Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Kasus Kopilot Malaysia Airlines Bawa 26 Kg Ekstasi ke Soetta Diusut Polisi Dua Negara

Rimba NainggolanDiterbitkan 5 Agu 2026 - 07.14 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kasus Kopilot Malaysia Airlines Bawa 26 Kg Ekstasi ke Soetta Diusut Polisi Dua Negara
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Kasus dugaan penyelundupan narkotika internasional kembali menjadi sorotan setelah seorang kopilot maskapai penerbangan Malaysia Airlines ditangkap di Indonesia. Tersangka yang diidentifikasi sebagai Mohd Saufi bin Othman (39) diamankan oleh petugas Bea Cukai di Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Penangkapan ini memicu penyelidikan mendalam yang melibatkan aparat penegak hukum dari dua negara tetangga, yakni Indonesia dan Malaysia, guna mengungkap jaringan

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News
penyelundupan narkoba
lintas batas ini secara tuntas.

Kronologi penangkapan bermula ketika Mohd Saufi bin Othman tiba di Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soetta. Kecurigaan petugas Bea Cukai muncul saat bagasi penumpang yang dibawa oleh kopilot tersebut melewati pemeriksaan X-ray. Setelah dilakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh terhadap barang bawaannya, petugas menemukan barang bukti berupa pil ekstasi dalam jumlah yang sangat besar. Total barang haram yang dibawa mencapai lebih dari 70.000 butir ekstasi dengan berat keseluruhan berkisar 26 kilogram. Tidak hanya itu, hasil tes urine menunjukkan bahwa tersangka positif mengonsumsi tiga jenis narkoba sekaligus. Petugas juga menemukan satu botol kecil berisi urine cadangan yang disiapkan tersangka untuk mengelabui petugas dan memalsukan hasil tes urine jika ada pemeriksaan mendadak di bandara.

Baca Juga

Pasien Meninggal Dunia Usai Menunggu Delapan Jam, Keluhan Layanan BPJS dan Komentar Medsos Jadi Sorotan

Pasien Meninggal Dunia Usai Menunggu Delapan Jam, Keluhan Layanan BPJS dan Komentar Medsos Jadi Sorotan

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, Mohd Saufi bin Othman mengakui bahwa aksi penyelundupan ini bukanlah yang pertama kali ia lakukan. Tersangka mengaku telah berhasil menyelundupkan narkoba ke Indonesia sebanyak tiga kali, dengan rincian dua kali pengiriman ke Jakarta dan satu kali ke wilayah atau daerah lain di Indonesia. Untuk aksi penyelundupan yang terakhir ini, ia dijanjikan upah sebesar 50.000 Ringgit Malaysia (RM), yang jika dikonversikan ke dalam mata uang rupiah bernilai sekitar Rp 219.400.825. Tersangka mengaku diinstruksikan oleh seseorang yang diduga berdomisili di Malaysia untuk membawa puluhan ribu ekstasi tersebut ke Jakarta. Sesampainya di Jakarta, ia dijadwalkan untuk menunggu arahan lebih lanjut mengenai orang yang akan mengambil barang haram tersebut di hotel tempatnya menginap.

Kasus ini langsung direspons cepat oleh kepolisian Malaysia yang kini tengah mengusut keterlibatan pihak internal di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA). Pihak kepolisian Malaysia saat ini sedang mengidentifikasi seorang petugas bandara di KLIA serta melakukan pemeriksaan terhadap staf dan personel keamanan yang terlibat dalam proses pemeriksaan pada hari kejadian. Langkah ini diambil karena prosedur pemeriksaan keamanan di KLIA sebenarnya sangat ketat dan mengharuskan setiap pelancong maupun kru pesawat untuk melewati empat tingkat pemeriksaan keamanan. Lolosnya bagasi berisi puluhan kilogram ekstasi tersebut menimbulkan pertanyaan besar bagi otoritas keamanan Malaysia.

Baca Juga

Deretan Gelar Adat yang Diterima Presiden Joko Widodo dari Berbagai Daerah

Deretan Gelar Adat yang Diterima Presiden Joko Widodo dari Berbagai Daerah

Menanggapi keterlibatan karyawannya, pihak maskapai Malaysia Airlines secara resmi menyatakan komitmennya untuk bersikap kooperatif dengan otoritas penegak hukum di Indonesia. Maskapai tersebut menegaskan akan mengikuti seluruh proses hukum yang berlaku di Indonesia serta sedang melakukan peninjauan internal secara mendalam atas kasus ini. Di sisi lain, kepolisian Malaysia juga terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian Indonesia. Saat ini, kepolisian Malaysia tengah menunggu izin resmi dari kepolisian Indonesia agar dapat mengirimkan petugasnya ke Indonesia guna melakukan wawancara langsung dengan tersangka Mohd Saufi bin Othman demi mengungkap jaringan ini lebih luas.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bea Cukaikriminalbandara soekarno-hattaPenyelundupan NarkobaMalaysia Airlines

Berita Terbaru Lainnya

Pasien Meninggal Dunia Usai Menunggu Delapan Jam, Keluhan Layanan BPJS dan Komentar Medsos Jadi SorotanDeretan Gelar Adat yang Diterima Presiden Joko Widodo dari Berbagai DaerahPermintaan Maaf Nakes Usai Komentar Nirempati Terhadap Pasien Yurizal ViralMenkeu Purbaya Soroti Tantangan Baru Industri Kendaraan Listrik, Stimulus Baru Segera MeluncurPolrestabes Medan Pastikan Mantan Istri Polisi Tewas Bunuh Diri di Medan HelvetiaIHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan ke Level 6.403, Simak Rekomendasi Saham Hari IniIHSG Berpeluang Melanjutkan Penguatan Hari Ini, Cermati Rekomendasi Saham PilihanPutusan MK Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berjalan dengan Penyesuaian Anggaran

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

Hukum & Kriminal

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  4. 4Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
  5. 5Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai KeluhanBerita 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap