Berita Viral Terkini

Pemerintah Siapkan Transisi Pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih dalam Dua Tahun

Bambang HandayaniPublished 26 Jul 2026 - 12.370 Reads
Bagikan WhatsAppX
Pemerintah Siapkan Transisi Pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih dalam Dua Tahun
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Desa-desa di Indonesia bersiap menyambut babak baru dalam pengelolaan ekonomi lokal mereka. Pemerintah pusat berencana menyerahkan kendali penuh atas Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih kepada pihak desa setelah melalui masa pembinaan selama dua tahun. Langkah strategis ini diambil guna memastikan kesiapan kelembagaan dan manajemen di tingkat akar rumput sebelum mereka benar-benar mandiri mengelola aset ekonomi penting tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa masa tenggang dua tahun tersebut akan dioptimalkan untuk melakukan berbagai pembenahan dan perbaikan sistem. Setelah fase pembenahan selesai, kepemilikan dan operasional penuh akan diserahkan kepada pihak desa karena koperasi tersebut pada hakikatnya adalah milik warga desa. Pria yang akrab disapa Zulhas ini juga memaparkan target ambisius pemerintah, di mana sebanyak 25 ribu unit Kopdes Merah Putih diproyeksikan mulai beroperasi pada September mendatang, dan jumlahnya ditargetkan melonjak hingga 35.862 unit pada akhir tahun ini.

Also Read

Pemerintah Tetapkan Tarif Baru Layanan Hukum demi Lindungi UMKM dan Musisi

Rencana besar ini dimatangkan dalam sebuah rapat terbatas yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta pada hari Kamis (23/7). Rapat intensif yang berlangsung selama sekitar tiga setengah jam sejak pukul 12.30 WIB hingga 16.00 WIB tersebut mempertemukan sejumlah pejabat penting negara. Selain Zulhas, hadir pula Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, perwakilan Kementerian Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, serta Kepala Badan Pengelola BUMN Donny Oskaria untuk menyelaraskan langkah demi kesuksesan program ini.

Kopdes Merah Putih bukan sekadar lembaga keuangan mikro biasa, melainkan pilar utama dalam program unggulan pemerintahan Prabowo-Gibran. Salah satu peran krusial yang diembannya adalah menjadi saluran tunggal bagi distribusi barang-barang bersubsidi dari pemerintah. Kebijakan ini diambil untuk memangkas rantai distribusi yang selama ini dinilai rentan terhadap kebocoran dan tidak tepat sasaran, sehingga bantuan pemerintah bisa langsung diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak tanpa adanya penyimpangan di lapangan.

Also Read

Menteri Pertanian Siapkan Nama Calon Wakil Menteri Baru Pendampingnya

Selain mengamankan jalur logistik barang subsidi, koperasi desa ini juga dirancang untuk berfungsi sebagai pembeli siaga atau offtaker produk-produk lokal. Dengan menyerap hasil produksi pertanian dan industri rumah tangga desa dalam skala besar, Kopdes Merah Putih diharapkan mampu menjaga stabilitas harga di tingkat produsen. Melalui kombinasi fungsi distribusi subsidi dan penyerapan hasil bumi ini, masa transisi dua tahun ke depan akan menjadi fase krusial bagi desa untuk belajar mengelola kedaulatan ekonomi mereka secara mandiri.

Berita Terbaru Lainnya

Paling Banyak Dibaca