Sebuah insiden kebakaran yang melibatkan objek berupa semak belukar dan material limbah kain kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bandung pada awal pekan ini. Peristiwa yang ditandai dengan pemandangan kepulan asap yang membubung tinggi tersebut berlangsung pada hari Senin, 27 Juli, pada waktu sore hari. Titik lokasi kejadian secara administratif tercatat berada di kawasan Kampung Badaraksa, tepatnya mencakup lingkungan Rukun Tetangga (RT) 3 dan Rukun Warga (RW) 13. Area ini merupakan bagian dari wilayah administratif Desa Jalegong, yang masuk ke dalam cakupan wilayah operasional Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung.
Pusat kendali informasi atau Command Center dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bandung bertindak sebagai pihak utama yang menerima laporan sekaligus mengoordinasikan penanganan peristiwa ini. Berdasarkan catatan waktu resmi dari pihak pemadam kebakaran, informasi awal mengenai insiden kebakaran tersebut mulai diterima oleh petugas pada pukul 17.25 Waktu Indonesia Barat (WIB). Laporan yang masuk pada rentang waktu sore hari tersebut langsung ditindaklanjuti guna memastikan secara pasti objek apa saja yang sedang dilalap api di lokasi kejadian. Pihak pemadam kebakaran kemudian secara resmi mengonfirmasi bahwa material yang terbakar di kawasan Kutawaringin tersebut memang benar merupakan area semak belukar yang terdapat limbah kain. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh perwakilan pihak Damkar ketika memberikan keterangan mengenai sasaran utama yang menjadi sumber kebakaran, dengan menyebutkan secara spesifik, "Semak belukar dan limbah kain."








