Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaTeknologiPendidikanKeuanganBusinessNationalPopuler
Beranda/Ekonomi

Ketentuan Iuran Tapera Berdasarkan Batasan Upah Minimum Regional

Ding Anyi ApuiDiterbitkan 22 Agu 2026 - 18.01 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Ketentuan Iuran Tapera Berdasarkan Batasan Upah Minimum Regional
Foto/Ilustrasi: jawapos.com.
A-A+

Penyelenggaraan konferensi pers di Kantor Staf Presiden, Jakarta, pada Jumat, 31 Mei, menghadirkan kejelasan penting mengenai kebijakan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Dalam kesempatan resmi tersebut, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho hadir secara langsung guna memaparkan informasi serta ketentuan terkait program simpanan yang dikelola oleh lembaganya. Kehadiran pihak BP Tapera di hadapan awak media di Kantor Staf Presiden bertujuan memberikan penjelasan komprehensif kepada masyarakat luas mengenai kriteria pekerja yang masuk dalam ketentuan kepesertaan iuran perumahan tersebut.

Poin pokok yang ditegaskan oleh Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho dalam konferensi pers tersebut menyangkut batasan upah atau penghasilan para peserta. Berdasarkan pernyataan resmi yang disampaikan, iuran Tapera hanya diperuntukkan bagi pekerja yang memiliki gaji di atas Upah Minimum Regional (UMR). Pernyataan ini menjadi rujukan utama bahwa penetapan kewajiban iuran memiliki syarat batas pendapatan yang harus dipenuhi terlebih dahulu oleh masing-masing tenaga kerja.

Dengan adanya penegasan bahwa iuran Tapera hanya ditujukan untuk pekerja bergaji di atas UMR, maka para pekerja yang berpenghasilan di bawah standar upah minimum tidak dikenakan kewajiban pembayaran simpanan tersebut. Ketentuan mengenai tolok ukur penghasilan ini mempertegas ruang lingkup peserta program secara terperinci. Hal ini memberikan kejelasan bagi para pekerja di seluruh wilayah Indonesia mengenai status kepesertaan mereka berdasarkan besaran gaji yang mereka terima setiap bulan.

Baca Juga

Skema Insentif PPN DTP Perumahan dari Kementerian Keuangan dan Syarat Penerimanya

Skema Insentif PPN DTP Perumahan dari Kementerian Keuangan dan Syarat Penerimanya

Penetapan batas UMR sebagai kriteria penarikan iuran juga menjadi pedoman utama bagi para pemberi kerja dan manajemen perusahaan dalam menerapkan aturan ketenagakerjaan. Pihak perusahaan perlu memastikan bahwa mekanisme iuran hanya diterapkan kepada karyawan atau buruh yang mencatatkan pendapatan melebihi ambang batas upah minimum regional di domisili masing-masing. Penjelasan yang diberikan oleh Heru Pudyo Nugroho di Jakarta pada Jumat, 31 Mei, memberikan arah implementasi yang jelas agar tidak terjadi kesalahan pemahaman mengenai kriteria pekerja yang dikenakan simpanan.

Program Tapera yang dikelola oleh BP Tapera menempatkan batasan upah ini sebagai landasan kebijakan yang proporsional. Penegasan mengenai batasan gaji di atas UMR memastikan bahwa kewajiban iuran tidak menyasar kalangan tenaga kerja yang berpenghasilan di bawah upah minimum. Penjelasan langsung dari Komisioner BP Tapera di lingkungan Kantor Staf Presiden tersebut menegaskan komitmen pengelola dalam mengedepankan kriteria penghasilan yang telah ditetapkan secara transparan.

Baca Juga

Penetapan Besaran dan Regulasi UMP DKI Jakarta Tahun 2026

Penetapan Besaran dan Regulasi UMP DKI Jakarta Tahun 2026

Secara keseluruhan, pemaparan resmi oleh Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho di Kantor Staf Presiden Jakarta pada Jumat, 31 Mei, menjawab berbagai pertanyaan publik terkait iuran Tapera. Batasan upah minimum regional menjadi landasan fundamental yang menegaskan bahwa kepesertaan dan iuran Tapera secara spesifik hanya ditujukan bagi pekerja dengan penghasilan di atas UMR. Penjelasan resmi ini diharapkan menjadi acuan yang terang dan seragam bagi seluruh pihak terkait, baik pekerja maupun kalangan pengusaha di tanah air.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BP Tapera

Berita Terbaru Lainnya

Panduan dan Cara Cek Nomor NPWP secara Mandiri Menggunakan NIK dan KKKlasemen Akhir Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Jepang dan Australia Lolos OtomatisMekanisme dan Cara Mengajukan Keringanan Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan bagi Peserta MenunggakBatas Akhir Pemadanan NIK Menjadi NPWP 30 Juni 2024, Format 16 Digit Resmi Berlaku PenuhPenyaluran BPNT Tahap 3 2026 Bergulir, Ini Cara Cek Penerima Bansos BPNT Lewat cekbansos.kemensos.go.idPerbedaan Pindar Berizin dan Pinjol Ilegal Menurut OJK Serta Saluran Pengecekan LegalitasJadwal Lengkap Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Melawan Australia dan Laga Krusial LainnyaKesiapan Rencana Pemindahan ASN ke IKN Tahap Pertama dan Skema Instansi Pusat

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

RMIT Dorong Industri Game Indonesia Naik Kelas di Tengah Potensi 153 Juta Pemain

Teknologi

RMIT Dorong Industri Game Indonesia Naik Kelas di Tengah Potensi 153 Juta Pemain

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  3. 3Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaTeknologiPendidikanKeuanganBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap