Kebijakan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dengan campuran 50 persen minyak sawit atau yang dikenal dengan Biodiesel (B50) telah resmi berlaku sejak tanggal 1 Juli 2026. Pada awal penerapannya, kebijakan baru mengenai bahan bakar ini sempat memunculkan sejumlah pertanyaan di tengah masyarakat, khususnya mengenai dampak langsung penggunaan B50 terhadap performa dan keawetan mesin mobil. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, berbagai pengalaman dan kesaksian mulai disampaikan oleh para pengemudi kendaraan angkutan barang maupun angkutan umum yang sehari-hari sangat bergantung pada bahan bakar solar. Suara dari para pengemudi di daerah ini menjadi bagian penting dari gambaran penerapan B50 dalam aktivitas harian masyarakat. Pemerintah pun melakukan pemantauan langsung di tingkat konsumen untuk melihat ketersediaan bahan bakar sekaligus mengetahui respons pengguna kendaraan secara nyata.








