Kabar duka datang dari dunia dakwah di Banten menyusul wafatnya ulama sekaligus penceramah kondang asal Kabupaten Tangerang, KH Ahmad Fudholi. Pemimpin Pondok Pesantren Al-Hijaiyyah Kabupaten Tangerang tersebut meninggal dunia usai mengalami insiden kecelakaan lalu lintas di ruas Jalan Tol Tangerang-Merak.
Peristiwa kecelakaan tersebut melibatkan kendaraan yang ditumpangi KH Ahmad Fudholi saat melintas di jalur bebas hambatan pada dini hari. Insiden nahas ini merenggut nyawa tokoh agama tersebut setelah sempat mendapatkan penanganan medis.
Perjalanan Pulang dari Cikaduen Pandeglang
Kecelakaan bermula ketika KH Ahmad Fudholi berada dalam perjalanan pulang setelah menghadiri dan mengisi kegiatan keagamaan di wilayah Cikaduen, Kabupaten Pandeglang.
Dalam perjalanan kembali menuju Tangerang, KH Ahmad Fudholi menaiki mobil Pajero berwarna putih yang dikemudikan oleh sopirnya. Perjalanan melintasi ruas Tol Tangerang-Merak tersebut berlangsung pada Jumat dini hari.
KPK Usut Pemberian Mobil untuk Anggota DPRD Kota Bengkulu

Kronologi Insiden di Tol Tangerang-Merak KM 63+800 B
Peristiwa nahas itu terjadi pada hari Jumat, 4 September 2026, sekitar pukul 03.00 WIB. Titik lokasi kecelakaan berada di ruas Jalan Tol Tangerang-Merak, tepatnya di KM 63+800 B, yang termasuk ke dalam wilayah hukum Kabupaten Serang.
Berdasarkan keterangan kronologi kejadian, mobil Pajero putih yang ditumpangi KH Ahmad Fudholi semula melaju di badan jalan. Namun, kendaraan tersebut kemudian diduga mengalami kehilangan kendali. Laju mobil yang awalnya berada dari arah kanan jalan mendadak mengarah ke sisi kiri jalan.
Pada saat yang bersamaan, terdapat sebuah kendaraan truk yang sedang berhenti di area bahu jalan tol. Akibat hilangnya kendali tersebut, mobil Pajero langsung menabrak bagian belakang truk yang sedang terparkir di bahu jalan. Benturan keras menyebabkan bagian depan kendaraan yang ditumpangi KH Ahmad Fudholi mengalami rusak berat.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Serang Ipda Sigit Prayogi mengonfirmasi bahwa terdapat dua orang korban dalam peristiwa kecelakaan tersebut, yaitu pengemudi atau sopir dan penumpang di dalamnya, yakni KH Ahmad Fudholi.
Hadapi El Nino, Prabowo Perintahkan Bantuan Beras Berlanjut hingga Desember

Evakuasi ke Rumah Sakit dan Ucapan Belasungkawa
Setelah kecelakaan terjadi di KM 63+800 B, petugas dan pihak terkait segera melakukan proses evakuasi terhadap para korban dari lokasi kejadian. KH Ahmad Fudholi bersama sopirnya langsung dilarikan ke RS Hermina Ciruas guna memperoleh tindakan pertolongan pertama.
Usai mendapatkan penanganan medis awal di RS Hermina Ciruas, KH Ahmad Fudholi kemudian dirujuk ke RSUD Tangerang untuk penanganan lanjutan. Namun, ulama pimpinan Pondok Pesantren Al-Hijaiyyah tersebut akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Atas peristiwa berpulangnya KH Ahmad Fudholi, jajaran keluarga besar Polres Serang menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas meninggalnya ulama sekaligus penceramah asal Kabupaten Tangerang tersebut.






