Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasiKeuanganSainsEdukasiManajemenReligiBerita NasionalBerita DaerahBerita BudayaHukum & KriminalBeritaKetenagakerjaanPertanianEkonomi dan BisnisEkonomi & BisnisPopuler
Beranda/Ekonomi

IHSG Melemah ke Level 6.177 pada Awal Perdagangan Selasa

Wahyu SuryaniDiterbitkan 28 Jul 2026 - 18.35 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
IHSG Melemah ke Level 6.177 pada Awal Perdagangan Selasa
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Perdagangan saham pada hari Selasa, 28 Juli, diawali dengan tren penurunan pada Indeks Harga Saham Gabungan. Indeks utama pasar modal domestik tersebut langsung tergelincir dari posisi sebelumnya dengan mencatatkan pelemahan sebesar 8,77 poin. Angka penurunan yang setara dengan minus 0,14 persen tersebut menempatkan indeks berada pada level 6.177 saat sesi transaksi mulai berjalan.

Catatan pergerakan angka pada awal sesi perdagangan terekam secara rinci melalui pemantauan data RTI Business. Tepat pada pukul 09.05 Waktu Indonesia Barat, indeks terpantau membuka pergerakannya di posisi 6.175. Dalam rentang waktu awal transaksi tersebut, pergerakan angka menunjukkan fluktuasi dengan rekor titik tertinggi yang mampu dicapai berada pada level 6.199. Sementara itu, untuk titik terendah pergerakan indeks pada rentang waktu yang sama sempat menyentuh angka 6.169.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasi

Di balik pelemahan indeks utama, komposisi pergerakan harga saham secara individual menampilkan variasi kondisi. Berdasarkan data pembukaan, jumlah saham yang mengalami kenaikan harga tercatat sebanyak 256 saham. Sementara itu, terdapat 196 saham yang harganya bergerak melemah, dan 217 saham lainnya berada pada posisi stagnan atau tidak mengalami perubahan harga. Keseluruhan susunan harga saham pada awal perdagangan ini membentuk total kapitalisasi pasar yang bernilai Rp10.858,403 triliun.

Baca Juga

Rupiah Melemah ke Posisi Rp18.060 di Tengah Transisi Kepemimpinan Bank Indonesia

Rupiah Melemah ke Posisi Rp18.060 di Tengah Transisi Kepemimpinan Bank Indonesia

Aktivitas transaksi yang berlangsung pada pagi hari tersebut menunjukkan perputaran yang terekam dalam angka volume dan nilai perdagangan. Total volume saham yang diperjualbelikan mencapai 1,71 miliar lembar saham. Dari volume tersebut, nilai transaksi di pasar saham tercatat sebesar Rp617,71 miliar. Seluruh nilai dan volume tersebut terakumulasi dari frekuensi transaksi yang terjadi sebanyak 108.706 kali pada awal sesi perdagangan.

Menanggapi pergerakan indeks saham pada hari ini, Analis Teknikal dari MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memberikan proyeksinya. Menurut Herditya, Indeks Harga Saham Gabungan diperkirakan masih akan bergerak dalam fase koreksi selama perdagangan berlangsung. Walaupun demikian, ia menilai bahwa peluang terjadinya penguatan dalam jangka waktu pendek tetap terbuka bagi indeks. Dalam riset harian yang dirilisnya, ia memaparkan rincian angka proyeksi pergerakan tersebut.

Herditya menyatakan bahwa area koreksi indeks diperkirakan berada dalam kisaran angka 6.074 hingga 6.146. "Sementara itu, jika terjadi penguatan, indeks berpeluang menguji area 6.262-6.299," ungkapnya. Lebih lanjut, ia memproyeksikan pergerakan indeks pada hari ini akan berada di dalam rentang titik support pada level 6.111 dan 6.007. Untuk titik resistance, pergerakan indeks diproyeksikan berada pada angka 6.599 dan 6.705.

Baca Juga

IHSG Melemah di Tengah Mundurnya Gubernur BI dan Tekanan Sentimen Global

IHSG Melemah di Tengah Mundurnya Gubernur BI dan Tekanan Sentimen Global

Proyeksi serupa mengenai kondisi pasar juga disampaikan oleh Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova. Ia memperkirakan bahwa pergerakan indeks saham pada perdagangan hari ini masih berada di dalam fase koreksi. Sama halnya dengan pandangan sebelumnya, Ivan juga melihat bahwa peluang pasar untuk mengalami rebound dalam jangka pendek masih tetap terbuka, terlepas dari pelemahan yang terjadi pada pembukaan.

Ivan menjelaskan lebih rinci bahwa indeks masih memiliki potensi untuk terus melemah hingga menguji titik support di level 6.074, yang ia sebut sebagai area penopang kuat. "Meski demikian, peluang rebound jangka pendek menuju level 6.335 masih terbuka," tuturnya. Untuk pergerakan hari ini, ia memprediksi titik support akan berada di level 6.146, 6.074, dan 5.971. Sedangkan untuk titik resistance, indeks diprediksi akan menguji level 6.335, 6.545, 6.688, dan 6.835.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

sahamBursa Efek IndonesiaIHSGMNC SekuritasBinaartha Sekuritas

Berita Terbaru Lainnya

Rupiah Melemah ke Posisi Rp18.060 di Tengah Transisi Kepemimpinan Bank IndonesiaIHSG Melemah di Tengah Mundurnya Gubernur BI dan Tekanan Sentimen GlobalKomisaris Kimia Farma Sumarjati Arjoso Tutup UsiaIHSG Dibuka Melemah ke Level 6.174 dan Rupiah Anjlok ke Rp 18.060 per Dolar ASProyeksi Pergerakan Rupiah di Bawah Kendali Pelaksana Tugas Gubernur Bank IndonesiaPenyelidikan Kematian Sutrimo di Halaman Klinik Mordent Kebayoran BaruPesan Profesionalitas Militer dalam Peringatan 30 Tahun KudatuliKPK Pastikan Tidak Ada Keistimewaan bagi Febrie Adriansyah di Rutan Merah Putih

Paling Banyak Dibaca

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

Olahraga

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

Teknologi

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

25 Jul 2026

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

Politik

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  2. 2Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
  3. 3Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBAOlahraga 路 25 Jul 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid CloudTeknologi 路 25 Jul 2026
Keuangan
Sains
Edukasi
Manajemen
Religi
Berita Nasional
Berita Daerah
Berita Budaya
Hukum & Kriminal
Berita
Ketenagakerjaan
Pertanian
Ekonomi dan Bisnis
Ekonomi & Bisnis

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap