Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasiKeuanganSainsEdukasiManajemenReligiBerita NasionalBerita DaerahBerita BudayaHukum & KriminalBeritaKetenagakerjaanPertanianEkonomi dan BisnisEkonomi & BisnisPopuler
Beranda/Pertanian

Kementerian Pertanian Siapkan Lebih dari 100 Ribu Pompa Air Hadapi Musim Kemarau

Ding Anyi ApuiDiterbitkan 28 Jul 2026 - 09.20 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kementerian Pertanian Siapkan Lebih dari 100 Ribu Pompa Air Hadapi Musim Kemarau
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Pertanian telah mengambil langkah antisipatif yang komprehensif dan terukur untuk menghadapi dampak musim kemarau terhadap sektor pertanian nasional. Fokus utama dari langkah antisipasi ini adalah penyiapan lebih dari 100 ribu unit pompa air yang secara khusus dialokasikan untuk lahan-lahan pertanian. Penyediaan ratusan ribu unit pompa tersebut merupakan bagian krusial dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam menjaga ketersediaan pasokan air irigasi selama periode kemarau, yang berdasarkan perkiraan resmi akan terus berlangsung hingga bulan Oktober mendatang.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasi

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengemukakan bahwa langkah antisipasi dalam menghadapi datangnya musim kemarau ini diwujudkan melalui implementasi program pompanisasi. Program penyediaan pompa air tersebut bukanlah sebuah kebijakan yang baru, melainkan telah dijalankan oleh pemerintah secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Pelaksanaan program pompanisasi ini dinilai sebagai instrumen yang sangat penting untuk memastikan lahan-lahan pertanian tetap mendapatkan pasokan air yang memadai, sehingga operasional pertanian tidak terhenti selama musim kemarau berlangsung.

Dalam memberikan penjelasan lebih mendalam mengenai siklus musim dan tingkat kesiapan pemerintah, Menteri Pertanian memaparkan proyeksi cuaca yang menjadi landasan pelaksanaan program pengairan tersebut. Saat memberikan keterangan secara langsung kepada para wartawan di Jakarta pada hari Senin, 27 Juli 2026, ia merinci kerangka waktu musim kemarau yang mencakup bulan Agustus, September, dan Oktober, sebelum akhirnya hujan diproyeksikan mulai turun pada bulan November. "Setiap Agustus kan kemarau. Agustus, September, Oktober. November hujan. Tapi kita sudah antisipasi. Kenapa? Pompa ada 100 ribu lebih," tegas Amran.

Baca Juga

Kredit BCA Tembus Rp 1.036 Triliun pada Semester I 2026, Pertama Kali Lampaui Rp 1.000 Triliun

Kredit BCA Tembus Rp 1.036 Triliun pada Semester I 2026, Pertama Kali Lampaui Rp 1.000 Triliun

Upaya antisipasi yang dilakukan oleh Kementerian Pertanian dipastikan tidak hanya bertumpu pada pendistribusian lebih dari 100 ribu unit pompa air semata. Langkah pompanisasi tersebut turut diperkuat dengan berbagai program pembangunan infrastruktur pengairan fisik lainnya. Pemerintah secara aktif juga melakukan pembangunan embung, melaksanakan rehabilitasi terhadap jaringan saluran irigasi yang ada, hingga meresmikan bendungan-bendungan baru. Seluruh rangkaian pembangunan infrastruktur pendukung ini ditujukan secara spesifik untuk mendukung dan memastikan pemenuhan kebutuhan air di berbagai lahan pertanian.

Untuk merealisasikan penguatan infrastruktur sumber daya air tersebut, Menteri Pertanian menambahkan bahwa pihaknya secara berkesinambungan terus menjalin koordinasi yang erat dengan Kementerian Pekerjaan Umum. Sinergi antar-kementerian ini difokuskan sepenuhnya pada penguatan infrastruktur sumber daya air secara menyeluruh di berbagai wilayah. Berdasarkan keterangan Amran, berbagai program kerja sama yang mencakup sistem irigasi, pembangunan embung, pelaksanaan pompanisasi, hingga proyek pembangunan waduk dan bendungan telah berjalan secara efektif selama dua tahun terakhir.

Baca Juga

Perkuat Pasar B2B, PT SiCepat Ekspres Indonesia Resmi Luncurkan SiCepat Logistik

Perkuat Pasar B2B, PT SiCepat Ekspres Indonesia Resmi Luncurkan SiCepat Logistik

Pada tataran operasional dan penanganan teknis, Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian, Hermanto, turut memberikan penjelasan terkait langkah-langkah strategis yang telah ditempuh oleh jajarannya. Hermanto menyatakan dengan jelas bahwa proses koordinasi dengan pihak Kementerian Pekerjaan Umum telah diinisiasi sejak awal masa persiapan dalam menghadapi datangnya musim kemarau. Komunikasi yang dibangun sejak awal ini bertujuan untuk menyelaraskan program mitigasi dampak kemarau pada lahan pertanian.

Selain melakukan koordinasi lintas instansi di tingkat pusat, Kementerian Pertanian juga melakukan tindakan penanganan langsung di lapangan. Hermanto memaparkan bahwa jajaran Kementerian Pertanian bersama dengan pihak Balai Wilayah Sungai telah turun langsung ke berbagai daerah. Peninjauan lapangan tersebut secara spesifik menyasar daerah-daerah yang saat ini teridentifikasi mengalami kondisi kekeringan ekstrem. Langkah proaktif ini dilakukan oleh pemerintah guna mempercepat proses penanganan dan distribusi air di wilayah-wilayah terdampak tersebut.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kementerian Pertanianandi amran sulaimanPompa AirMusim KemarauInfrastruktur Pertanian

Berita Terbaru Lainnya

Al-Hilal Siapkan Rp1,4 Triliun untuk Luis D铆az, Bayern Muenchen Menolak KerasMahasiswa Fasilkom UI Kembangkan Tofly, Platform Persiapan TOEFL ITP Berbasis AIPhiladelphia 76ers Resmi Rekrut Kentavious Caldwell-Pope dengan Kontrak Satu MusimJadwal Samsat Keliling Jadetabek 29 Juli 2026 dan Info Pajak KendaraanJadwal Perempat Final VNL 2026 Putra 29 Juli, Slovenia vs Turki dan Jepang vs CinaJadwal MLS All Stars vs Liga MX All Stars 2026 dan Alasan Absennya Lionel MessiDBS Intip Peluang Investasi dari Lonjakan Belanja Modal AI dan EnergiBursa Saham Asia-Pasifik Menguat Jelang Pengumuman Suku Bunga The Fed

Paling Banyak Dibaca

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

Olahraga

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

Teknologi

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

25 Jul 2026

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

Politik

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  2. 2Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
  3. 3Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBAOlahraga 路 25 Jul 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid CloudTeknologi 路 25 Jul 2026
Keuangan
Sains
Edukasi
Manajemen
Religi
Berita Nasional
Berita Daerah
Berita Budaya
Hukum & Kriminal
Berita
Ketenagakerjaan
Pertanian
Ekonomi dan Bisnis
Ekonomi & Bisnis

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap