Ekonomi dan Bisnis
Ekonomi & Bisnis

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap