Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaTeknologiPendidikanKeuanganBusinessNationalPopuler
Beranda/Hukum

KPK Ungkap Dugaan Jual Beli 73 Kuota Mahasiswa Jalur Mandiri oleh Rektor Unsoed

Yolanda TobanDiterbitkan 22 Agu 2026 - 14.31 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
KPK Ungkap Dugaan Jual Beli 73 Kuota Mahasiswa Jalur Mandiri oleh Rektor Unsoed
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Akhmad Sodiq, sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana pemerasan dan penerimaan gratifikasi terkait proses penerimaan mahasiswa baru. Langkah hukum ini diambil setelah penyidik mengungkap adanya dugaan praktik lancung berupa penjualan sebanyak 73 kuota mahasiswa baru jalur mandiri tahun 2026 oleh pihak rektorat.

Dalam proses seleksi perguruan tinggi tersebut, Unsoed secara resmi membuka penerimaan mahasiswa baru melalui tiga mekanisme jalur seleksi, yaitu Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan jalur seleksi Mandiri. Berdasarkan temuan KPK, dari total alokasi jalur mandiri yang berjumlah sekitar 245 mahasiswa, sebanyak 73 kursi telah diatur oleh tersangka untuk dikelola secara khusus dan dimintakan sejumlah dana. Praktik jual beli kuota mahasiswa baru ini diduga dilakukan di lingkungan Fakultas Kedokteran, Fakultas Hukum, hingga Fakultas Perikanan.

Alur operasional pengelolaan kuota tersebut dikoordinasikan secara langsung oleh Kepala Bagian Akademik Unsoed, Eko Sumanto, yang berkomunikasi dengan para guru dan orang tua calon peserta. Seluruh komunikasi dan transaksi yang dijalankan Eko berlangsung atas sepengetahuan Rektor Akhmad Sodiq. Negosiasi biaya kuota dilakukan melalui aplikasi pesan WhatsApp dengan kisaran harga yang dipatok mulai dari Rp 50 juta hingga Rp 500 juta per kepala. Angka pemerasan ini berada di luar rentang biaya resmi kampus, seperti pada Fakultas Kedokteran yang menerapkan besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) antara Rp 7,1 juta hingga Rp 17 juta serta Iuran Pengembangan Institusi (IPI) mulai dari Rp 100 juta untuk IPI 1 sampai Rp 260 juta untuk IPI 4.

Baca Juga

3 Klaster Kasus Rektor Unsoed, Ada yang Bayar Rp 650 Juta Masuk FK, tapi Ketolak

3 Klaster Kasus Rektor Unsoed, Ada yang Bayar Rp 650 Juta Masuk FK, tapi Ketolak

KPK memetakan konstruksi dugaan korupsi ini ke dalam tiga klaster perkara. Klaster pertama menyangkut tindakan Wakil Rektor III Unsoed, Norman Arie Prayoga, yang dengan sepengetahuan Akhmad Sodiq meminta uang sebesar Rp 650 juta kepada orang tua calon mahasiswa untuk masuk ke Fakultas Kedokteran Unsoed. Karena calon mahasiswa tersebut akhirnya tidak lolos dan orang tua menuntut pengembalian dana, Norman yang telah memakai uang tersebut lantas meminjam dana dari pihak swasta yang pembayarannya dikompensasikan melalui pemberian tiga proyek di Unsoed.

Pada klaster kedua, KPK mendalami dugaan tindak pidana penerimaan gratifikasi terkait penyelenggaraan seleksi mahasiswa baru dengan total nilai mencapai Rp 680 juta. Sementara itu, klaster ketiga memuat perbuatan Kepala Bagian Akademik Unsoed Eko Sumanto yang mengumpulkan uang tunai senilai Rp 1,12 miliar dari pihak pengepul calon mahasiswa baru dengan sepengetahuan Akhmad Sodiq.

Baca Juga

Kuasa Hukum Yaqut, Kuota Haji Hak Saudi, Bukan Keputusan RI

Kuasa Hukum Yaqut, Kuota Haji Hak Saudi, Bukan Keputusan RI

Secara keseluruhan, KPK menetapkan enam orang tersangka dalam perkara ini, yaitu Akhmad Sodiq selaku Rektor Unsoed, Norman Arie Prayoga selaku Wakil Rektor III Unsoed, Eko Sumanto selaku Kepala Bagian Akademik Unsoed, serta tiga pihak swasta bernama Dian Mulia Wardhana, Adhi Wiharto, dan Mulyono. Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan sangkaan Pasal 12 huruf e atau Pasal 12 B Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 20 huruf (c) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KPKKorupsi

Berita Terbaru Lainnya

3 Klaster Kasus Rektor Unsoed, Ada yang Bayar Rp 650 Juta Masuk FK, tapi KetolakPembaruan Penyelenggara Fintech Lending Berizin OJK Mencatat 95 EntitasWall Street Ambruk, Jurus Menkeu AS Redam Utang Gagal Total?BEI Berencana Hapus Batasan Harga Minimum Rp 50 per Saham untuk Tingkatkan Likuiditas dan Price DiscoveryRupiah Menguat ke Rp17.685 per Dolar AS, Capai Level Terkuat Sejak Mei 2026Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani Raih Gelar Doktor dari Universitas IndonesiaHashim Minta Hunian MBR Tak Diborong Oknum, Satu Orang Satu Apartemenbank bjb Buka Early Access Jersey Baru Persib, Eksklusif bagi Nasabah

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

RMIT Dorong Industri Game Indonesia Naik Kelas di Tengah Potensi 153 Juta Pemain

Teknologi

RMIT Dorong Industri Game Indonesia Naik Kelas di Tengah Potensi 153 Juta Pemain

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  3. 3Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaTeknologiPendidikanKeuanganBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap