Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/Kesehatan

Menkes Sebut Angka Kematian Ibu dan Bayi di Indonesia Termasuk Buruk di ASEAN

Ding Anyi ApuiDiterbitkan 15 Sep 2026 - 00.38 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Menkes Sebut Angka Kematian Ibu dan Bayi di Indonesia Termasuk Buruk di ASEAN
Foto/Ilustrasi: Tirto
A-A+

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyoroti tingginya angka kematian ibu dan bayi di Indonesia yang posisinya masih tergolong buruk jika dibandingkan dengan negara-negara lain di kawasan ASEAN. Berdasarkan data yang dipaparkan Kementerian Kesehatan, jumlah kematian bayi di Tanah Air tercatat mencapai sekitar 30 ribu kasus per tahun, sementara kasus kematian ibu menembus sekitar 4 ribu kasus per tahun.

Pernyataan tersebut disampaikan Menkes Budi Gunadi Sadikin saat menghadiri rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Dalam kesempatan itu, Budi menegaskan bahwa persoalan keselamatan ibu dan anak saat proses persalinan dan perawatan medis masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi sektor kesehatan nasional.

Kematian Pasien di Rumah Sakit Berakreditasi Paripurna

Dalam paparannya, Budi mengungkap temuan di Jawa Barat sebagai salah satu wilayah dengan catatan fatalitas ibu dan anak yang tergolong tinggi. Di provinsi tersebut, terdapat tiga kabupaten/kota yang mencatatkan angka kematian ibu dan bayi yang tinggi. Ironisnya, permasalahan tersebut justru ditemukan pada fasilitas kesehatan atau rumah sakit yang sudah mengantongi akreditasi paripurna.

Baca Juga

Orlando Dicecar Soal Aliran Uang dari Swasta di Kasus DJBC

Orlando Dicecar Soal Aliran Uang dari Swasta di Kasus DJBC

Menkes menggarisbawahi kelemahan pada manajemen penanganan medis di fasilitas rujukan tersebut, khususnya terkait pengendalian infeksi. Ia mencontohkan adanya pasien yang awalnya datang ke rumah sakit karena mengalami perdarahan, namun kemudian meninggal dunia dalam kurun waktu tiga hingga empat hari setelahnya akibat infeksi. Budi menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa manajemen pengendalian infeksi di lingkungan rumah sakit belum berjalan dengan baik.

Pendampingan dan Evaluasi Tata Kelola Administrasi

Menyikapi temuan tersebut, Kementerian Kesehatan telah melakukan pendataan terhadap rumah-rumah sakit yang mencatatkan angka kematian ibu dan bayi yang tinggi. Kemenkes menyatakan akan memberikan pendampingan langsung serta memberikan tenggat waktu selama satu tahun kepada manajemen rumah sakit terkait untuk melakukan perbaikan menyeluruh pada mutu layanan mereka.

Baca Juga

KPK Amankan 17 Orang dalam OTT di Jabodetabek Terkait Kasus HGB Bogor

KPK Amankan 17 Orang dalam OTT di Jabodetabek Terkait Kasus HGB Bogor

Selain evaluasi klinis dan manajemen medis, Kementerian Kesehatan juga berencana memasukkan aspek tata kelola administrasi sebagai pilar ketiga dalam penilaian rumah sakit. Melalui pilar ketiga ini, Kemenkes akan mengukur kualitas tata kelola rumah sakit secara lebih komprehensif, termasuk memastikan kepatuhan pihak manajemen dalam pembayaran remunerasi bagi tenaga kesehatan.

Sumber: Tirto

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kementerian KesehatanBudi Gunadi Sadikin

Berita Terbaru Lainnya

Orlando Dicecar Soal Aliran Uang dari Swasta di Kasus DJBCKPK Amankan 17 Orang dalam OTT di Jabodetabek Terkait Kasus HGB BogorDetik-detik Purbaya Ditelepon Mensesneg di DPD Jelang Diganti SuahasilPertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-FeedstockKPK Sebut OTT Pejabat ATR/BPN Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten BogorCuaca Ekstrem Hambat Pencarian 129 Penumpang KM Virgo Transport 8KPK Tangkap Fahd Arafiq dan Mantan Bupati Kebumen dalam OTT Kementerian ATR/BPNTito Turun Gunung ke Tapteng, Beber Hasil Mediasi Pemakzulan Masinton

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap