Kementerian Keuangan Republik Indonesia melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan secara rutin menyelenggarakan seleksi beasiswa pascasarjana dalam dua tahapan seleksi setiap tahunnya. Fasilitas pendanaan penuh ini dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul di berbagai sektor strategis nasional.
Memahami jadwal dan syarat pendaftaran Beasiswa LPDP tahap 1 dan 2 Kemenkeu menjadi langkah awal yang menentukan bagi calon mahasiswa magister maupun doktoral. Setiap tahapan memiliki linimasa serta fokus pembiayaan tersendiri yang perlu diperhatikan sejak dini.
Pola Jadwal Seleksi Tahap 1 dan Tahap 2 Beasiswa LPDP
Penyelenggaraan beasiswa LPDP umumnya terbagi menjadi dua periode besar. Tahap 1 biasanya dibuka pada awal tahun sekitar bulan Januari hingga Februari, sedangkan Tahap 2 dibuka pada pertengahan tahun sekitar bulan Juni hingga Juli.
Sebagai gambaran linimasa, pendaftaran Tahap 1 pada periode 2025 dibuka mulai 17 Januari hingga 17 Februari. Setelah pendaftaran ditutup, tahapan dilanjutkan dengan seleksi administrasi dari 18 Februari hingga 6 Maret, dengan pengumuman hasil administrasi pada 7 Maret. Peserta yang lolos verifikasi berkas kemudian mengikuti seleksi bakat skolastik pada 14–28 April, disusul seleksi substansi pada 6 Mei hingga 5 Juni.
Sementara itu, pendaftaran Tahap 2 pada periode 2026 dibuka mulai 30 Juni hingga 31 Juli. Pola jadwal ini konsisten dengan periode sebelumnya, seperti pada 2024 ketika Tahap 1 dibuka 11 Januari–12 Februari dan Tahap 2 pada 19 Juni–18 Juli. Mengetahui rentang waktu seleksi membantu pendaftar mengatur kesiapan dokumen akademik serta rencana studi yang dituju.
Kebijakan Penyesuaian Tarif PPN 12 Persen Kementerian Keuangan, Ketentuan Tarif, Objek, dan Insentif

Ketentuan Program dan Alokasi Bidang Prioritas
Dalam pelaksanaan Beasiswa LPDP, pemerintah menetapkan pembagian fokus keilmuan yang disesuaikan dengan agenda pembangunan nasional. Pada skema Tahap 2, beasiswa terbagi menjadi dua program utama, yaitu Beasiswa STEM Industri Strategis dan Beasiswa SHARE (Social, Humanities, Art, Religious Studies, and Economics).
Porsi alokasi pendanaan memiliki pembagian khusus sebagai berikut:
- Beasiswa STEM Industri Strategis (80 Persen): Mendapatkan alokasi terbesar yang difokuskan pada delapan sektor utama, yaitu energi, kesehatan, pertahanan, pangan, digitalisasi (mencakup kecerdasan buatan atau AI dan semikonduktor), maritim, hilirisasi dan industrialisasi, serta material dan manufaktur maju.
- Beasiswa SHARE (Maksimal 20 Persen): Disediakan bagi bidang ilmu sosial, humaniora, seni, studi keagamaan, dan ekonomi dengan batas kuota maksimal seperlima dari total penerimaan.
Calon pendaftar perlu memastikan program studi dan kepakaran yang dipilih sejalan dengan klasifikasi bidang yang dibuka pada masing-masing tahapan.
Komponen Pembiayaan yang Ditanggung
Beasiswa LPDP merupakan skema beasiswa penuh (fully funded) yang membebaskan penerima beasiswa dari beban biaya perkuliahan maupun kebutuhan penunjang selama masa studi formal. Komponen pembiayaan yang diberikan mencakup:
Pemerintah Siapkan Skema Baru Beasiswa Pendidikan, Simak Ketentuan dan Jalur Seleksinya

- Biaya Pendidikan: Meliputi dana pendaftaran universitas, SPP (tuition fee), tunjangan buku, dana penelitian tesis atau disertasi, hingga seminar internasional dan publikasi jurnal.
- Biaya Pendukung: Meliputi biaya transportasi keberangkatan dan kepulangan, asuransi kesehatan, tunjangan hidup bulanan (living allowance), tunjangan kedatangan, serta dana keadaan darurat jika diperlukan.
Seluruh proses pendaftaran dan tahapan seleksi Beasiswa LPDP diselenggarakan secara gratis tanpa dipungut biaya apa pun dari peserta.
Alur Pendaftaran Daring Resmi
Seluruh proses pengajuan berkas dan pendaftaran dilakukan secara terpusat melalui portal daring resmi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan di https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/.
Calon peserta diwajibkan membuat akun personal, melengkapi profil identitas, mengunggah dokumen persyaratan administrasi yang ditentukan, serta memilih program beasiswa yang sesuai dengan target studi. Ketelitian dalam mengisi data dan memastikan keabsahan dokumen sangat memengaruhi kelulusan pada tahap seleksi administrasi sebelum melangkah ke uji bakat skolastik dan wawancara substansi.






