Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Pedagang Bendera Musiman Mulai Gelar Lapak di Jakarta Jelang HUT Ke-81 RI

Ding Anyi ApuiDiterbitkan 4 Agu 2026 - 08.17 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pedagang Bendera Musiman Mulai Gelar Lapak di Jakarta Jelang HUT Ke-81 RI
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

Memasuki awal Agustus, para pedagang bendera musiman dan hiasan perayaan mulai memadati sejumlah kawasan di Jakarta untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Pemandangan deretan bendera Merah Putih serta beragam atribut kemerdekaan terlihat membentang dari kawasan Jatinegara hingga sepanjang Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur. Kendati ornamen perayaan sudah semarak di pinggir jalan, para pedagang harus menghadapi kenyataan bahwa hasil penjualan musiman ini terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun.

Aktivitas perdagangan musiman tersebut tampak mengelompok di beberapa titik utama Jakarta Timur. Di sepanjang Jalan Bekasi Raya, sedikitnya terdapat sembilan pedagang bendera Merah Putih yang menggelar lapak mulai dari depan Taman Benyamin Sueb, persis di seberang Stasiun Jatinegara, hingga menuju Pasar Mester. Sementara itu, di dalam kawasan Pasar Mester Jatinegara, belasan lapak yang pada hari biasa menjual perabot rumah tangga kini turut menawarkan bendera dan atribut kemerdekaan. Adapun di Jalan Matraman Raya, baru terlihat sekitar empat lapak penjual bendera, dengan mayoritas pedagang kaki lima di area tersebut baru mulai beroperasi pada sore hari.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News
Baca Juga

Penyelundupan 20 Kg Ganja Digagalkan di Bakauheni, Kurir Menyerahkan Diri Sebelum Digeledah

Penyelundupan 20 Kg Ganja Digagalkan di Bakauheni, Kurir Menyerahkan Diri Sebelum Digeledah

Bagi sejumlah pedagang, berjualan bendera menjelang pertengahan Agustus sudah menjadi tradisi panjang. Bodi, seorang pedagang perabot rumah tangga di dekat Pasar Mester Jatinegara, telah menjalankan usaha musiman ini selama lebih dari 35 tahun. Tradisi tahunan tersebut diteruskannya dari orang tuanya yang sudah berjualan bendera di sekitar Pasar Mester sejak era 1980-an, dari akhir Juli hingga akhir Agustus. Berbeda dari pedagang lain yang biasanya menutup lapak sebelum 17 Agustus, Bodi memilih bertahan hingga akhir bulan karena masih ada pembeli yang mencari atribut kemerdekaan setelah Hari Kemerdekaan. Menurut Bodi, keuntungan yang didapat para pedagang bendera di Jatinegara bervariasi, mulai dari Rp 500.000 hingga Rp 2 juta. Namun, ia mengakui pedagang fisik kini harus bersaing ketat dengan penjualan daring yang menawarkan harga lebih murah, meskipun pembeli di platform online tidak bisa memeriksa langsung ukuran dan kualitas bahan.

Tantangan serupa juga dirasakan oleh Ali, pedagang yang mangkal di Jalan Bekasi Raya. Pria yang telah menjadi pedagang musiman selama lebih dari delapan tahun ini mengaku baru pertama kali membuka lapak di kawasan tersebut pada tahun ini. Pada tahun-tahun sebelumnya, Ali biasa berjualan di Pamulang, Tangerang Selatan, dengan barang dagangan yang tetap ia pasok dari Jatinegara. Di luar musim perayaan kemerdekaan, Ali sehari-hari bekerja sebagai penjaga toko elektronik di salah satu kios dekat lokasi lapaknya saat ini.

Baca Juga

Malaysia Selidiki Celah Keamanan KLIA Usai Kopilot Bawa 26 Kg Ekstasi ke Indonesia

Malaysia Selidiki Celah Keamanan KLIA Usai Kopilot Bawa 26 Kg Ekstasi ke Indonesia

Persaingan di lokasi baru dan tingginya tawar-menawar harga dari pembeli turut mengikis potensi keuntungan pedagang. Ali mengungkapkan bahwa di Pamulang, barang dengan modal Rp 75.000 bisa dijual hingga Rp 200.000 karena minimnya pesaing. Sebaliknya, di tempatnya berjualan saat ini, sempat ada pembeli yang menawar bendera jenis backdrop seharga Rp 65.000 per meter, padahal harga modalnya mencapai Rp 75.000 per meter. Risiko kerugian dalam bisnis musiman ini cukup nyata, sebagaimana dialami Ali pada 2023 ketika ia harus menanggung kerugian bersih sebesar Rp 1,2 juta selama sebulan berjualan bendera.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

HUT RIBendera Merah PutihJatinegaraPedagang Musiman

Berita Terbaru Lainnya

Penyelundupan 20 Kg Ganja Digagalkan di Bakauheni, Kurir Menyerahkan Diri Sebelum DigeledahMalaysia Selidiki Celah Keamanan KLIA Usai Kopilot Bawa 26 Kg Ekstasi ke IndonesiaVideo Viral Pemuda Pekalongan Mengaku Dibegal hingga Jari Putus Ternyata Rekayasa Pakai WortelPemkab Konawe Utara dan SPKS Dorong Percepatan STDB dan Sertifikasi ISPO Sawit BerkelanjutanStrategi Diversifikasi Umara Group dalam Memperluas Pasar KulinerKenaikan Suku Bunga Bank Indonesia Berhasil Menarik Modal Asing hingga 9 Miliar Dolar ASIHSG Diproyeksikan Menguat pada Perdagangan Selasa (4/8)LPS Bantah Fenomena 'Makan Tabungan', Catat Pertumbuhan pada Simpanan Nasabah Kecil

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

Hukum & Kriminal

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  4. 4Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
  5. 5Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai KeluhanBerita 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap