Kelompok mahasiswa dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom UI) menciptakan platform digital bernama Tofly. Platform ini dirancang sebagai sistem persiapan tes TOEFL ITP yang mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih personal bagi penggunanya.
Pengembangan Tofly diinisiasi oleh tim mahasiswa angkatan 2023. CEO Tofly, Farrel Reksa, menjelaskan bahwa gagasan awal pembentukan platform ini bersumber dari keresahan pribadi yang dirasakan oleh timnya saat mempersiapkan tes TOEFL. Mengamati kendala pada metode konvensional yang kerap membosankan dan kurang memberikan umpan balik spesifik, Farrel dan tim merancang solusi digital agar proses belajar menjadi lebih praktis dan terjangkau.
Dalam proses pengembangannya, tim Tofly mendapat pendampingan dari dosen Fasilkom UI, Dr. Panca Hadi Putra. Bimbingan tersebut mencakup pemberian arahan strategis di bidang bisnis serta optimalisasi penerapan teknologi AI pada platform. Teknologi kecerdasan buatan yang disematkan dalam Tofly mampu mengidentifikasi kelemahan pengguna pada tiap bagian tes, untuk kemudian menyajikan rekomendasi materi latihan yang disesuaikan dengan target skor masing-masing. Secara keseluruhan, platform Tofly menawarkan empat fitur utama yang komprehensif.
Daryono, Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Melalui inovasi tersebut, platform Tofly berhasil meraih pendanaan pada tahun 2026 dari Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW). Program ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Belmawa. Selain raihan pendanaan P2MW, Tofly juga mencatatkan prestasi di ranah kompetisi wirausaha dengan menyabet penghargaan Best Pitch dalam ajang Bandung Startup Pitching Day.
Kehadiran inovasi persiapan ujian ini sejalan dengan tren peningkatan minat masyarakat terhadap tes TOEFL ITP di Indonesia. Berdasarkan data IIEF, jumlah peserta ujian TOEFL ITP pada tahun 2023 mencatatkan kenaikan sebesar 15 persen jika dibandingkan dengan angka partisipasi pada tahun 2022.
Hasil Piala Liga Manchester United vs Brighton and Hove Albion Kena Comeback The Seagulls, Setan Merah Tersingkir

Ekosistem pengujian bahasa Inggris di dalam negeri juga menunjukkan perkembangan. ETS bersama IIEF menggelar acara TOEFL Experience Day di Jakarta guna memperkenalkan pembaruan sistem tes TOEFL iBT 2026, yang mencakup penerapan desain tes adaptif dan skala penilaian baru. Di sisi lain, fasilitas TOEFL Lounge turut diluncurkan untuk memberikan akses informasi yang akurat dan tepercaya kepada publik mengenai TOEFL iBT.
Upaya peningkatan kompetensi bahasa Inggris juga menjangkau berbagai elemen masyarakat di daerah. Sebanyak 20 peserta terpilih dari lingkungan Nahdlatul Ulama Jawa Tengah, yang terdiri atas guru, santri, dan ustaz, mengikuti program persiapan TOEFL. Keterlibatan pihak swasta dalam mendukung akses pendidikan juga terlihat dari langkah PT Tugu Reasuransi Indonesia (Tugure) yang memberikan sponsor untuk pelaksanaan Festival Beasiswa Nusantara 2023 (Beanusafest).






