Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasiKeuanganSainsEdukasiManajemenReligiBerita NasionalBerita DaerahBerita BudayaHukum & KriminalBeritaKetenagakerjaanPertanianEkonomi dan BisnisEkonomi & BisnisPopuler
Beranda/Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Ditentukan di Pengadilan Washington

Uria KilaDiterbitkan 28 Jul 2026 - 10.16 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Nasib TikTok di Amerika Serikat Ditentukan di Pengadilan Washington
Foto/Ilustrasi: tekno.kompas.com.
A-A+

Pertarungan hukum antara platform berbagi video pendek TikTok dan pemerintah Amerika Serikat kini telah memasuki babak yang sangat krusial di meja hijau. Kasus ini bermula dari pengesahan undang-undang khusus oleh Kongres Amerika Serikat yang ditandatangani oleh Presiden Joe Biden pada April 2024. Regulasi tersebut memberikan pilihan sulit bagi perusahaan induk TikTok yang berbasis di Tiongkok, ByteDance, yaitu menjual seluruh aset operasionalnya di Amerika Serikat kepada entitas lokal atau menghadapi pemblokiran total secara nasional.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasi

Dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Banding Distrik Columbia, tim hukum TikTok dan ByteDance mengajukan gugatan dengan argumen utama bahwa undang-undang tersebut melanggar Amandemen Pertama Konstitusi Amerika Serikat mengenai hak kebebasan berbicara. Mereka menegaskan bahwa tindakan pemblokiran ini secara langsung akan membungkam suara serta kreativitas lebih dari 170 juta pengguna aktif di negara tersebut. Perwakilan hukum TikTok juga menyatakan bahwa divestasi teknologi, khususnya pemisahan algoritma rekomendasi yang menjadi inti kekuatan platform, adalah hal yang secara teknis dan komersial mustahil dilakukan dalam tenggat waktu yang diberikan oleh pemerintah.

Baca Juga

Tarif Baru Amerika Serikat untuk 60 Negara Diklaim Tidak Berdampak pada Ekonomi

Tarif Baru Amerika Serikat untuk 60 Negara Diklaim Tidak Berdampak pada Ekonomi

Sebaliknya, perwakilan dari Departemen Kehakiman Amerika Serikat bersikeras bahwa undang-undang tersebut murni ditujukan untuk melindungi keamanan nasional dan bukan untuk membatasi kebebasan berpendapat. Pemerintah federal menyatakan keprihatinan yang mendalam bahwa data sensitif milik jutaan warga Amerika Serikat dapat diakses atau disalahgunakan oleh pihak asing melalui struktur kepemilikan ByteDance. Selain itu, pihak berwenang menyoroti potensi manipulasi konten melalui algoritma yang dapat digunakan untuk memengaruhi opini publik atau menyebarkan disinformasi yang merugikan stabilitas domestik.

Ketidakpastian hukum ini menimbulkan kecemasan yang mendalam bagi ekosistem ekonomi digital di Amerika Serikat. Ratusan ribu kreator konten, influencer, dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menggantungkan promosi serta penjualan produk mereka pada platform ini terancam kehilangan mata pencaharian utama. Kehilangan akses ke TikTok dinilai dapat mengganggu stabilitas pasar periklanan digital dan merugikan investasi yang telah ditanamkan oleh berbagai merek lokal. Selain itu, langkah drastis ini berpotensi memicu eskalasi perang dagang baru antara Washington dan Beijing.

Baca Juga

Apple Luncurkan Pembaruan visionOS 2 untuk Vision Pro dengan Fitur Spasial Baru

Apple Luncurkan Pembaruan visionOS 2 untuk Vision Pro dengan Fitur Spasial Baru

Dengan argumen lisan yang telah dipaparkan oleh kedua belah pihak, kini keputusan berada di tangan panel hakim pengadilan banding. Keputusan hukum ini diharapkan dapat keluar sebelum tenggat waktu divestasi yang jatuh pada tanggal 19 Januari 2025. Terlepas dari hasil yang akan diputuskan oleh pengadilan banding nanti, para pakar hukum meyakini bahwa kasus ini kemungkinan besar akan berlanjut hingga ke Mahkamah Agung Amerika Serikat. Hasil akhir dari sengketa ini akan menjadi preseden hukum yang sangat penting dalam menentukan batasan antara keamanan nasional dan kebebasan berekspresi di era digital global.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Amerika SerikatTikTokByteDancekebebasan berbicaragugatan hukum

Berita Terbaru Lainnya

Al-Hilal Siapkan Rp1,4 Triliun untuk Luis D铆az, Bayern Muenchen Menolak KerasMahasiswa Fasilkom UI Kembangkan Tofly, Platform Persiapan TOEFL ITP Berbasis AIPhiladelphia 76ers Resmi Rekrut Kentavious Caldwell-Pope dengan Kontrak Satu MusimJadwal Samsat Keliling Jadetabek 29 Juli 2026 dan Info Pajak KendaraanJadwal Perempat Final VNL 2026 Putra 29 Juli, Slovenia vs Turki dan Jepang vs CinaJadwal MLS All Stars vs Liga MX All Stars 2026 dan Alasan Absennya Lionel MessiDBS Intip Peluang Investasi dari Lonjakan Belanja Modal AI dan EnergiBursa Saham Asia-Pasifik Menguat Jelang Pengumuman Suku Bunga The Fed

Paling Banyak Dibaca

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

Olahraga

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

Teknologi

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

25 Jul 2026

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

Politik

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  2. 2Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
  3. 3Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBAOlahraga 路 25 Jul 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid CloudTeknologi 路 25 Jul 2026
Keuangan
Sains
Edukasi
Manajemen
Religi
Berita Nasional
Berita Daerah
Berita Budaya
Hukum & Kriminal
Berita
Ketenagakerjaan
Pertanian
Ekonomi dan Bisnis
Ekonomi & Bisnis

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap